Gurita Bisnis Pangeran Alwaleed di Indonesia

Dinar | Senin, 6 November 2017 14:08
Gurita Bisnis Pangeran Alwaleed di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ada yang dimiliki langsung, sebagian besar merupakan cabang bisnis yang sahamnya dimiliki perusahaan Alwaledd, Kingdom Holding Company.

Dream – Belakangan ini, Pangeran Arab Saudi, Alwaleed bin Talal, menjadi pusat perhatian setelah KPK-nya Arab Saudi menangkapnya karena tuduhan terlibat kasus korupsi. Kasus penangkapan ini menggegerkan mengingat Alwaleed adalah pria terkaya di dunia dan tersohor di dunia bisnis.

Dilansir dari Forbes, Senin 6 November 2017, harta Alwaleed per 5 November 2017 mencapai US$17,3 miliar atau setara dengan Rp233 triliun. Pria ini menempati urutan 45 sebagai orang terkaya di dunia dan merupakan orang paling kaya di Arab Saudi.

Alwaleed pun memiliki 95 persen saham di Kingdom Holding Company (KHC) dan sisanya, 5 persen saham perusahaan tersebut terdaftar di Bursa Efek Arab Saudi. Melalui KHC, dia menanamkan dananya di sejumlah perusahaan di Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, termasuk Indonesia.

Tak hanya perusahaan raksasa asal Amerika Serikat (AS), Alwaleed juga meninggalkan jejak bisnisnya di INdonesia.

Melalui Kingdom Holding, KHC menanamkan modalnya di hotel Raffles Jakarta. Saat kunjungan Raja Salman ke Indonesia, hotel ini menjadi tempat menginapnya.

Informasi tentang kepemilikan saham Alwaleed khususnya KHC ini dikutip dari laman Raffles Hotel. Hotel Raffles ini dikelola oleh Raffles Hotels and Resort Singapura yang sebagian besarnya dimiliki oleh Kingdom Hotel Investments (KHI). KHI ini merupakan anak usaha dari KHC.

Selain hotel Raffles, hotel-hotel yang dipegang oleh operator hotel internasional yang sebagian sahamnya dipegang oleh KHI adalah Hotel Four Season dan Movenpick Hotel and Resort.

Di sektor keuangan, KHC menanamkan modalnya melalui Citigroup.

Tak hanya itu, pada Mei 2016, miliarder Arab Saudi ini menyampaikan keinginan investasinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), tentang investasi di kilang minyak dan infrastruktur.

(Sah)

Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'
Join Dream.co.id