Indonesia Impor Senjata dari Israel Rp19 Miliar, Ini Daftar Rinciannya

Dinar | Jumat, 21 Mei 2021 19:14

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Data BPS menyebut Indonesia masih tercatat melakukan impor barang dari Israel. Pada 2020 misalnya, Indonesia melakukan impor senjata dari Israel senilai USD 1,32 juga atau sekitar Rp18,61 miliar.

Dream - Di balik sikap Indonesia yang mengecam keras tindakan yang dilakukan Israel pada Palestina, ternyata hubungan dagang Indonesia dan Israel cukup erat.

Dikutip dari Merdeka.com, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia masih tercatat melakukan impor barang dari Israel. Pada 2020 misalnya, Indonesia melakukan impor senjata dari Israel senilai US$1,32 juta atau sekitar Rp18,61 miliar.

Tercatat secara volume, total impor senjata dari Israel mencapai 2.674 kilogram (kg) atau 2,67 ton.

Jika dirinci, impor senjata dari Israel meliputi tiga kode Harmonized System (HS). Pertama, kode HS 93011000, yakni senjata artileri, meliputi senapan, mortir, dan meriam howitzer. Nilai impornya mencapai US$1,28 juta atau mayoritas dari total impor senjata dari Israel.

Kedua, kode HS 93051000 yakni suku cadang dan aksesori revolver serta pistol. Nilainya mencapai US$3.756. Dan ketiga, kode HS 93059999 yakni suku cadang dan aksesori revolver serta pistol heading 9302 dari kulit/tekstil lainnya. Nilainya, mencapai US$41,091.

 

Indonesia Impor Senjata dari Israel Rp19 Miliar, Ini Daftar Rinciannya
Impor Senjata
2 dari 6 halaman

Di mana impor senjata dari Israel paling banyak masuk pada Oktober 2020 yakni US$1,28 juta. Pada bulan tersebut Indonesia mendatangkan senjata dengan kode HS 93011000, yakni senjata artileri, meliputi senapan, mortir, dan meriam howitzer dan kode HS 93059999 yakni suku cadang dan aksesori revolver serta pistol heading 9302 dari kulit/tekstil lainnya.

Secara total, nilai impor senjata Indonesia sepanjang 2020 sebesar US$404,61 miliar. Itu berarti, impor senjata dari Israel hanya setara dengan 0,32 persen dari total impor senjata Indonesia sepanjang tahun lalu.

Selain senjata, Indonesia juga tercatat melakukan impor barang kelompok Pengolah Data Otomatis Peralatan dan suku cadang berat 2,2 ton dengan nilai mencapai US$39 juta, Peralatan Telekomunikasi 2,6 ton mencapai US$3,9 juta, Alat untuk digunakan di tangan atau mesin 25 ton nilai US$3,7 juta, serta Mesin Jilid Buku Percetakan dan suku cadangnya 43 ton dan nilai US$1,4 juta.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 6 halaman

Pindad Rakit `Senjata Serbu Sultan`, Israel Juluki Pembunuh Mematikan dari Gurun

Dream - Selain investasi di sektor wisata, para saudagar dari negeri Uni Emirat Arab (UEA) juga menjalin kerja sama di industri pertahanan, khususnya dengan PT Pindad (Persero). Digandeng Caracal International LLC, Pindad akan bekerja sama membuat salah satu senjata andalah perusahaan Arab itu.

Mengutip laman pindad.com, perjanjian kerja sama itu ditandatangani dengan CEO Caracal International LLC, Hamad Al-AMeri, di sela Business Forum Indonesia – Emirates Amazing Week 2021 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Penandatangan tersebut disaksikan langsung Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail Al Mazroui, CEO DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem, dan CEO Indonesia Investment Authority, Ridha DM Wirakusumah.

Beberapa butir kerja sama yang ada dalam perjanjian tersebut adalah Pindad dan Caracal akan melaksanakan produksi bersama berbagai senjata, diantaranya senapan serbu CAR 816 yang berbasis AR15 untuk digunakan di pasukan khusus Indonesia, menggunakan komponen laras dan komponen lainnya dari Pindad.

 CAR 816 Senjata Pindah dn Caracal© (Foto: Instagram @caracalusa)

(Foto: caracal.ae)

Senjata lain yang akan diproduksi bersama adalah senapan mesin SM3 5.56mm Pindad untuk digunakan tentara UEA dan dipasarkan di Timur Tengah. Kedua perusahaan juga sepakat untuk penggunaan laras buatan Pindad dan komponen senjata lainnya untuk senjata-senjata buatan Caracal.

4 dari 6 halaman

Israel Juluki Senjata Pembunuh dari UEA

Caracal diketahui sebagai salah satu manufaktur senjata yang berada di dalam holding industri pertahanan Edge Group, UEA.

 Senjata Caracal 816© Pussenif.mil.id

(Foto: Pussenif.mil.id)

Dari sejumlah senjata yang akan diproduk bersama, jenis CAR 816 mencuri perhatian. Senapan serbu CAR 816 mendapat julukan Caracal Sultan. Nama Sultan ini digunakan sebagai penghargaan untuk mengenang Kolonel Emirat, Sultan Mohammed Ali al-Kitbi, yang tewas dalam aksi intervensi Arab Saudi di Yaman.

Meski terdengaar asing di dunia senapan serbu di Indonesia, Senapann Sultan ini cukup populer di kalangan negara Arab. Laman media Israel Israelifirepower bahkan memberikan julukan CAR816 sebagai senjata pembunuh mematikan dari UEA.

5 dari 6 halaman

Dibuat Ahli Senjata

Mengutip Wikipedia, senapan serbu CAR 816 dioperasikan dengan dengan gas, yang tak ubahnya dengan senapan serbu, seperti keluarga /turunan AR15. Senapan Sultan hasil hasil rancangan Robert Hirt dan Chris Sirois ini punya garis keturunan dengan HK416.

 CAR 816 Senjata Pindah dn Caracal© (Foto: Instagram @caracalusa)

(Foto: caracal.ae)

Hirt adalah orang yang berperan penting dalam perancangan HK416 yang direkrut Caracal International untuk mengembangkan senapan yang lebih unggul dari HK416 dan SIG516.

Sejak tahun 2015, CAR 816 telah dioperasikan penuh sebagai senapan serbu standar untuk infanteri di UEA.

6 dari 6 halaman

Dipakai Tentara AS Juga

Dalam perkembangannya, CAR 816 tersedia dalam konfigurasi semi-otomatis dan pilih-tembak dengan panjang empat barel.

Edisi standar senapan yang dipasok ke angkatan bersenjata UEA memiliki ukiran untuk menghormati Kolonel Sultan Mohammed Ali al-Kitbi.

 CAR 816 Senjata Pindah dn Caracal© (Foto: Instagram @caracalusa)

(Foto: https://caracal.ae)

Caracal CAR816 A2 adalah satu-satunya versi ekspor semi-otomatis yang diproduksi di Amerika Serikat oleh Caracal USA. Pembuatan senjata sengaja dilakukan di AS agar bisa memenuhi ketentuan protokol uji NATO.

Senjata Sultan CAR 816 saat ini sudah digunakan militer dari sejumlah negara seperti Korea Selatan, India, dan Jerman.

Join Dream.co.id