Menara Kembar di Jakarta Ini Akan Jadi Pusat Keuangan Syariah Internasional

Dinar | Selasa, 10 Desember 2019 07:12
Menara Kembar di Jakarta Ini Akan Jadi Pusat Keuangan Syariah Internasional

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kawasan bernama Menara Syariah ini diproyeksikan menjadi barometer keuangan syariah dunia.

Dream - Mimpi Indonesia menjadi pusat keuangan syariah dunia segera terwujud. Untuk mengawalinya, Indonesia akan memiliki gedung kembar Menara Syariah.

Menara Syariah berlokasi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta dan diproyeksikan sebagai barometer keuangan syariah. Proyek pembangunan ini menelan biaya hingga Rp3,4 triliun.

" Ini adalah awal dari megaproyek kawasan pusat keuangan syariah internasional di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta Utara,” kata Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono, dikutip dari akun Kementerian Agama, Senin 9 Desember 2019. 

Nono mengatakan Menara Syariah akan berdiri di atas lahan seluas 4 hektare dengan proses pembangunannya ditargetkan selama 20 bulan. Gedung ini akan membuka lapangan pekerjaan untuk 5 ribu karyawan.

Menara Syariah didesain memiliki 29 lantai. Di dalamnya akan tersedia kawasan pemukiman, rumah sakit, sekolah, universitas, fasilitas olah raga dan sarana penunjang lainnya.

Desain Menara Syariah ini merupakan karya desainer dari DP Architecs Ltd yang berpengalaman merancang gedung sejenis di Timur Tengah. Sedangkan pembangunannya dijalankan oleh investor dalam negeri meliputi PT Bangun Kosambi Sukses, perusahaan kerja sama Agung Sedayu Group dan Salim Group, PT Fin Centerindo, serta investor Malaysia, Matrix Concepts Holdings Berhad.

Agung Sedayu Group dan Salim Group juga menggandeng sejumlah investor mancanegara untuk pembangunan gedung ini. Total nilai investasi yang diperlukan untuk membangun Kawasan Keuangan Syariah Internasional itu mencapai US$5 miliar, sekitar Rp70 triliun.

Menurut Islamic Financial Service World, Indonesia menduduki peringkat 10 besar dunia. Perekonomian berbasis syariah di Indonesia terus berkembang.

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, mengapresiasi dibangunnya gedung Islamic Center ini. Proyek yang akan mempekerjakan 5 ribu-20 ribu tenaga kerja ini akan menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup besar.

2 dari 7 halaman

Punya Ruang untuk Berkembang

Saat ini, kata Airlangga, pasar keuangan syariah di Indonesia terus meningkat dan pertumbuhannya harus terus didorong. Hingga saat ini ada 34 bank syariah dan 54 asuransi syariah beroperasi di Indonesia punya ruang untuk berkembang yang lebih luas.

Dia mengharapkan ekonomi Indonesia dapat terus berkembang dan PIK 2 ini menjadi kawasan yang penuh toleransi. Nantinya akan ada sarana peribadatan juga dibangun di kawasan ini.

“ Program ini mendapat support yang baik dari Bupati Tangerang. Kota yang penuh toleransi, dan mengurangi radikalisme. Selamat, dan semoga program ini menambah para investor yang masuk ke Indonesia dalam menambah lapangan pekerjaan,” kata dia.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi market terbesar halal dunia. Dengan penduduk muslim besar dunia menjadikan Indonesia akan lebih mudah menggenggam pangsa pasar ekonomi Syariah.

“ Rangkul siapa saja yang mau berinvestasi ke Indonesia,” kata Luhut.

Selanjutnya, ada juga penayangan video ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo. Presiden mengatakan pemancangan perdana Menara Syariah PIK 2 ini, tidak semata bangunan tinggi, tapi juga menunjukkan eratnya hubungan Indonesia-Malaysia, karena proyek bangunan ini merupakan kerjasama perusahaan Indonesia-Malaysia.

“ Mudah-mudahan kerjasama kedua negara terus meningkat, serta dengan bangunan Menara Syariah ini membuka lapangan kerja baru, dan mendukung iklim investasi di Indonesia. Selamat dan sukses atas pemancangan perdana Menara Syariah ini,” kata Jokowi

3 dari 7 halaman

Jurus Jawa Timur Kembangkan Ekonomi Syariah

Dream - Jawa Timur tak mau ketinggalan mengembangkan perekonomian syariah. Ada program-program pengembangan produk halal yang mereka lakukan, misalnya pasar dan pusat penyembelihan halal.

“ Saat ini, di Jawa Timur sedang dilakukan uji coba di dua pasar Kota Malang untuk menjadi pasar halal. Ke depannya, nanti kami akan melanjutkan ke Sidoarjo,” kata Khofifah, dikutip dari wapres.go.id, Kamis 28 November 2019.

Mantan Menteri Sosial ini juga memiliki program pelatihan yang diberi nama Juleha alias juru penyembelihan halal. Pelatihan ini dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) dan pasar tradisional.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga bekerja sama dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga untuk menciptakan produk kesehatan dari rumput halal. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong produk halal ke ranah medis.

“ Kami mengharapkan sinergi Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga akan menjadi pionir untuk bisa menyiapkan produk halal,” kata dia.

4 dari 7 halaman

Wapres Bakal Gembira Jika Indonesia Jadi Pemasok Produk Halal Dunia

Dream - Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, menginginkan Indonesia memanfaatkan potensi pasar halal dunia yang sangat besar. Wapres bahkan mengharapkan perusahaan di Tanah Air bisa menjadi eksportir utama di dunia.

“ Saya akan lebih gembira jika produk-produk halal yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia tersebut diproduksi dan dihasilkan sendiri oleh Indonesia dan kita juga dapat menjadi eksportir produk-produk halal untuk pasar dunia,” kata Ma’ruf dalam “ International Halal & Thayyib Conference 2019” di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, dikutip dari wapres.go.id, Kamis 28 November 2019.

 

 Wapres Bakal Gembira Jika Indonesia Jadi Pemasok Produk Halal Dunia

Dia juga menginginkan produk halal bisa menjadi menjadi pilihan rasional bagi masyarakat. Dikatakan pilihan rasional memberikan manfaat dan nilai tambah yang tinggi bagi masyarakat.

Ma’ruf berpesan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk produk halal, bisa bersifat universal. Dengan begitu, produk-produk ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat non-Muslim.

“ Saya mengharapkan produk halal bukan hanya untuk masyarakat Muslim, tetapi dapat bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan yang ada,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Ma'ruf Amin: Industri Halal Jangan Eksploitasi Simbol Islam

Dream - Wakil Presiden, Ma`ruf Amin, meminta pengembangan industri halal dilakukan atas dasar kepentingan umat, bangsa, dan negara. Dia berharap visi pengembangan industri halal dapat menyediakan produk terbaik dan bermanfaat.

" Jangan justru mengeksploitasi menggunakan label halal atau simbol-simbol Islam," kata Ma`ruf, Rabu 27 November 2019.

Dia mencontohkan kasus investasi yang mengaitkan simbol halal, namun ternyata bodong. Seperti agen perjalanan haji dan umroh. Kasus tersebut memberikan dampak buruk bagi industri halal di Indonesia.

" Saya ingin menyampaikan bahwa kasus-kasus tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangan industri halal di Indonesia," kata dia.

 Maruf Amin: Industri Halal Jangan Eksploitasi Simbol Islam

 

Ma'ruf Amin menambahkan, pengembangan produk halal juga harus bersifat universal. Salah satunya visi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

" Saya mengharapkan produk halal bukan hanya untuk masyarakat Muslim, tetapi dapat bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan yang ada," ucap dia.

Sumber:

6 dari 7 halaman

5 Jurus Jadikan Indonesia Raja Industri Halal Dunia

Dream - Bank Indonesia (BI) mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia dengan lima jurus. Dengan cara ini, BI ingin menjadikan Indonesia menjadi basis produksi industri halal global, tak hanya sebagai pasar.

Dikutip dari laman bi.go.id, Kamis 14 November 2019, lima jurus itu adalah competitiveness (daya saing), certification (sertifikasi), coordination (koordinasi), campaign (publikasi), dan cooperation (kerja sama).

“ Competitiveness bisa dilakukan dengan pemetaan sektor-sektor potensial yang bisa dikembangkan, seperti makanan dan minuman, fesyen, wisata, dan ekonomi digital,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi INHALIFE yang bertajuk “ Creating Halal Champions Accessing to The Global Halal Markets : “ From Potency to Reality” di Jakarta.

 Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah) mendukung pertumbuhan industri halal.

Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah) mendukung pertumbuhan industri halal. (Sumber: Bank Indonesia)

Certification, kata dia, diperlukan untuk memperluas akses pasar. Makanya, para pengambil kebijakan dan pelaku usaha perlu bekerja sama tentang sertifikasi halal. Untuk coordination, BI dan lembaga terkait perlu berkomunasi untuk menjadikan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Selanjutnya, jurus campaign diperlukan untuk memnperkenalkan gaya hidup halal yang bersifat universal sehingga tak hanya berlaku bagi Muslim, tetapi juga non-Muslim.

Terakhir, kerja sama (cooperation) antara pemangku kepentingan industri halal nasional dan internasional sangat diperlakukan.

7 dari 7 halaman

Jawab Tantangan Global

Lima jurus ini menjawab tantangan perkembangan industri halal global yang bisa dimanfaatkan Indonesia. Yaitu, potensi pasar industri halal global yang meningkat.

Menurut data Global Islamic Economy Report, pada 2023, industri makanan halal akan senilai US$1,8 triliun, wisata halal US$274 miliar, dan fashion halal US$361 miliar. Perry mengatakan potensi ini harus didukung dengan langkah antisipatif, misalnya perkembangan digitalisasi dan tata kelola industri halal.

“ Termasuk mekanisme pembayaran syariah yang bisa dipertanggungjawabkan dan selalu berusaha menghasilkan barang dan jasa yang halal,” kata dia.

Terkait
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian
Join Dream.co.id