Ibu, Ini Cara Persiapkan Uang Pendidikan untuk Buah Hati

Dinar | Minggu, 22 Desember 2019 15:01
Ibu, Ini Cara Persiapkan Uang Pendidikan untuk Buah Hati

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Setiap ibu tentunya ingin anak-anaknya punya masa depan yang cerah, kan?

Dream - Hari Ibu tepat jatuh hari ini, Minggu 22 Desember 2019. Seluruh anak di Indonesia akan berusaha memanjakan sang ibu dengan berbagai cara demi membalas segala kebaikan yang telah diberikan sepanjang hidupnya. Meski kita tahu, tak ada hadiah apapun yang bisa membalasnya.

Kasih sayang dan cinta Ibu tentu sulit dihitung dan takkan terbalas. Mungkin yang bisa dilakukan adalah meneladani apa yang telah dilakukan Ibu sebelumnya, yaitu membantu buah hatinya mendapatkan hari esok yang lebih baik. Biasanya, prioritas utama Ibu adalah anak.

Tak sekadang pendidikan, dengan biaya yang semakin tinggi tentu juga dibutuhkan persiapan anggaran yang cukup besar. Nah, cara untuk mempersiapkan masa depan anak adalah dengan memberikannya asuransi pendidikan.

Dikutip dari keterangan Sequislife yang diterima Dream, Regional Head of Agency Development Sequis, Fourrita Indah, mengatakan ibu harus cermat memilih sekolah yang tepat agar anak bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik. Namun, pendidikan yang berkualitas memerlukan biaya yang tinggi.

“ Jadi, siapkan dana pendidikan sejak dini agar tersedia dana pendidikan bagi buah hati di masa depan dan memudahkan kamu memilih sekolah yang tepat bagi mereka,” kata Fourrita di Jakarta.

Dia mengingatkan dana pendidikan anak bersifat jangka panjang dan akan membutuhkan dana besar. Biaya pendidikan pun cenderung meningkat dan naik minimal 10 persen setiap tahun.

2 dari 5 halaman

Begini Cara Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Menyiapkan dana pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, melalui asuransi pendidikan yang dapat disiapkan sejak anak berusia 1 bulan. Saat itu, orang tua masih muda dan produktif. Ini dianggap orang tua bisa membayar premi dalam jangka waktu yang panjang.

Fourrita menyarankan asuransi pendidikan dwiguna (endowment) karena dapat dimanfaatkan untuk memenuhi biaya pendidikan yang kompleks, seperti uang sekolah, kursus, beli buku, seragam, peralatan sekolah, transportasi, dan masih banyak lagi. Tujuan tersebut dapat disesuaikan antara usia masuk sekolah anak dengan jadwal uang tahapan endowment keluar.

Dengan asuransi pendidikan dwiguna, impian orang tua untuk menyekolahkan anak meraih pendidikan ke jenjang lebih tinggi tidak akan terputus karena tersedia sejumlah Uang Pertanggungan (UP) yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi sekaligus tahapan pendidikannya.

Sebelum menentukan besaran UP, tentukan dahulu perkiraan berapa rupiah dana pendidikan yang akan diperlukan mulai dari jenjang terendah hingga tertinggi, sekolah mana yang akan dipilih, dan perkiraan tingkat inflasi pendidikan sekitar 10-15 persen per tahun.

Kamu juga perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi, layanan pendidikan pada masa depan, dan kemampuan keluarga membayar premi selama periode yang telah disepakati.

3 dari 5 halaman

Memilih Asuransi yang Tepat

Mengingat pembayaran premi bersifat mengikat di jangka waktu tertentu sesuai perjanjian dalam polis, sebelum membeli asuransi, terlebih dahulu rencanakan keuangan secara matang dan tentukan tujuan membeli asuransi, serta manfaat yang diinginkan. 

Sebelum memutuskan membeli, pastikan manfaat yang tercakup dalam produk asuransi kesehatan dan penyakit kritis tersebut sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah cocok dengan produk tersebut dan mengetahui preminya, cek kembali apakah sudah sesuai dengan anggaran pengeluaranmu.
 
Selanjutnya adalah menentukan perusahaan penyedia produk asuransi. Pada tahap ini pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik.  Cara sederhana untuk mengetahuinya adalah dengan mencari pemberitaan di internet tentang perusahaan asuransi tersebut. Kamu juga dapat melihat kinerja keuangan perusahaan tersebut yang biasanya dipublikasikan di situs perusahaan.  

Pilih juga perusahaan asuransi yang memiliki agen-agen yang profesional yang mampu memberikan informasi yang akurat dan nyaman bagimu untuk bertanya.

4 dari 5 halaman

Ayah Bunda, Ini Investasi yang Cocok Saat Anak Usia Sekolah

Dream – Bagi orangtua, salah satu keinginannya bisa menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi. Akan tetapi, ada satu hal yang sering menjadi batu penghalang, yaitu biaya.

Biaya sekolah semakin lama semakin mahal. Jika tidak dipersiapkan, Sahabat Dream akan keteteran menyiapkan dana pendidikan untuk anak.

Founder dan CEO Finansialku.com, Melvin Mumpuni, menyarankan orangtua sedini mungkin mempersiapkan dana pendidikan anak. Investasi yang bisa digunakan bervariasi berdasarkan target. Misalnya reksa dana, deposito, atau saham.

“ Saya bagi. TK butuh berapa, SD berapa dan investasi apa yang cocok,” kata Melvin dalam " Pelatihan Media: Memahami Instrumen Investasi Perbankan" di Menara BCA, Jakarta, ditulis Rabu 4 September 2019.

 

 Ayah Bunda, Ini Investasi yang Cocok Saat Anak Usia Sekolah © Dream

 

Melvin mencontohkan, orangtua memiliki anak berusia 2 tahun. Instrumen yang digunakan adalah reksa dana karena rentang usia anak dengan masuk TK (minimal usia 5 tahun) relatif singkat. Kemudian, untuk masuk SD, reksa dana juga bisa digunakan.

Sementara itu, investasi yang cocok untuk mempersiapkan anak masuk SMP, SMA, dan adalah reksa dana saham dan saham. Kenapa? Karena jarak anak dengan usia masuk sekolah tinggi terbilang sangat jauh, sampai belasan tahun.

Setelah ditentukan, barulah dibagi porsi uang yang disediakan untuk persiapan dan pendidikan anak. Mempersiapkan dana pendidikan anak memang penting, namun kata dia, ada yang lebih penting lagi, yaitu asuransi jiwa.

5 dari 5 halaman

Proteksi Diri

Orangtua disarankan untuk melindungi dirinya sendiri dengan asuransi jiwa. Tujuannya untuk jaga-jaga jika ajal menjemput sebelum anak bisa kuliah.

“ (Jarak anak untuk kuliah) Ada 16 tahun. Ada kemungkinan umur nggak sampai? Ada,” kata dia.

Melvin mengatakan, jika ingin anak benar-benar harus kuliah, orangtua harus diproteksi dengan asuransi jiwa. Jika meninggal dunia, orangtua sudah tidak bisa lagi bekerja untuk membiayai pendidikan anak. 

Jika orangtua meninggal dunia sebelum anak kuliah, manfaat asuransi jiwa bisa digunakan untuk membiayai sekolah anak.

“ Kalau orangtua masih hidup saat anak kuliah, biaya pendidikannya diperoleh dari investasi,” kata dia.

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id