Hidup Segan Mati Tak Mau, 5 Mall di Bandung Terancam Dijual

Dinar | Rabu, 25 Agustus 2021 09:45

Reporter : Eko Huda S

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat mal sepi pengunjung.

Dream - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat mal sepi pengunjung. Bahkan, ada lima mal atau pusat perbelanjaan di kawasan bandung, Jawa Barat, yang terancam dijual karena sepi pengunjung.

" Kalau terdata sih ada beberapa, jadi hidup segan, mati enggak mau gitu, kira-kira ada lima mal (yang mau dijual), ini yang mesti pemerintah perlu mulai mikirin," kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bandung Raya, Handianto Lie, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 25 Agustus 2021.

Salah satu mal yang sudah ramai diisukan bakal dijual adalah Ujung Berung Town Square (Ubertos). Isu penjualan mal tersebut sangat santer berembus di media sosial.

Hidup Segan Mati Tak Mau, 5 Mall di Bandung Terancam Dijual
Ilustrasi (Shutterstock.com)
2 dari 3 halaman

Menurut Handianto, relaksasi yang diberikan pemerintah belum mampu mendongkrak kunjungan ke mal secara signifikan. Padahal, mal di Bandung telah diizinkan menerima pengunjung 50 persen dari kapasitas normal.

" Ya rata-rata per hari sekitar 10 hingga 15 persen lah, di akhir pekan mungkin 15 persen ya, kalau di mal yang saya kelola BTC Pasteur kunjungannya di bawah 10 persen," kata dia.

Handianto menambahkan, minimnya pengunjung disebabkan belum dibukanya arena bermain atau tempat hiburan. Sebab, imbuh dia, orang-orang berkunjung ke mal bukan hanya untuk berbelanja, namun juga untuk mendapatkan hiburan.

" Sebetulnya kita juga sudah berterima kasih telah memberi relaksasi sebesar 50 persen itu, tapi kita minta sekarang juga tidak banyak, kita minta yang tempat hiburan itu juga turut dibuka," katanya.

3 dari 3 halaman

Jika tempat hiburan dibuka, seperti arena bermain anak, arena bermain remaja, bioskop, maka tenaga kerja juga akan terserap kembali.

" Contohnya di bioskop itu biasanya punya 30 orang pegawai, kalau bioskop tutup itu 30 orang hilang, sekarang di Bandung ada berapa mal, mungkin sekarang ratusan pekerja bioskop itu jobless," kata Handianto.

Dia memastikan protokol kesehatan telah dilakukan secara ketat di seluruh mal di Bandung sesuai anjuran pemerintah. Selain itu, mayoritas pekerja di mal pun telah mengikuti vaksinasi Covid-19 meski baru sebatas dosis pertama.

" Mungkin pekan ini di Bandung Raya sih semua pekerja bakal sudah divaksin, kemarin masih ada sisa sekitar enam ribu pekerja (yang belum), tapi akhir-akhir ini mereka banyak yang mandiri, karena ada aturan dari pemerintah mal harus vaksinasi," kata Handianto.

Join Dream.co.id