Terungkap Penyebab Susah Bayar Tagihan Listrik PLN, Bukan ID Pelanggan Diblokir

Dinar | Sabtu, 6 Juni 2020 19:00
Terungkap Penyebab Susah Bayar Tagihan Listrik PLN, Bukan ID Pelanggan Diblokir

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Bukan diblokir, melainkan tengah melalui proses berikut ini.

Dream - Direksi PT PLN (Persero) angkat bicara terkait viral pelanggan yang mengeluhkan akses ID Pelanggan yang terblokir saat hendak membayar tagihan listrik bulan Juni 2020. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Sahril menegaskan PLN tidak menerapkan pemblokiran ID untuk pelanggannya.

Menurut Bob, kendala yang dihadapi pelanggan saat hendak membayar tagihan listrik adalah adanya proses pendataan ulang yang sedang dilakukan PLN dan perbankan.

" Jadi bukan diblok, jadi proses pendataan ulang di perbankan," kata Bob Sahril, dikutip Dream dari Merdeka.com.

Bob menjelaskan, pendataan ulang pelanggan ini dilakukan menerapkan prosedur baru terkait pembayaran tagihan rekening listrik.

" Di dalam prosedur pendataan ini kita buat prosesdur baru bagaimana mengelola otomatis, kita buat formulasi," jelasnya.

Dilaporkan Bob, pembaruan sistem tersebut telah menyebabkan 1,8 juta pelanggan yang berada dalam tahap verifikasi ulang.

" Itu sebeneranrnya masih proses 1,8 juta, pelanggan kita perlu verifikasi ulang," imbuhnya.

Proses pendataan tersebut dilaporkan sudah selesai pada hari ini, (Sabtu, 6/6/2020) pukul 11.00 waktu setempat. Dengan selesainya tahapan tersebut, pelanggan sudah bisa kembali menyelesaikan pembayaran tagihan listrik tanpa hambatan.

2 dari 6 halaman

Hore! Pembayaran Tagihan Listrik PLN Sudah Kembali Bisa Diakses

Dream - Para pelanggan PT PLN (Persero) yang hendak membayar tagihan listrik bulan Juni 2020 kini sudah bisa bernapas lega. Fasilitas pembayaran tagihan listrik untuk pemakaian Mei 2020 lalu itu sudah berjalan dengan lancar.

Dream sempat mencoba membayar tagihan listrik bulan Juni 2020 melalui sebuah aplikasi mobile banking BCA. Setelah memasukan no ID pelanggan, aplikasi tersebut menunjukan jumlah tagihan yang harus dibayar.

Usai memasukan nomor PIN dari akun mobile banking tersebut, proses pembayaran tagihan listrik PLN berjalan dengan sukses.

 Tagihan listrik PLN© dream.co.id

Tak hanya itu, Dream juga menemukan nilai tagihan yang tertera di mobile banking tersebut lebih rendah dari jumlah yang tertera di aplikasi PLN.

Perbedaan antara jumlah tagihan dengan nilai yang tampil diaplikasi PLN tersebut cukup signifikan.

3 dari 6 halaman

Banyak yang Kaget Lihat Nilai Tagihan

Sebelumnya netizen di platform Twitter sempat ramai mengeluhkan sulitnya membayar tagihan listrik bulan Juni 2020. Sebagian besar pengguna mengaku tak bisa membayar tagihan karena akun ID pengguna terblokir.

Dalam pesan yang disampaikan, pelanggan PLN diimbau untuk menghubungi contact center PLN. Namun Dream yang mencoba menghubungi nomor call center PLN berulang kali tak mendapat jawaban.

Akhirnya netizen beramai-ramai menyampaikan keluhan tersebut dengan menghubungi pengelola akun PLN @pln123. Sejumlah pesan disampaikan pelanggan khususnya tentang ID Pelanggan yang terblokir. 

Akibat pemblokiran tersebut, pelanggan memang tak bisa menyelesaikan transaksi pembayaran. 

Tak hanya soal ID pelanggan yang terblokir, sejumlah netizen juga mengaku heran dengan nilai tagihan listrik yang tiba-tiba membengkak untuk pemakaian bulan Mei 2020. Seperti diketahui, PLN dalam beberapa bulan terakhir memang menggunakan nilai tagihan berdasarkan rata-rata penggunaan konsumen.

PLN sebelumnya tak menurunkan petugas pencatat meteran listrik yang merupakan basis pemakaian dari konsumennya. Pemakaian listrik itu akan dikalikan dengan tarif per kilowatt hour.

 

4 dari 6 halaman

PLN Buat Skema Tagihan Baru

Sementara manajemen PLN dalam keterangan tertulisnya mengatakan perusahaan telah merilis skema perhitungan tagihan untuk melindungi pelanggan rumah tangga yang tagihannya melonjak pada bulan Juni 2020.

Dengan skema tersebut, pelanggan yang mengalami tagihan pada bulan Juni melonjak lebih dari 20 persen daripada bulan Mei akibat penagihan menggunakan rata-rata tiga bulan terakhir, maka kenaikannya akan dibayar sebesar 40 persen. Sisanya akan dibagi rata dalam tagihan 3 bulan ke depan.

Diharapkan, skema tersebut dapat mengurangi keterkejutan sebagian pelanggan yang tagihannya meningkat tajam.

“ PLN juga sudah menyiapkan posko pengaduan tambahan. Posko pengaduan tersebut menambah kekuatan layanan pelanggan yang sudah ada sebelumnya, sehingga setiap pelanggan dapat dilayani dan dijelaskan dengan baik. Ini adalah upaya kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di tengah situasi pandemi yang sulit seperti sekarang,” ujar Bob Saril.

(Sah)

 

 

5 dari 6 halaman

Viral ID Pelanggan Diblokir Saat Mau Bayar Tagihan Listrik, Ini Kata PLN

Dream – Pelanggan pascabayar PT PLN (Persero) tengah uring-uringan. Sejak kemarin para penggunan setrum dari perusahaan pemerintah ini tak bisa membayar tagihan listrik untuk penggunaan selama bulan Mei 2020.

Sejumlah pelanggan juga mengeluhkan nomor pelanggan mereka yang diblokir PLN saat hendak membayar tagihan melalui aplikasi mobile banking.

Beberapa pelanggan lain kaget saat melihat jumlah tagihan listrik Juni 2020. Biaya yang seharunya dikeluarkan masyarakat ini ternyata melejit sangat tinggi.

Pemberitahuan pemblokiran ini tak hanya terjadi di mobile banking, tetapi juga pembayaran online, seperti e-commerce. Masalah pemblokiran ini menjadi warganet Twitter bertanya-tanya.

“ @pln_123, kenapa saya diblokir? Tolong cek DM,” tulis @adiepratamap_.

“ @pln_123 mau bayar listrik tapi, kok, nggak bisa terus, malah yang diblokir, mohon cek DM, ya,” cuit @mialestari_.

Dream sempat mencoba mengakses tagihan listrik seperti yang dikeluarkan banyak pelanggan. Metode pembayaran dilakukan melalui fasilitas mobile banking setelah memasukkan nomor ID pelanggan.

Benar saja muncul tulisan berisi pengumumkan ID pelanggan telah diblokir. Pelanggan diharapkan untuk menghubungi PLN.

 ID pelanggan diblokir.© Istimewa

Sayangnya saat mencoba mengubungi nomor call center PLN untuk meminta penjelasan pemblokiran, tak ada pihak yang menjawab panggilan tersebut. Sejumlah sarana call center PLN seperti VoiP serta Virtual Assistant PLN sudah dicoba dikontak namun tak ada satupun yang berhasil.

 

 

6 dari 6 halaman

Ada Gangguan Sistem

Maraknya pengaduan pemblokiran nomor pelanggan listrik, PLN buka suara. BUMN setrum ini menyebut ada gangguan sistem pembayaran.

“ Hari ini sedang ada gangguan dalam hal pembayaran listrik,” kata petugas CS PLN ketika dihubungi, Jumat 5 Juni 2020.

Dikatakan bahwa perusahaan pelat merah ini telah menerima aduan yang serupa. Jika ada pelanggan yang mendapatkan pemberitahuan bahwa nomor ID-nya diblokir, itu bukan berarti yang bersangkutan punya tagihan listrik.

Petugas ini menyebut sistem pembayaran akan kembali normal pada Sabtu 6 Juni 2020. “ Informasinya, besok sudah mulai normal,” kata dia.

Pagi ini Dream sempat kembali mencoba membayar tagihan PLN melalui aplikasi mobile banking BCA. Hasilnya, nomor pelanggan masih dinyatakan diblokir pihak PLN(Sah)

Terkait
Join Dream.co.id