Sehari Usai Pemilu 2019, Indeks Syariah dan Rupiah Kompak Menguat

Dinar | Kamis, 18 April 2019 16:53
Sehari Usai Pemilu 2019, Indeks Syariah dan Rupiah Kompak Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Dana asing kembali mengalir ke pasar modal Indonesia.

Dream - Pelaku pasar menyambut positif hasil pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berlangsung kemarin. Lantai bursa kembali dibanjiri dana asing dan nilai transaksi perdagangan menembus belasa triliun rupiah. 

Pemodal asing dilaporkan kembali masuk lantai bursa Indonesia dengan membawa dana Rp1,16 triliun ke pasar reguler hingga pukul 11.34 JAT. Sementara transaksi harian BI mencatat perputaran dana hingga 12,9 triliun dengan Rp1,4 triliun diantaranya berasal dari aksi beli pemodal asing. 

Sentimen positif usai Pemilu 2019 tersebut membuat laju indeks bursa di pasar modal Indonesia bergerak positif. Tiga indeks acuan saham syariah bergerak menguat sepanjang perdagangan Kamis, 18 April 2019. 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan jelang libur panjang akhir pekan ini dengan menanjak 0,697 poin (0,37%) ke level 190,848. ISSI terus menguat setelah dibuka menghijau di level 192,390 dan menembus level tertinggi di 193,073.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut menanjak 1,671 poin (0,24%) ke level 706,245.

Indeks JII70 merangkak naik 0,419 poin (0,18%) ke level 234,779.

Adanya aliran masuk dana asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 25,680 poin (0,39%) ke level 6.507,221.

2 dari 2 halaman

Investor Senang Melantai

Relatif lancarnya penyelenggaran Pemilu 2019 kemarin membuat investor gencar melantai di bursa. Pemodal asing tampak menyerbu saham-saham di sektor keuangan yang membuatnya naik paling tinggi sebesat 1,56 persen. 

Kenaikan indeks sektoral juga dialami saham-saham properti, industri aneka, dan infrastruktur. Ketiga indeks ini masing-masing menguat , 1,36 persen, 1,2 persen, dan 0,81 persen.

Namun, kenaikan tersebut tak dapat diikuti indeks sektor barang konsumsi yang terkoreksi 1,4 persen, manufaktur 0,67 poin, perdagangan 0,42 persen, pertambangan 0,19 persen, industri dasar 0,19 persen, dan pertanian 0,06 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah SMGR yang harga sahamnya naik Rp400, TCPI Rp400, INTP Rp350, BYAN Rp300, dan GHON Rp200.

Yang menjadi top loser yaitu UNTR yang harga sahamnya terkoreksi Rp350, ITMG Rp325, EMTK Rp300, INDF Rp175, dan CPIN Rp150.

Pada pukul 16.16, rupiah menguat terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiahnya terangkat 20 poin (0,14%) ke level Rp14.060.(Sah)

Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting
Join Dream.co.id