Hanya Lulusan SD, Sulastri Kini Sukses Jadi Pebisnis Fesyen

Dinar | Senin, 6 Desember 2021 15:12

Reporter : Alfi Salima Puteri

Owner Greenism, Sulastri sempat lalui lika-liku kehidupan sebelum menjadi pebisnis sukses. Simak kisahnya

Dream - Terlahir dari keluarga yang kekurangan adalah sebuah takdir. Namun jika ingin hidup sukses, itulah yang disebut dengan pilihan. Kalimat yang ringkas dan banyak makna inilah yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Sulastri.

Memulai karirnya dari nol, siapa yang menyangka jika wanita yang hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) ini bisa menjadi pengusaha sukses. Wanita yang akrab disapa Lastri ini terlahir di keluarga dengan kondisi ekonomi yang sangat sulit, sehingga Lastri memutuskan berhenti sekolah di kelas 2 SMP.

“ Aku sebenernya cuma lulusan SD. Kelas 2 SMP aku berhenti sekolah karena nggak ada biaya. Kasian keluargaku harus biayain sekolah, sementara buat makan aja kita susah. Jadi aku putusin berhenti sekolah pas 2 SMP,” ungkap Lastri saat ditemui di acara Gathering Greenism, Minggu, 5 Desember 2021.

 Sulastri, owner Greenism© Instagram Sulastri

Sejak putus sekolah di usia 14 tahun, wanita yang akrab disapa Lastri ini sudah melakukan berbagai pekerjaan mulai dari menjadi babysitter hingga penjaga toko.

“ Akhirnya aku kerja. Awal-awal kerja aku tuh jadi babysitter, di perumahan gitu. Jadi tukang cuci dan gosok juga. Terus sampai akhirnya diajak kakak aku kerja di Tanah Abang, jadi pegawai toko di sana,” tutur ibu dua anak ini.

Lastri menceritakan saat bekerja di Tanah Abang, ia malah bertemu dengan jodohnya, yang kini menjadi suaminya. Berawal dari menjadi karyawan, hingga menjadi istri pemilik toko.

“ Awal ke Tanah Abang itu nggak kerja sama suami. Tapi ada satu toko aku kerja, itu sampai satu setengah tahun. Setelah kerja di toko pertama, aku kerja di toko suami, ke toko kedua gitu, namanya Ratu Modern. Dia jual batik. Sampai akhirnya tiga tahun kemudian, nggak tahu jodoh kali gitu yah, aku diajak nikah sama dia,” kenangnya.

Hanya Lulusan SD, Sulastri Kini Sukses Jadi Pebisnis Fesyen
Sulastri, Owner Greenism (Foto: Instagram)
2 dari 4 halaman

Setelah menikah Lastri masih ikut membantu sang suami di toko. Bahkan ketika dirinya sedang hamil anak pertama hingga menjelang seminggu sebelum melahirkan, Lastri masih giat datang ke toko.

“ Hamil, aku masih tetap ke toko. Aku emang nggak betah di rumah orangnya, walaupun udah hamil gede. Lahiran mau seminggu lagi, masih tetap ke toko aja,” kata Lastri.

 Sulastri, owner Greenism© Instagram Sulastri

Setelah melahirkan anak pertama, sang suami tak mengizinkan Lastri pergi ke toko dan diminta untuk mengurus anak di rumah saja. Namun Lastri tak kehabisan akal, meskipun hanya di rumah, ia memanfaatkan akun media sosial pribadinya untuk mempromosikan produk dari toko sang suami.

“ Pertama kali yang dijual itu baju dari toko suami. Aku foto-fotoin di patung, aku coba posting, masih di Instagram pribadi waktu itu. Karena suami juga belum ada online storenya, cuma toko aja. Yaudah aku coba foto-foto dan post, nggak ada tuh yang order. Sampai berapa lama tuh, lumayan lah, belum ada yang order juga," ungkapnya.

3 dari 4 halaman

Meskipun produk yang dijual Lastri tak ada yang membeli, serta tak memiliki pengetahuan bagaimana cara berjualan secara online, ia tetap gigih dan semangat untuk terus mengunggah produknya. 

" Yang penting posting ada harga, ada jenis bahan, ada ukuran, udah gitu doang. Sampai akhirnya, berapa lama kemudian ada yang order satu orang. Terus feedbacknya bagus, reviewnya bagus. Aku jadiinlah testimoni, aku share. Ternyata ada yang order lagi,” jelas Lastri.

 Greenism© Instagram Greenism

Lalu seorang teman menyarankan Lastri agar membuka akun Instagram khusus untuk memasarkan produk dagangannya. Pada saat itu, Lastri memilih Ratu Hijab sebagai nama online storenya.

" Karena suami udah ada Ratu Modern yang jualan batik. Yaudah aku Ratu Hijab deh. Aku buka Ratu Hijab itu di tahun 2015. Sampai akhirnya, di tahun 2016 aku hamil anak kedua," kata wanita berdarah campuran Betawi dan Sunda ini.

Lastri mengatakan sebelum mengandung anak keduanya, orderan produk Ratu Hijab sudah mulai meningkat. Namun sayang, setelah melahirkan anak kedua, Lastri menjadi tidak fokus dan bisnisnya terbengkalai karena harus mengurus kedua anaknya tanpa bantuan baby sitter. 

4 dari 4 halaman

Pada tahun 2017, seorang teman ingin menjual sebuah brand bernama Greenism kepada Lastri.  

“ Brand Greenism itu sebenarnya udah ada dari tahun 2015. Terus tahun 2017 ditawarin ke aku. ‘Mau nggak nih beli greenism, karena aku udah mau fokus ke keluarga’ Gitu kan katanya. Oh yaudah deh akhirnya aku beli, aku coba jalanin bisnisnya,” tutur Lastri.

 Greenism© Instagram Greenism

Pada Februari 2017, Lastri sudah resmi menjadi owner dari brand Greenism. Dengan pemiliknya terdahulu, Greenism hanya khusus menjual abaya. Di tangan Lastri, brand tersebut dikembangkan, hingga kini menjual berbagai jenis baju muslimah seperti tunik, dress, piyama, dan mukena. Selain itu, Lastri juga menjual baju untuk pria, anak laki-laki, dan anak perempuan, hingga koleksi satu set untuk keluarga.

Berkat kreatifitas dan kegigihannya dalam berusaha, usahanya berkembang pesat di pasaran online. Dan kini Greenism sudah menjadi perusahaan produk fashion handmade asal Jakarta yang sudah memasok banyak online shop dan toko-toko offline yang tersebar diseluruh Indonesia.

Join Dream.co.id