Sekeluarga Jadi Miliarder Gara-gara Susah BAB

Dinar | Selasa, 9 Oktober 2018 11:27

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bagaimana ceritanya?

Dream – Masalah konstipasi atau susah buang air besar (BAB) menjadi momok semua orang. Di balik rasa perih, ternyata masalah pencernaan ini bisa membuat satu keluarga menjadi jutawan. Kok bisa?

Dikutip Dream dari Oddity Central, Selasa 9 Oktober 2018, cerita yang mungkin tak masuk akal ini bermula dari seorang wanita bernama Judy Edwards. Dia mengalami sulit BAB selama bertahun-tahun dan penyakitnya memburuk.

Tim dokter beberapa tahun lalu menyarankan agar Judy menggunakan pijakan kaki di toilet ketika buang hajat. Saran dokter itu berhasil. Judy memberikan saran serupa kepada suaminya, Bill.

Pasutri ini kagum ketika mengetahui “ strategi” pengidap konstipasi agar BAB lancar. 

 Foto pijakan kaki di toilet.© Oddity Central

Anak Judie dan Bill, Bobby, melihat konstipasi dan pijakan di toilet menjadi ceruk bisnis. Dia membuat pijakan kaki yang lebih ergonomis dan tidak makan tempat.

“ Tak ada solusi di pasar yang bisa membantu kita untuk memecahkan masalah. Jadi, kami membuatnya,” kata dia kepada CNBC.

Sekeluarga Jadi Miliarder Gara-gara Susah BAB
Ilustrasi Toilet. (Foto: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Investasi Rp533 Juta

Bobby dan orang tuanya mulai merintis bisnis pijakan kaki. Investasi yang ditanamkan sebesar US$35 ribu (Rp533,05 juta). Dana ini digunakan untuk memproduksi pijakan kaki dan mengatur situs. Awalnya, purwarupanya dari kayu, tapi berubah menjadi plastik.

Untuk nama produk, ada beberapa pilihan nama, tapi Squatty Potty yang dipilih. Setelah produk berhasil dibuat, mereka menjual produknya dan menerima pesanan. Salah satunya dari Tiongkok yang memesan 2 ribu pijakan kaki di toilet.

 Begini cara kerjanya.© Oddity Central.

Pada 2011, pada tahun pertama, keluarga Edward berhasil menjual Squatty Potty dengan total nilai US$17 ribu (Rp258,9 juta). Lima tahun kemudian, penjualannya meroket menjadi US$16 juta (Rp243,68 miliar). Penjualanya terus menanjak.

Keluarga ini juga mengirimkan contoh gratis kepada blogger kesehatan untuk meningkatkan kesadaran. Lalu, diundang ke acara Dr. Oz, dan Shark Tank.

Keluarga ini mendapatkan penjualan senilai US$1 juta (Rp15,23 miliar) setelah diundang ke Shark Tank. Mereka juga mendapatkan investasi sebesar US$500 ribu (Rp7,61 miliar) dari Lori Greiner.

3 dari 3 halaman

Rawan Dibajak

Produk Squatty Potty rawan dibajak. Tiruannya sudah ada di pasar. Meskipun sudah ada di pasar, perusahaannya bisa berkembang karena inovasi konstan.

Kini, ada Squatty Potty portabel yang bisa masuk ke ransel dan ada bidet. Lalu, ada program pelatihan pispot yang bernama Squattypottymus.

Keluarga ini juga menanamkan dana sekitar US$250 ribu (Rp3,8 triliun) untuk iklan di Youtube. Video mereka sudah ditayangkan sebanyak 100 juta kali.

Bobby membeberkan rahasia kesuksesan Squatty Potty. Rahasianya adalah efektivitas alat. Dikatakan bahwa posisi jongkok bisa mempermudah orang untuk BAB.

“ Meniru posisi jongkok benar-benar bisa meningkatkan ‘evakuasi’ usus,” kata dia.

Kini, perusahaan keluarga ini telah bernilai sebesar US$30 juta (Rp456,89 miliar).

(Sah)

Join Dream.co.id