FSPMI Unjuk Rasa, Maybank Angkat Bicara

Dinar | Selasa, 12 Februari 2019 12:20
FSPMI Unjuk Rasa, Maybank Angkat Bicara

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kemarin, ada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh FSPMI.

Dream – Maybank Indonesia menyatakan unjuk rasa yang digelar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) pada Senin 11 Februari 2019 tak ada kaitan dengan perusahaan mereka. Perseroan secara resmi tidak pernah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa tersebut.

Maybank Indonesia menyebut, unjuk tasa itu melibatkan mantan karyawan mereka, S. M. Kristianto, yang sudah tak punya hubungan kerja dengan perusahaan. Berdasar putusan Pengadilan Industrial pada Pengadilan Negeri Surabaya 28 Desember 2017, Kristianto sudah tak terkait dengan mereka karena melanggar kebijakan perusahaan.

" Putusan PHI PN Surabaya ini selanjutnya telah diperkuat dengan ditolaknya kasasi yang bersangkutan di Mahkamah Agung," demikian pernyataan Maybank Indonesia dalam rilis yang diterima Dream, Selasa 12 Februari 2019.

Menurut Maybank Indonesia, tuntutan yang disampaikan Kritianto berkaitan dengan perselisihan hubungan industrial dan telah selesai berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Maybank Indonesia menegaskan mereka menghargai seluruh hak dan kewajiban karyawan sebagai salah satu stakeholder perusahaan.

Mereka juga memastikan telah melakukan prosedur yang diatur dalam UU dan peraturan Ketenagakerjaan yang berlaku serta code of conduct perusahaan dalam memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Selain itu, Maybank Indonesia menyatakan telah memenuhi seluruh hak karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku. " Aksi unjuk rasa ini tidak mengganggu operasional perusahaan. Bank dan kantor pusat tetap beroperasi normal seperti biasa," demikian pernyataan itu.

Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida
Join Dream.co.id