Kisah Penyandang Disabilitas Ikut Seleksi CPNS: `Saya Takut Banget`

Dinar | Senin, 3 Februari 2020 17:36
Kisah Penyandang Disabilitas Ikut Seleksi CPNS: `Saya Takut Banget`

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Semula dia pesimis bisa mengikut tes CPNS 2019.

Dream - Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi abdi negara. Pemerintah juga membuka peluang bagi para disabilitas untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Tekad mengabdikan diri untuk negara inilah yang sedang diperjuangan Alia Nur Fatimah. Mengidap cerebral palsy atau gangguan syaraf dan otot tak membuatnya patah arang untuk menjadi PNS.

Mengutip laman menpan.go.id, Senin 3 Februari 2020, Alia semula pesimistis memgikuti seleksi CPNS 2020. Dia khawatir kondisi kesehatannya akan membuatnya gugur dalam penerimaan PNS.

Keraguan itu perlahan hilang saat Alia mengetahui pemerintah membuka kesempatan formasi khusus disabilitas.

“ Saya takut banget dengan tes kesehatannya. Tapi, ketika Pak Tjahjo Kumolo (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) mengatakan menerima yang disabilitas, saya ingin untuk lebih baik bagi Indonesia,” kata dia di Jakarta.

Dengan adanya formasi khusus, Alia yakin bisa mendorong penyandang disabilitas untuk maju, terutama mencari pekerjaan.

“ Disabilitas, kan, susah mencari pekerjaan,” kata dia.

2 dari 11 halaman

Bagaimana Hasilnya?

Lulusan Universitas Padjadjaran ini mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dia mengunduh soal-soal latihan tes CPNS yang tersebar di internet, bahkan menonton tayangan di YouTube tentang latihan soal.

Seperti diketahui, SKD menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT). Alia mengakui, sistem CAT mempermudahnya dalam mengerjakan soal. Sistem komputerisasi ini menjamin keamanan soal serta transparansi nilai peserta.

Sebelum masuk ke ruangan tes, Alia bersama peserta lainnya diberikan petunjuk teknis mengenai cara mengerjakan soal.

Seperti peserta lainnya, ada passing grade atau nilai ambang batas yang harus Alia lalui menuju tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Passing grade untuk formasi disabilitas sedikit berbeda dengan formasi umum. Pada formasi umum, nilai ambang batas untuk TIU adalah 80. Sedangkan pada formasi disabilitas, nilai ambang batasnya adalah 70. Sementara untuk nilai kumulatif minimal 260.

Usai melaksanakan SKD, Alia enggan mengungkapkan nilainya. Namun, dia mengatakan bahwa hasilnya baik. Selama pelaksanaan SKD, Alia menilai panitia bertugas dengan baik dan rapi.

3 dari 11 halaman

Rekrutmen CPNS Akan Dibuka Lagi

Dream – Kabar baik bagi kamu yang belum sempat mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau tak lolos seleksi administrasi karena salah input data. Pemerintah kemungkinan akan kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun ini.

Meski belum ada pengkajian terkait pembukaan baru rekrutmen CPNS, diperkirakan waktu pelaksaannya akan berlangsung sekitar bulan September.

“ Kami belum dapat informasinya. Mungkin setelah ini. Tapi, kalau ada lagi, mungkin nanti September baru akan. Berapa formasinya, belum tahu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 30 Januari 2020.

 

 Rekrutmen CPNS Akan Dibuka Lagi© Dream

 

Sekadar informasi, saat ini para peserta rekrutmen CPNS tahun 2019 yang lolos administrasi tengah menjalani ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019. Seleksi yang berlangsung mulai Senin 27 Januari 2020 akan berakhir pada awal Maret 2020.

Untuk pelaksanaan Tes SKD yang saat ini tengah berlangsung, Bima mengatakan para peserta mampu memperoleh nilai yang tinggi lantaran punya waktu cukup untuk mempelajarinya.

" Ini meningkat dari sisi peserta dan dari sisi kualitas soal. Ini nilainya tinggi-tinggi. Mungkin mereka punya waktu belajar yang lebih baik," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

4 dari 11 halaman

Tes SKD CPNS 2019 Dijamin Transparan

Dream - Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah berlangsung. Kementerian PAN-RB menjamin transparansi ujian SKD yang berbasis komputer.

" Pada prinsipnya, dengan adanya CAT, (kami) menjamin transparansi seleksi," kata Sekretaris Kementerian PAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, dikutip dari laman menpan.go.id, Rabu 29 Januari 2020.

Atmaji bahkan menekankan bahwa soal-soal seleksi dijamin keamanannya. Bank soal dienkripsi atau dikunci oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dengan ketatnya pengawasan soal, Atmaji menegaskan tak mungkin ada celah kecurangan atau bahkan calo.

" Jadi kalau ada yang bilang bisa minta tolong saudara, bisa menyuap, itu tidak mungkin," kata dia.

 

 Tes SKD CPNS 2019 Dijamin Transparan© Dream


Panitia juga menyiapkan layar LCD yang bisa digunakan para pengantar untuk memantau nilai peserta secara langsung. Dengan sistem ini, nilai peserta tidak mungkin bisa dimanipulasi.

Sebelum masuk ke ruangan tes, peserta diwajibkan registrasi ulang, dilanjutkan dengan pemberian pin akses kepada peserta. Setelah itu, peserta wajib menitipkan seluruh barangnya di loker yang disediakan panitia.

Ke dalam ruangan, peserta tes hanya diperkenankan membawa kartu peserta dan kartu identitas. Sebelum masuk ke dalam ruang tes, petugas melakukan body scanning kepada para peserta. Pemeriksaan itu dipisah antara peserta pria dan wanita.

" Saya apresiasi para petugas. Meski ketat tapi tetap ramah. Sangat ketatnya saya yakin bisa menekan angka kecurangan bahkan nol," kata dia. 

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah memberlakukan nilai ambang batas atau passing grade yang menjadi penentu kelulusan peserta ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 24/2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019, para pelamar dengan jalur formasi umum dan formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security) harus melampaui passing grade sebesar 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

5 dari 11 halaman

Kisi-kisi Ujian SKD CPNS 2019

Dream - Sahabat Dream, tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah dimulai. Puluhan ribu peserta siap memperebutkan kursi di 42 instansi.

 Kisi-kisi Ujian SKD CPNS 2019© Dream

Dikutip dari akun Instagram Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), @kemenpanrb, Selasa 28 Januari 2020, ada 100 soal pilihan ganda SKD yang harus dikerjakan selama 90 menit. Pengerjaannya pun menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). 

Ada tiga jenis tes yang akan diujikan, yaitu Tes Karakteristik Pribadi sebanyak 35 soal, Tes Wawasan Kebangsaan 30 soal, dan Tes Intelegensia Umum 30 soal. Berikut ini adalah kisi-kisinya.

6 dari 11 halaman

A. Tes Karakteristik Pribadi

 Ilustrasi PNS atau CPNS© Ilustrasi PNS atau CPNS (Foto: Shutterstock)

-Pelayanan publik
-Jejaring kerja
-Sosial Budaya
-Teknologi
-Informasi dan Komunikasi
-Profesionalisme

7 dari 11 halaman

B. Tes Wawasan Kebangsaan

 Ilustrasi PNS atau CPNS© Ilustrasi PNS atau CPNS (Foto: Shutterstock)

-Penguasan pengetahuan dan kemampuan implementasi
-Nasionalisme
-Integritas
-Bela negara
-Pilar negara
-Bahasa Indonesia

8 dari 11 halaman

C. Tes Intelegensia Umum

 37 Kementerian dan Pemda Umumkan CPNS 2019, Cek Di Sini© MEN

-Kemampuan verbal (analogi, silogisme, dan analitis)
-Kemampuan numerik (deret angka, perbandingan kuantitatif, berhiting, soal cerita)
-Kemampuan figural (analogi, ketidaksamaan, serial)

9 dari 11 halaman

Sistem Penilaian

Sistem penilaian SKD CPNS 2019 dihitung berdasarkan benar dan salah soal yang dijawab. Untuk TIU dan TWK, soal yang dijawab benar bernilai 5 dan tidak menjawab atau salah 0.

 Bocoran Soal Tes SKD dan SKB CPNS 2019, Buruan Catat© MEN



Untuk TKP, nilai menjawab akan diberikan skor 1-5 dan tidak menjawab 0. 

Nilai kumulatif ketiga jenis tes SKD CPNS 2019 ini maksimal 500. Rinciannya, TKP 175, TIU 175, dan TWK 150. 

Nilai Ambang Batas

Berikut daftar kategori nilai ambang batas SKD CPNS 2019.

10 dari 11 halaman

Daftar Nilai Ambang Batas

1. Umum dan Tenaga Pengamanan Siber

TKP: 126
TIU: 80
TWK: 65 
Minimal Kumulatif: -

2. Cum Laude dan Diaspora

TKP: -
TIU: 85
TWK: - 
Minimal Kumulatif: 271

3. Penyandang Disabilitas

TKP: -
TIU: 70
TWK: - 
Minimal Kumulatif: 260

4. Putra-putri Papua

TKP: -
TIU: 60
TWK: - 
Minimal Kumulatif: 260

5. Dokter, Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter Gigi, dan Infrastruktur Penerbang

TKP: -
TIU: 80
TWK: - 
Minimal Kumulatif: 271

6. Rescuer, Bosun, Jenang Kapal, Juru Mesin Kapal, Juru Minyak Kapal, Juru Mudi Kapal, Kelasi, Kerani, Oiler, Nakhoda, Mualim Kapal, dan lain-lain

TKP: -
TIU: 70
TWK: - 
Minimal Kumulatif: 260

Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'
Join Dream.co.id