Facebook dan Paypal Resmi Jadi Investor Gojek

Dinar | Rabu, 3 Juni 2020 11:47
Facebook dan Paypal Resmi Jadi Investor Gojek

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Investasi ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi UMKM.

Dream – Setelah Google dan Tencent, kini giliran Facebook dan Paypal menanamkan investasinya di perusahaan aplikasi Gojek. Bergabungnya raksasa media sosial dan perusahaan sistem pembayaran digital ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Masuknya Facebook dan Paypal akan semakin memantapkan upaya Gojek menyediakan layanan pembayaran dan keuangan.

Selain itu, Google dan Tencent kembali menambah investasi setelah kedua raksasa digital itu menanamkan investasi di Gojek pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Dikutip dari keterangan tertulis Gojek, Rabu 3 Juni 2020, sejak lama, layanan pembayaran digital Gojek, Gopay, sudah lama fokus untuk meningkatkan akses ekonomi digital bagi UMKM. Bergabungnya perusahaan-perusahaan teknologi global ini bisa mempercepat misi tersebut. Terlebih, mayoritas UMKM di Asia Tenggara masih mengandalkan uang tunai dalam bertransaksi karena sebagian besar masyarakat di wilayah ini belum memiliki layanan perbankan.

“ Dengan bekerja sama, kami memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang betul-betul unik. (Kerja sama ini) sejalan dengan upaya kami untuk mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital,” kata CEO Gojek, Andre Soelistyo, di Jakarta.

Andre mengatakan sumber daya perusahaan-perusahaan teknologi ini akan disinergikan dengan teknologi, pendekatan, dan fokus lokal yang dimiliki Gojek. Tujuannya untuk mendorong adopsi sistem pembayaran digital secara cepat sehingga mendatangkan manfaat bagi jutaan usaha dan orang di Indonesia dan Asia Tenggara.

Arus pendanaan oleh Facebook, PayPal, Google, Tencent dan perusahaan-perusahaan global lainnya akan mendukung lebih banyak UMKM menuju digitalisasi, mulai dari usaha kecil dan menengah yang beroperasi di toko-toko pinggir jalan hingga bisnis berskala besar yang ingin memperkuat infrastruktur pembayaran digital mereka.

Terutama saat terjadi pandemi Covid-19, peran infrastruktur digital yang mumpuni diperlukan agar bisa mempermudah masyarakat untuk bertransaksi dan memperkuat perekonomian.

“ Kami melihat peran Gojek dalam mensinergikan para ahli di seluruh dunia, memfasilitasi kolaborasi guna menghasilkan masa depan yang lebih baik di Asia Tenggara,” kata dia.

CO-CEO Gojek, Kevin Aluwi, menambahkan kerja sama ini bisa memberikan produk dan layanan yang berkelas dunia di ekosistem Gojek.

2 dari 3 halaman

Perusahaan Pertama yang Terima Investasi Facebook

Perusahaan besutan Nadiem Makarim ini menjadi yang pertama kali yang mendapatkan suntikan dana dari Facebook. COO WhatsApp, Matt Idema, mengatakan perusahaan Mark Zuckerberg ini ingin menciptakan peluang di dunia bisnis Indonesia. Terlebih, melalui layanan pesan instan yang marak digunakan, WhatsApp.

“ Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” kata Idema.

Head of Corporate Development and Ventures for APAC Paypal, Farhad Maleki, menambahkan layanan Paypal akan diintegrasikan ke Gojek. Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

“ Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital yang dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen maupun penyedia layanan atau merchant yang selama ini belum terhubung ke layanan perbankan,” kata Maleki.

3 dari 3 halaman

Bagaimana dengan Google dan Tencent?

Google dan Tencent telah menjadi investor Gojek sejak 2018. VP Payment and Next Billion Users Google, Caesar Sengupta, mengatakan inovasi dan teknogi perusahaan ride sharing ini memberikan dampak yang luar bisa dan mempermudah kehidupan masyarakat sehari-hari. Perusahaan itu juga mendukung digitalisasi UMKM.

“ Kesuksesan Gojek adalah bukti dari potensi dan kekuatan ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara dan inovasi dari ekosistem startup,” kata Sengupta.

VP Tencent Holdings and Managing Partners Tencent Investment, Jeffrey Li, mengatakan pihaknya senang bisa bekerja sama dengan Gojek dan bisa berinvestasi kembali.

“ Kami bangga kembali memperkuat kolaborasi dengan Gojek melalui peningkatan jumlah investasi dan kami berharap dapat melanjutkan kerja sama di masa yang akan datang,” kata Jeffrey Li.

Join Dream.co.id