Erick Thohir Pecat Dewan Direksi Kimia Farma Diagnostika, Buntut Antigen Bekas

Dinar | Minggu, 16 Mei 2021 14:13
Erick Thohir Pecat Dewan Direksi Kimia Farma Diagnostika, Buntut Antigen Bekas

Reporter : Ahmad Baiquni

Erick menyatakan kejadian di Kualanamu sudah tidak sejalan dengan core value BUMN.

Dream - Menteri BUMN, Erick Thohir, mengambil langkah tegas terkait kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu. Dia menyatakan seluruh Dewan Direksi PT Kimia Farma Diagnostika diberhentikan dengan tidak hormat.

" Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil," ujar Erick melalui keterangan tertulis.

Erick menegaskan apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang harus direspon secara profesional. Dia menyatakan pemberhentian diambil setelah dilakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance.

Erick juga menyatakan seluruh BUMN terikat kesepakatan bersama untuk bertindak secara profesional sesuai core value yang sudah dicanangkan yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Dia menilai peristiwa di Kualanamu sudah bertentangan dengan core value tersebut.

" Karena memang sudah tidak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," ucap Erick.

Sementara terkait aspek hukum, Erick menyerahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang. Dia mengakui ada kelematah secara sistem pada kasus ini yang dampaknya membuat kepercayaan masyarakat menurun.

 

2 dari 2 halaman

Kepercayaan Masyarakat Menurun

Bagi Erick, kepercayaan masyarakat menjadi hal yang tidak bisa ditawar bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Khususnya perusahaan penyedia jasa yang berkaitan dengan dunia medis dan kesehatan.

" Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini," kata dia.

Lebih lanjut, Erick menegaskan keputusan ini bukan untuk menghukum. Tetapi untuk menegakkan komitmen BUMN.

" Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk semua kepentingan masyarakat," ucap dia.

Join Dream.co.id