Lengser dari BNPB, Doni Monardo Jadi Komisaris Holding Tambang BUMN

Dinar | Sabtu, 12 Juni 2021 08:01

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kementerian BUMN mengaku ada satu kelebihan Doni Monardo yang bisa berguna untuk BUMN yang bergerak di bidang pertambangan.

Dream – Menteri BUMN, Erick Thohir, mengangkat Letjen TNI. (Purn), Doni Monardo, sebagai komisaris PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum. Pengangkatan mantan kepala Satgas Penanganan COvid-119 ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

“ Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar di bidang kinerja dan aksi korporasi, dengan mementingkan keharmonisan dengan lintas stakeholder, serta pemberdayaan dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan,” kata Erick di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis BUMN, Jumat 11 Juni 2021.

Sekadar informasi, Doni Monardo terakhir menjabat sebagai Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19. Pada Maret lalu, pensiunan TNI ini juga dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh IPB atas dedikasi dan jasanya dalam penyelamatan lingkungan.

Lengser dari BNPB, Doni Monardo Jadi Komisaris Holding Tambang BUMN
Doni Monardo Diangkat Jadi Komisaris Inalum.
2 dari 4 halaman

Berperan Penting tentang Pelestarian Lingkungan

Erick menyebut Doni berperan penting untuk lingkungan. Apalagi pengalamannya di bidang pelestarian lingkungan tak dapat diragukan lagi.

“ Terlebih, pengalaman, kemampuan, jaringan, dan prestasi beliau tidak diragukan lagi. Sepak terjangnya dari Aceh hingga Papua, dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan hingga terakhir dalam memitigasi pandemi COVID-19,” kata dia.

Doni, lanjut Erick, mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas stakeholder untuk mengatasi masalah, dan mencapai kemajuan.

“ Kepedulian dan kiprahnya di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Flores Timur Banjir Bandang, Doni Monardo Terbang ke NTT

Dream - Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana, Doni Monardo, bertolak ke Nusa Tenggara Timur untuk meninjau lokasi banjir bandang. Sebanyak dua desa di Flores Timur terkena dampak banjir tersebut.

" Bencana tidak mengenal hari libur, petugas kebencanaan harus senantiasa siaga," ujar Doni di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur sebelum terbang ke NTT.

Doni juga mengingatkan tidak boleh ada keluh pada petugas kebencanaan. Sebab bencana bisa datang kapan saja hingga bertubi-tubi.

" Jika harus melakukan perjalanan maraton atas nama penanggulangan bencana," kata Doni.

 

 Flores Timur Banjir Bandang, Doni Monardo Terbang ke NTT
© Dream

 

Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah, mengatakan perjalanan maraton penanganan bencana bukan pertama kali dihadapi BNPB. Menurut dia, BNPB sudah sering melakukan perjalanan maraton dari daerah ke daerah ketika terjadi bencana di waktu yang cukup berdekatan.

" Kami harus melakukan perjalanan maraton satu daerah ke daerah lain," kata Egy.

 

 

4 dari 4 halaman

Selalu Siaga

Bahkan ketika tim BNPB sudah kembali ke Ibu Kota. Tim tetap harus bertolak begitu ada bencana di daerah lain.

" Setelah kembali ke Jakarta, tak lama berselang harus bertolak lagi ke lokasi bencana yang baru. Nah, itu yang terjadi pagi ini," ucap Egy.

Seperti diketahui, BNPB baru melakukan perjalanan ke sejumlah daerah untuk memantau penanganan kebencanaan sekaligus Covid-19. Perjalanan tidak berhenti mulai Selasa, 30 Maret 2021 hingga Sabtu, 3 April 2021.

" Mulai dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berlanjut ke Mamuju, dan Palu. Esok harinya menuju Surabaya, lalu Bali. Sabtu kembali ke Jakarta, Minggu malam stand by di Halim untuk bertolak meninjau banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT," kata dia.

Sumber: Liputan6.com

Join Dream.co.id