Cuitan Soal Akun Palsu Dibantah, Elon Musk Kirim Emoji `Makjleb` ke CEO Twitter

Dinar | Selasa, 17 Mei 2022 15:01

Reporter : Alfi Salima Puteri

Musk mencuit melalui akun Twitter-nya bahwa rencana untuk membeli Twitter ditunda sementara.

Dream  -  Elon Musk mengumumkan keputusannya menunda kesepakatan pembelian Twitter senilai US$44 miliar atau sekitar Rp638 triliun. Salah satu alasan Musk terkait penundaan tersebut adalah banyaknya akun palsu atau spam di aplikasi cuitan pendek itu.

Melansir CNN Business, Musk mengatakan  bahwa kesepakatan yang layak dengan harga lebih rendah bukan sesuatu yang mustahil untuk kondisi saat ini. Musk menganggap nilai kesepakatan tersebut merujuk pada tudingan adanya 20 persen akun bot dari 229 juta akun yang dimiliki Twitter.

Pengumuman untuk menunda kesepakatan jual beli itu muncul dalam cuitan Musk pada Jumat, 13 Mei 2022 lalu. Musk mencuit bahwa rencana untuk membeli Twitter ditunda sementara.

Cuitan Soal Akun Palsu Dibantah, Elon Musk Kirim Emoji `Makjleb` ke CEO Twitter
Elon Musk, CEO Tesla
2 dari 3 halaman

CEO Tesla dan SpaceX itu mengatakan penangguhan dilakukan karena menunggu rincian perhitungan Twitter yang menyatakan akun palsu berkisar kurang dari 5 persen total pengguna di platform itu.

Merespon Tweet Musk, CEO Twitter Parag Agrawal mengakui bahwa Twitter memang belum sempurna dalam menangkap spam. Dia menulis bahwa setiap kuartal, perusahaan telah membuat perkiraan bahwa spam kurang dari 5 persen.

" Perkiraan kami didasarkan pada beberapa tinjauan manusia terhadap ribuan akun yang diambil sampelnya secara acak, secara konsisten dari waktu ke waktu,” tulis Agrawal pada Senin, 16 Mei 2022.

Angka yang diungkap CEO Twitter ini lebih rendah dibandingkan klaim yang disampaikan Musk sebanyak 20 persen. 

3 dari 3 halaman

Musk tampaknya tidak terksesan dengan penjelasan dari Agrawal. Ia kemudian membalas utas CEO Twitter tersebut dengan emoji kotoran (poop) sebagai tanggapan.

Musk menambahkan, “ Jadi bagaimana pengiklan tahu apa yang mereka dapatkan dari uang mereka? Ini fundamental bagi kesehatan finansial Twitter.”

 

Join Dream.co.id