Deretan Mantan Anak Buah Elos Musk yang Jadi Pesaing

Dinar | Selasa, 23 Februari 2021 17:15
Deretan Mantan Anak Buah Elos Musk yang Jadi Pesaing

Reporter : Ulyaeni Maulida

Wawasan dan pengalaman selama bekerja di Tesla, membuat mereka tertantang untuk membuat perusahaan baru.

Dream - Elon Reeve Musk adalah seorang pembisinis dan penemu yang berasal dari Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri CTO dan CEO SpaceX, CEO dan arsitek produksi Tesla, pendiri The Boring Company, dan pendiri Neuralink. 

Elon Musk menjadi kekuatan terbesar di belakang Tesla. Melalui pasar kendaraan listrik, ia mampu mencapai puncak industri otomotif.

Namun, untuk sampai di posisinya saat ini, ia tidak sendirian. Rupanya, Elon Musk telah mempekerjakan beberapa karyawan paling cerdas dan kompetitif bersamanya.

Tak hanya itu, Elon Musk juga secara tak langsung, ia telah melatih para pekerjanya tersebut menjadi pesaing-pesaing utamanya.

Seperti yang dilaporkan dalam Forbes, bahwa beberapa mantan karyawan Tesla telah bersaing secara langsung dengan Elon Musk setelah mereka mendapatkan wawasan berharga dan pengalaman selama bekerja di Tesla.

Siapa saja para pesaing Elon Musk yang berasal dari eks karyawan Tesla? Simak ulasannya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Henrik Fisker

 Eks Pegawai Tesla© Foto: Instagram/henrikfisker

 

Henrik Fisker adalah CEO dan salah satu pendiri Fisker Inc. Ia merupakan salah satu mantan karyawan Tesla yang sangat dihormati. Ia juga memiliki berbagai penghargaan, salah satunya sebagai seorang konsultan desain di Tesla.

Henrik pertama kali mendapat kecaman ketika Elon Musk tidak puas dengan desain yang ia buat untuk Model S. Faktanya, keduanya saling berhadapan dalam pengadilan.

Elon Musk menuduh Henrik mendapatkan pekerjaan di Tesla hanya untuk mendapatkan informasi demi kepentingannya sendiri.

Kini Henrik Fisker bekerja sama dengan Magna, salah satu raksasa industri otomotif. Menurut Forbes, perusahaan itu berjalan sangat baik terlebih dalam bidang pengembangan produk mereka.

 

 

 

3 dari 5 halaman

Gene Berdichevsky

 Eks Pegawai Tesla© Foto: Twitter/SilaNanotech

 

Awalnya Gene Berdichevsky adalah karyawan tepercaya yang bekerja di bawah Elon Musk sebagai insinyur baterai utama untuk Roadster.

Selama bekerja di Tesla, ia mulai mendorong batasannya sendiri dengan pemikiran untuk menumbuhkan peluang baru. Dimana ia merombak baterai lithium-ion yang digunakan saat membuat mobil listrik.

Melihat peluang dengan memperpanjang masa pakai baterai dan memproduksinya dengan biaya yang lebih murah, ia pun memutuskan untuk meninggalkan Tesla setelah bekerja selama empat tahun. Ia menjadi CEO Sila Nano yang kini telah mencapai kesuksesan besar.

 

4 dari 5 halaman

Peter Carlsson

 Eks Pegawai Tesla© Foto: Instagram/northvolt.people

 

Peter Carlsson menempati posisi sebagai Chief Purchasing Officer di Tesla. Ia juga memiliki ketertarikan yang besar terhadap pengembangan baterai yang digunakan selama bekerja di bawah Elon Musk.

Ketika ia berhenti bekerja di Tesla, Carlsson pun mendirikan perusahaannya sendiri bernama Northvolt. Dimana ia memasarkan merek sebagai baterai terhijau di dunia.

Dibawah arahannya, misi Northvolt adalah membawa jejak karbon minimal dan ambisi tertinggi untuk daur ulang guna memungkinkan terjadinya transisi Eropa ke energi terbarukan. Ia juga memfokuskan perusahaanya pada daur ulang baterai yang aman.

 

 

 

5 dari 5 halaman

Peter Rawlinson

 Eks Pegawai Tesla© Foto: Instagram/lucidmotors

 

Peter Rawlinson mulai bekerja untuk Elon Musk di Tesla pada tahun 2009. Ia adalah seorang yang sangat menyukai tantangan dan mendapatkan kesenangan tersendiri saat dapat bekerja bersama salah satu orang paling menarik di dunia.

Peter adalah Chief Engineer untuk Tesla Model S. Kesuksesannya di Tesla dan pengetahuan yang ia peroleh selama bekerja di sana menjadi katalis di balik langkahnya yang penuh petualangan.

Ia pun memulai perusahaannya sendiri, yang disebut Lucid Motors. Pengalamannya dalam rekayasa, pengembangan, dan pemasaran Tesla Model S merupakan keuntungan terbesar yang ia miliki.

 

(Sumber: therichest.com)

Join Dream.co.id