Semasa Sekolah Gaul dengan OB, Pemuda DO Jadi Miliarder Sehabis Jual Startup Design Rp305 T

Dinar | Kamis, 29 September 2022 17:47

Reporter : Alfi Salima Puteri

Forbes memperkirakan bahwa kekayaan bersih Field akan meroket menjadi US$ 2 miliar (Rp30,5 triliun) setelah kesepakatan selesai pada 2023.

Dream - Seorang ahli teknologi yang rop out dari Universitas Brown, Dylan Field sering kali menghindar dari sorotan. Namun hal itu tak bisa lagi dilakukan Dylan Field. Di usia yang baru menginjak 30 tahun, Field sudah menjual perusahaannya, Figma, seharga US$20 miliar atau sekitar Rp305 triliun kepada Adobe.

Laman The Wall Street Journal melaporkan Field telah mengumumkan penjualan Figma tersebut lewat situs resmi perusahaan pada 15 September.

“ Saya yakin kami dapat mencapai tujuan ini secara substansial lebih cepat melalui rencana kami untuk bergabung dengan Adobe dan memanfaatkan tim legendaris mereka ditambah keahlian selama puluhan tahun,” tulisnya, dilansir dari laman South China Morning Post, Kamis, 29 September 2022.

Laporan itu juga mencatat bahwa kebangkitan Figma yang sudah didirikan bersama Field dengan teman sekelasnya, Evan Wallace terlalu cepat menurut standar perusahaan Sillicon Valley.

Menurut publikasi, pada tahun 2018 perusahaan mendapat valuasi sebesar US$ 115 juta. Ternyata nilainya kini meningkat drastis.

Semasa Sekolah Gaul dengan OB, Pemuda DO Jadi Miliarder Sehabis Jual Startup Design Rp305 T
Foto: Scmp.com
2 dari 4 halaman

Pada tahun lalu, dalam program penggalangan modal, nilai Figma telah melonjak menjadi US$ 10 miliar. Angka ini digandakan usai terjadinya kesepakatan dengan Adobe.

Akuisisi tersebut telah menjadikan Field menjadi tokoh yang paling banyak dibicarakan di bidang teknologi.

Pria yang menetap di Penngrove, California ini sesuai akun LinkedIn ini lahir dari orang tua kelas pekerja. Mendiang ayahnya, Andy, bekerja sebagai terapis pernapasan. Sementara ibunya, Beth adalah guru spesialis sumber daya, menurut The Press Demokrat.

Sebagai anak tunggal, Field sudah menunjukkan bakat sebagai jagoan teknologi masa depan di usia muda. Ayahnya mengamati dia mulai sedikit `aneh` karena mampu menyelesaikan pertanyaan sulit  aljabar di usia enam tahun.

Sang Ayah begitu ingat bahwa Field pernah bosan di sekolah menengah sehingga dia bergaul dengan petugas kebersihan yang ternyata `ahli matematika" .

Selain itu, Field juga menyukai dunia akting di masa kecilnya, menurut profil Sequoia Capital.

3 dari 4 halaman

Dia tampil dalam drama lokal dan segera cukup sukses. Dia muncul di iklan televisi eToys dan Windows XP yang mengawali kariernya di dunia teknologi. Field mengakui bahwa tugas sebagai aktor cilik berkaitan dengan cara kerja Figma.

Sementara beberapa orang memandang pemrograman sebagai bidang teknis, Field menganggapnya sebagai " hal yang paling dekat dengan keajaiban" .

Merujuk pada seri Harry Potter, Field membandingkannya dengan upaya sihir Muggle, menurut The Brown Daily Herald.

Menurut Forbes, Figma adalah deca-unicorn terbaru yang lahir dari Thiel Fellowship, hibah senilai US$ 100 ribu bagi siswa yang putus kuliah untuk fokus pada bisnis atau proyek. Itu dimulai pada 2011 ketika Field diterima setahun kemudian.

 

4 dari 4 halaman

The Verge menggambarkan Figma sebagai Google Docs untuk desain. Perangkat lunak ini memungkinkan kolaborasi yang mirip dengan cara kerja Google Documents, tetapi pada prototipe dan proyek desain, bukan teks.

Akuisisi Figma tidak membuat Field memberikan kepemilikannya penuh kepada Adobe. Dia masih memiliki sekitar 10 persen dari perusahaan.

Forbes memperkirakan bahwa kekayaan bersih Field akan meroket menjadi US$ 2 miliar (Rp30,5 triliun) setelah kesepakatan selesai pada 2023.

Pada tahun 2021, Forbes melaporkan bahwa Field menjual CryptoPunk NFT miliknya, avatar dari alien yang merokok dengan pipa, topi dan kacamata hitam seharga US$ 7,5 juta.

Join Dream.co.id