Dikasih Modal Rp1 Triliun, Bio Farma Mau Bangun Pabrik Masker

Dinar | Jumat, 4 September 2020 19:36
Dikasih Modal Rp1 Triliun, Bio Farma Mau Bangun Pabrik Masker

Reporter : Syahid Latif

RNI dan sebuah BUMN Hospital juga akan mendapat suntikan modal Rp1 triliun.

Dream - Dua perusahaan pelat merah diusulkan mendapat suntikan modal dengan total Rp1 triliun untuk membangun pabrik masker. Kedua BUMN tersebut adalah PT Bio Farma (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada dua BUMN itu sudah disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Kamis, 3 Agustus 2020.

" Kami tadi mengharapkan ada tambahan PMN untuk Bio Farma dan RNI, (jumlahnya) belum tahu, nanti, kan ini buat anggaran tahun depan," ujar Erick saat ditemui usai rapat.

Erick menjelaskan modal dari pemerintah rencananya akan digunakan Bio Farma untuk pembangunan pabrik bahan baku masker. Dengan keberadaan pabrik diharapkan Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor.

" Bio Farma ini, anggarannya, kita pakai masker itu kan bahan di dalamnya kan masih impor," jelasnya.

 

2 dari 2 halaman

Ada BUMN Rumah Sakit Diusulkan Dapat Rp1 Triliun

Sementara itu Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menambahkan, selain RNI dan Bio Farma, pemerintah juga mengusulkan suntikan modal untuk BUMN rumah sakit yang tidak disebutkan namanya. Masing-masing dari perusahaan ini akan mendapat anggaran Rp 1 triliun.

" Bio Farma Rp 1 triliun, hospital Rp 1 triliun, RNI Rp 1 triliun," ujarnya.

RNI rencananya akan menggunakan alokasi anggaran itu untuk mendukung program sawah, pangan serta perikanan. RNI akan membangun banyak warehouse, cold storage serta pabrik es untuk memperbaiki fasilitas logistik.

" Kalau Bio Farma buat bikin pabrik vaksin, rumah sakit kita bikin ICU sama alat-alat PCR test untuk Covid-19," kata Budi.

Terkait
Join Dream.co.id