Dihina karena Cuma Lulusan SMP, Susi Pudjiastuti Beri Balasan Menohok

Dinar | Rabu, 24 November 2021 16:12

Reporter : Alfi Salima Puteri

Susi menuliskan cuitannya, bahwa sudah saatnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) restrukturisasi.

Dream - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, snagat aktif berkicau di Twitter. Dia bahkan sering mengutarakan pendapat melalui Twitter.

Terbaru, Susi mencuit soal restrukturisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia menilai sudah saatnya pemerintah melakukan restrukturisasi PNS. Dia mencontohkan restrukturisasi perbankan yang memangkas 30 persen pegawainya.

Dia menulis, setiap departemen bisa dipotong sebesar 30 persen dalam dua tahun dan secara bertahap merekrut PNS baru yang cumlaude sebesar 10 persen.

" Sudah saatnya PNS direstrukturisasi, perbankan telah melakukan tiap departement bisa potong 30 persen pegawainya dalam dua tahun dan bertahap rekrut baru 10% yg cumlaude/top class. Lakukan 2 tahun sekali. Tahun ke 3 lakukan hal yg sama. Dalam 6 thn PNS ada sisa 40 persen jumlah PNS dan 30 persen yang hebat @jokowi," tulis Susi dikutip dari Twitter @susipudjiastuti, Selasa, 22 November 2021.

Dihina karena Cuma Lulusan SMP, Susi Pudjiastuti Beri Balasan Menohok
Foto: Susi Pudjiastuti/Shutterstock
2 dari 6 halaman

Cuma tamatan SMP

 Tangkapan layar Twitter @susipudjiastuti© Twitter.com/@susipudjiastuti

Susi yakin dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik, maka jumlah PNS 40 persen sudah lebih dari cukup.

" Saya yakin roda dengan kualitas SDM yang lebih baik jumlah PNS 40 persen sudah lebih dari cukup. Beri gaji yang cukup dan pantas sejajar dengan swasta, karena yg bagus-bagus memang layak," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan jumlah PNS sebesar 40 persen tersebut, maka pemerintah dapat memberikan gaji sebanyak 3 - 4 kali lipat yang menurutnya akan jauh lebih baik.

 Tangkapan layar Twitter @susipudjiastuti© Twitter.com/susipudjiastuti

" Dengan jumlah 40 persen dari sekarang bisa diberikan gaji 3 sampai dengan 4 kalinya supaya tidak korupsi @jokowi," usul Susi.

Namun, terkait cuitan pendapat Susi ini, ada warganet yang memberikan komentar pedas. Pemilik akun Twitter @FBHOrgcwaQpwh4, mengatakan kalau Susi hanya seorang yang tamat pendidikan sekolah menengah pertama (SMP).

3 dari 6 halaman

Disebut tak paham soal tata kelola PNS

 Susi Pudjiastuti© Shutterstock

Bahkan warganet tersebut menilai dengan tingkat pendidikan Susi yang hanya sampai SMP, tidak paham tentang tata kelola PNS.

" Lulusanmu SMP saja mana faham tata kelola PNS bu, biarlah di urus yang pejabat-pejabat yang masih aktif, yang mantan-mantan itu hanya perlu nyinyir terus sampai mampus," tulis akun Twitter @FBHOrgcwaQpwh4.

Kemudian Susi pun membalas komentar pedas tersebut dengan jawaban yang menohok. Susi mengatakan, meski dirinya hanya lulusan SMP tetapi restrukturisasi PNS telah dipresentasikan olehnya dalam rapat kabinet.

" Walau lulusan SMP saya presentasikan restrukturisasi ini di rapat kabinet. Pak Presiden & Pak Wapres memberi nama susinisasi," demikian tulis Susi disertai dengan emoji tertawa.

4 dari 6 halaman

Susi Pudjiastuti Sindir Luhut: Razia Kok Dibocorkan!

Dream - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Manves), Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan, pemerintah akan menindak tegas oknum yang sengaja menimbun obat selama pandemi Covid-19.

Luhut yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali mengultimatum bila terjadi kenaikan harga atau kelangkaan obat dalam tiga hari ke depan, pemerintah akan melakukan razia gudang-gudang obat yang sudah diketahui keberadaannya.

Viral Bocah Ditinggal Ayah-Ibu Wafat Karena Covid-19, Susi: Saya Siap Merawatnya

" Saya tekankan apabila dalam tiga hari ke depan kami masih mendapatkan harga-harga obat-obatan cukup tinggi, atau terjadi kelangkaan maka kami akan mengambil langkah-langkah tegas dengan merazia seluruh gudang-gudang mereka yang sudah kami identifikasi keberadaannya," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin 5 Juli 2021 kemarin.

Baca juga: Nenek Siaga, Susi Turun Langsung Dampingi Cucunya Main Paddle Board

Dia juga menyoroti masih banyakny aprodusen obat yang mengambil untung dengan cara menaikkan harga obat dari harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Padahal dari HET tersebut, pada penjual juga sudah mendapat untung.

" Aturan harga eceran tertinggi obat-obatan untuk penanganan pandemi Covid-19 ini telah dibuat, dan itu sudah dihitung dengan cermat, pasti perusahaan tidak dirugikan," tutur Luhut.

5 dari 6 halaman

Disindir Susi

Menanggapi hal itu, mantan Menteri Kelautan, Susi Pudjiastuti, pun angkat bicara.

Baca juga: 5 Foto Kenangan Susi dengan Awak KRI Nanggala 402 yang Gugur

Wasekjen PAN Minta RS Khusus Pejabat, Susi Pudjiastuti Beri Sentilan Menohok

  " Razia kok kasih tahu 3 hari lagi. Bisa dipindah dan diumpetin. Masa razia dikasih tahu," cuit Susi dalam akun twitternya @susipudjiastuti.

Saking herannya, Susi sampai menambahkan sebuah emoji wajah menutup muka. Hal ini seolah-olah menggambarkan kebingungan dan tak habis pikir dengan pernyataan yang dilontarkan luhut.

 

6 dari 6 halaman

Ramai Komentar Netizen

Cuitan Susi kini menjadi perhatian publik. Warganet pun langsung beramai-ramai menyampaikan pendapat mereka di kolom komentar cuitan Susi.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Minta Tolong ke Jokowi, Ada Apa?

Sajian Donat Kentang PPKM ala Susi Pudjiastuti

" That's habit. Like what Government did when announcing " Larangan Mudik tanggal sekian" dan orang" memilih mudik lebih dulu/mudik cari celah/mudik setelah hari raya. Relieved face," kata seorang netizen.

" Sebetulnya sudah sngt jelas bu peringatan 3 hari itu jika harga masih tinggi dan terjadi kelangkaan. Artinya kalo mmang ada yang nimbun dia telah diperingatkan spya menjual dengan harga normal dan Klo memang nimbun segera dilepas ke pasar. Juga harga normall obat²an disebutkan.," tutur netizen lain.

Baca juga: Aksi Lucinta Luna Berenang Dikecam Susi Pudjiastuti

" Baik opung, sementara kita pindahkan timbunan ke tempat lain, jadi agar pas dirazia tidak ada timbunan dan bisa lapor ke atasan kondisi aman terkendali tidak ada penimbunan bla bla bla...," sahut netizen lainnya.

Join Dream.co.id