Di Negara Ini, Wanita Kurang Pede Merintis Bisnis

Dinar | Kamis, 8 Maret 2018 14:30
Di Negara Ini, Wanita Kurang Pede Merintis Bisnis

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Indonesia masuk?

Dream – Mastercard baru saja merilis edisi kedua Mastercard Index Women Enterpreneurs. Dalam laporan ini terkuak sejumlah hal yang menjadi penghambat kemajuan seorang wanita pengusaha.

Dikutip dari keterangan tertulis Mastercard, Kamis 8 Maret 2018, hambatan-hambatan ini sebagian besar disebabkan oleh bias gender, kurang rasa percaya diri, dan akses terhadap bantuan finansial atau modal usaha.

Faktanya, kurang rasa percaya diri bisa menghalangi wanita dari keinginan untuk mulai berbisnis.

Di Belgia, Jerman, dan Inggris, persentase kepemilikan bisnis oleh wanita cenderung lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya. Itu terlepas dari fakta negara itu punya sistem regulasi yang efisiem dan akses yang tinggi terhadap sumber daya.

Di Indonesia, Ghana, Brazil, Meksiko, Uganda, dan Nigeria, wanita dan pria cenderung berwirausaha di sektor informal yang tidak berbasis pada teknologi, berskala keci, dan bekerja untuk diri sendiri.

Sementara untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika, seperti Uni Emirat Arab, Tunisia, dan Arab Saudi, indeks kelancaranberwirausaka kalangan wanita entrepreneur cenderung rendah. Namun, mereka justru mencatatkan ekspektasi pertumbuhan rata-rata di kalangan wanita yang cukup tinggi hingga 37 persen.

Lebih dari setengah wanita yang berwirausaha di Uni Emirat Arab dan Tunisia diprediksi akan mempekerjakan enam orang atau lebih dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Sementara itu, wanita di Arab Saudi cenderung memiliki ambisi yang lebih tinggi untuk mengembangkan bisnis mereka daripada pria.

(Sah)

 

[crosslink_1]

Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting
Join Dream.co.id