Deretan Saudagar Arab Pemilik Klub Sepakbola Eropa, Terakhir Pangeran Saudi

Dinar | Jumat, 8 Oktober 2021 18:36

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Adakah klub yang jadi favoritmu?

Dream – Dunia sepakbola Eropa kembali kedatangan saudagar arab yang membeli sebuah klub profesional. Tak hanya punya uang berlimpah, salah satu pemilik baru klub sepakbola di Eropa bahkan mempunya gelar putra mahkota yang kelak akan menjadi raja. 

Saudagar yang dimaksud adalah putera mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. Calon Raja Saudi ini membeli salah satu klub sepakbola ternama asal Inggris, Newcastle United.

Dikutip dari Premier League, Jumat 8 Oktober 2021, Mohammed membeli klub itu melalui perusahaan konsorsiumnya, Public Investment Fund (PIF).

“ Premier League,, Newcastle United, dan St. James Holdings Limited, hari ini telah menyelesaikan perselisihan tentang pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners, dan RB Sports&Media,” tulis Premier League.

Sekadar informasi, untuk memboyong klub tersebut, PIF ini merogoh kocek 300 juta poundsterling (Rp5,18 triliun). Nantinya, Mohammed tak akan ikut mengendalikan klub sepakbola ini.

Masuknya Pangeran Mohammed ke kancah bisnis sepakbola menambah panjang daftar saudagar tajir Arab yang membeli klub sepakbola. Berikut ini adalah rinciannya, dikutip dari berbagai sumber.

Deretan Saudagar Arab Pemilik Klub Sepakbola Eropa, Terakhir Pangeran Saudi
Selain Newcastle, Klub Bola Mana Lagi Yang Dibeli Oleh Orang Kaya Arab? (Foto: Liputan6.com)
2 dari 6 halaman

Sheikh Mansour di Manchester City

Keluarga Kerajaan Uni Emirat Arab ini membeli Manchester City pada 2008. Sejak kedatangan Mansour, City memenangi beberapa gelar, seperti 4 Premier League.

 Jadi Sponsor Manchester City, Ini Duit yang Dirogoh Jiwasraya© MEN

Nasser Al-Kahelaifi di Paint Saint German

Pada 2011, Qatar Sport Investments membeli klub Perancis ini. Ya, pembelinya adalah Nasser Al-Kahelaifi. Nasser membeli klub ini seharga 80 juta euro.

 Leonell Messi di PSG© Instagram @PSG

(Foto: Instagram @PSG)

3 dari 6 halaman

Sheik Qatar, Abdullah bin Nasser Al Thani di Malaga.

Pada 2010, Sheik Qatar, Abdullah bin Nasser Al Thani, membeli Malaga CF. Kala itu, klub sepakbola asal Spanyol sedang mengalami masa-masa sulit.

Farhad Moshiri di Everton FC

 James Rodriguez, pemain andalan Everton© Instagram @everton

(James Rodriguea, pemain andalan Everton/Foto: Instagram @everton)

Pengusaha kelahiran Iran, Farhad Moshiri, membeli 49,9 persen saham Everton pada 2016. Pria ini dikabarkan melepas sahamnya di Arsenal untuk membeli saham Everton. Jumlah saham yang dimiliki meningkat jadi 68,6 persen pada 2018. Kini, dia punya 77.2 persen saham di Everton.

 

4 dari 6 halaman

Nasser Swiris di Aston Villa

 Pemilik Aston Villa© Instagram @avfofficial

(Foto: Instagram @avfofficial)

 

Pengusaha asal Mesir, Nasser Swiris, membeli saham Aston Vila. Bersama pengusaha Amerika, Wes Edens, keduanya memborong 55 persen saham klub sepakbola itu senilai US$39 juta.

5 dari 6 halaman

Terungkap! Deretan Bisnis Arab Saudi di Indonesia

Dream - Arab Saudi merupakan salah satu negara Timur Tengah yang menanamkan modalnya di Indonesia. Selama lima tahun, total investasi Arab Saudi ke Indonesia mencapai US$34,6 juta (Rp462,35 miliar).

Dikutip dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diterima Dream, Kamis 2 Maret 2017, tercatat Arab Saudi tidak menanamkan modalnya pada tahun 2012. Barulah pada tahun 2013, nilai penanaman modal asing (PMA) Arab Saudi tercatat sebesar US$400 ribu (Rp5,34 miliar), lalu meningkat menjadi US$2,9 juta (Rp38,75 miliar) pada 2013.

 

 Terungkap! Deretan Bisnis Arab Saudi di Indonesia© Dream

 

Investasi Arab Saudi baru mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2015 sebesar U$30,4 juta. Namun kembali turun di tahun berikutnya menjadi hanya US$900 ribu (Rp12,02 miliar).

6 dari 6 halaman

Pada periode 2012-2016, investor Arab Saudi menanamkan modalnya di sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi, sektor hotel dan restoran, perdagangan dan reparasi, sektor pertambangan, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, serta sektor jasa lainnya.

Realisasi investasi terbesar Arab Saudi ada di sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi, yaitu US$28,8 juta (Rp384,85 miliar). Diikuti oleh sektor hotel dan restoran sebesar US$2,6 juta (Rp34,74 miliar), serta sektor perdagangan dan reparasi sebesar US$2,4 juta (Rp32,07 miliar).

Untuk lokasi, investor Arab Saudi paling suka menanamkan modalnya di daerah Banten. Hal ini terlihat dari besar investasi Arab Saudi di Banten, yaitu sebesar US$29,2 juta (Rp390,19 miliar). Lokasi lainnya yang menjadi favorit Arab Saudi adalah Jakarta yang nilai investasinya sebesar US$2,2 juta (Rp29,39 miliar), dan Bali sebesar US$1,5 juta (Rp20,04  miliar).(Sah)

Terkait
Join Dream.co.id