Hore! Insentif dan Bansos Dampak COVID-19 Terus Berjalan di 2021

Dinar | Jumat, 22 Januari 2021 07:12
Hore! Insentif dan Bansos Dampak COVID-19 Terus Berjalan di 2021

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ini dilakukan agar Indonesia bisa terbebas dari cengkeraman pandemi COVID-19.

Dream – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bantuan sosial dan sejumlah insentif lain bagi masyarakat terdampak pandemi serta para pelaku UMKM akan terus bergulir di tahun 2021 ini. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam jangka pendek untuk menghadapi masa pandemi COVID-19.

“ Akan kita teruskan yang berkaitan dengan bantuan sosial untuk yang tidak mampu. Kemudian yang berkaitan dengan bantuan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah entah itu insentif pajak atau bantuan modal darurat,” kata Jokowi dikutip dari laman setkab.go.id, Kamis 21 Januari 2021.

Pemerintah juga akan memberikan perhatian bagi masyarakat yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja melalui salah satu program pemerintah, Kartu Prakerja. Semua program dan upaya tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

“ Sekaligus membantu meringankan beban yang dirasakan oleh mereka yang terdampak pandemi saat ini,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Bagaimana dari Sisi Kesehatan?

Sementara dari sisi penanganan kesehatan, Jokowi menegaskan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan masih menjadi strategi utama bagi penanganan pandemi yang juga menjadi upaya jangka pendek pemerintah.

“ Bapak-Ibu (CEO) harus berbicara kepada karyawan-karyawannya. Gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah, RT dan RW-nya harus berbicara kepada rakyat kita betapa penting yang namanya disiplin terhadap protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan,” kata dia.

Kedisiplinan tersebut juga akan diikuti pemerintah pusat dan daerah dengan membenahi persoalan testing, tracing, dan treatment sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan di bidang kesehatan.

3 dari 3 halaman

Ditambah Vaksinasi COVID-19

Terkini, pemerintah telah memulai pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 secara gratis. Pada tahap pertama, tenaga kesehatan se-Indonesia, menjadi prioritas vaksinasi COVID-19.

Jokowi mengatakan Indonesia memiliki kekuatan besar dan pengalaman yang banyak melalui program-program serupa yang telah berjalan bertahun-tahun lamanya. Misalnya, Indonesia punya 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan lebih dari 3 ribu rumah sakit yang bisa digerakkan untuk menyukseskan vaksinasi COVID-19.

“ Kita memiliki puskesmas yang setiap tahunnya juga melakukan imunisasi kepada anak-anak kita,” kata dia.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id