Mempelai Wanita Tinggalkan Resepsi, Demi Tes SKD CPNS

Dinar | Rabu, 5 Februari 2020 14:41
Mempelai Wanita Tinggalkan Resepsi, Demi Tes SKD CPNS

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tak disangka hari-H bersamaan dengan tanggal ujian CPNS.

Dream - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi impian banyak orang. Tapi, bagaimana jika waktu ujiannya berbarengan dengan hari pernikahan?

Dikutip dari situs Kementerian Agama, Rabu 5 Februari 2020, ini terjadi kepada seorang peserta CPNS bernama Meri Triana. Meri tak tahu jika hari ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD CPNS bersamaan dengan hari resepsi pernikahan dirinya. 

Perempuan kelahiran Tangkiling, Kalimantan Tengah, 23 tahun lalu ini pun terpaksa “ lari” dari resepsi pernikahannya, demi mengikuti SKD CPNS Kemenag 2019. Di tempat tes UPT BKN Palangka Raya, dia hadir dengan riasan pengantin.

“ Walaupun sedang resepsi pernikahan, saya tetap usahakan menyempatkan diri mengikuti tes,” kata dia pada Kamis 30 Januari 2020.

Beruntung, keputusannya untuk lari sesaat dari resepsi pernikahannya ini pun didukung sang suami.

“ Tadi dia antar saya ke tempat tes ini,” kata dia.

Sarjana Pendidikan Agama Kristen ini diketahui mengambil formasi Ahli Pertama Penyuluh Agama di lingkungan Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah.

SKD CPNS Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah sendiri telah dimulai sejak 29 Januari hingga 2 Februari 2020.

2 dari 8 halaman

Kisah Penyandang Disabilitas Ikut Seleksi CPNS: `Saya Takut Banget`

Dream - Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi abdi negara. Pemerintah juga membuka peluang bagi para disabilitas untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Tekad mengabdikan diri untuk negara inilah yang sedang diperjuangan Alia Nur Fatimah. Mengidap cerebral palsy atau gangguan syaraf dan otot tak membuatnya patah arang untuk menjadi PNS.

Mengutip laman menpan.go.id, Senin 3 Februari 2020, Alia semula pesimistis memgikuti seleksi CPNS 2020. Dia khawatir kondisi kesehatannya akan membuatnya gugur dalam penerimaan PNS.

 

 Kisah Penyandang Disabilitas Ikut Seleksi CPNS: Saya Takut Banget© Dream

 

Keraguan itu perlahan hilang saat Alia mengetahui pemerintah membuka kesempatan formasi khusus disabilitas.

“ Saya takut banget dengan tes kesehatannya. Tapi, ketika Pak Tjahjo Kumolo (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) mengatakan menerima yang disabilitas, saya ingin untuk lebih baik bagi Indonesia,” kata dia di Jakarta.

Dengan adanya formasi khusus, Alia yakin bisa mendorong penyandang disabilitas untuk maju, terutama mencari pekerjaan.

“ Disabilitas, kan, susah mencari pekerjaan,” kata dia.

3 dari 8 halaman

Bagaimana Hasilnya?

Lulusan Universitas Padjadjaran ini mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dia mengunduh soal-soal latihan tes CPNS yang tersebar di internet, bahkan menonton tayangan di YouTube tentang latihan soal.

Seperti diketahui, SKD menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT). Alia mengakui, sistem CAT mempermudahnya dalam mengerjakan soal. Sistem komputerisasi ini menjamin keamanan soal serta transparansi nilai peserta.

Sebelum masuk ke ruangan tes, Alia bersama peserta lainnya diberikan petunjuk teknis mengenai cara mengerjakan soal.

Seperti peserta lainnya, ada passing grade atau nilai ambang batas yang harus Alia lalui menuju tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Passing grade untuk formasi disabilitas sedikit berbeda dengan formasi umum. Pada formasi umum, nilai ambang batas untuk TIU adalah 80. Sedangkan pada formasi disabilitas, nilai ambang batasnya adalah 70. Sementara untuk nilai kumulatif minimal 260.

Usai melaksanakan SKD, Alia enggan mengungkapkan nilainya. Namun, dia mengatakan bahwa hasilnya baik. Selama pelaksanaan SKD, Alia menilai panitia bertugas dengan baik dan rapi.

4 dari 8 halaman

Rekrutmen CPNS Akan Dibuka Lagi

Dream – Kabar baik bagi kamu yang belum sempat mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau tak lolos seleksi administrasi karena salah input data. Pemerintah kemungkinan akan kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun ini.

Meski belum ada pengkajian terkait pembukaan baru rekrutmen CPNS, diperkirakan waktu pelaksaannya akan berlangsung sekitar bulan September.

“ Kami belum dapat informasinya. Mungkin setelah ini. Tapi, kalau ada lagi, mungkin nanti September baru akan. Berapa formasinya, belum tahu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 30 Januari 2020.

 

 Rekrutmen CPNS Akan Dibuka Lagi© Dream

 

Sekadar informasi, saat ini para peserta rekrutmen CPNS tahun 2019 yang lolos administrasi tengah menjalani ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019. Seleksi yang berlangsung mulai Senin 27 Januari 2020 akan berakhir pada awal Maret 2020.

Untuk pelaksanaan Tes SKD yang saat ini tengah berlangsung, Bima mengatakan para peserta mampu memperoleh nilai yang tinggi lantaran punya waktu cukup untuk mempelajarinya.

" Ini meningkat dari sisi peserta dan dari sisi kualitas soal. Ini nilainya tinggi-tinggi. Mungkin mereka punya waktu belajar yang lebih baik," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

5 dari 8 halaman

Tes SKD CPNS 2019 Dijamin Transparan

Dream - Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah berlangsung. Kementerian PAN-RB menjamin transparansi ujian SKD yang berbasis komputer.

" Pada prinsipnya, dengan adanya CAT, (kami) menjamin transparansi seleksi," kata Sekretaris Kementerian PAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, dikutip dari laman menpan.go.id, Rabu 29 Januari 2020.

Atmaji bahkan menekankan bahwa soal-soal seleksi dijamin keamanannya. Bank soal dienkripsi atau dikunci oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dengan ketatnya pengawasan soal, Atmaji menegaskan tak mungkin ada celah kecurangan atau bahkan calo.

" Jadi kalau ada yang bilang bisa minta tolong saudara, bisa menyuap, itu tidak mungkin," kata dia.

 

 Tes SKD CPNS 2019 Dijamin Transparan© Dream


Panitia juga menyiapkan layar LCD yang bisa digunakan para pengantar untuk memantau nilai peserta secara langsung. Dengan sistem ini, nilai peserta tidak mungkin bisa dimanipulasi.

Sebelum masuk ke ruangan tes, peserta diwajibkan registrasi ulang, dilanjutkan dengan pemberian pin akses kepada peserta. Setelah itu, peserta wajib menitipkan seluruh barangnya di loker yang disediakan panitia.

Ke dalam ruangan, peserta tes hanya diperkenankan membawa kartu peserta dan kartu identitas. Sebelum masuk ke dalam ruang tes, petugas melakukan body scanning kepada para peserta. Pemeriksaan itu dipisah antara peserta pria dan wanita.

" Saya apresiasi para petugas. Meski ketat tapi tetap ramah. Sangat ketatnya saya yakin bisa menekan angka kecurangan bahkan nol," kata dia. 

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah memberlakukan nilai ambang batas atau passing grade yang menjadi penentu kelulusan peserta ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 24/2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019, para pelamar dengan jalur formasi umum dan formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security) harus melampaui passing grade sebesar 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

6 dari 8 halaman

Cara Menghitung Jumlah Peserta Tes CPNS 2019 yang Lolos Tahap SKD

Dream - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 terus berlangsung. Peserta yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahap berikutnya yaitu tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Tak semua peserta yang lolos SKD tentu bisa mengikuti SKB. Namun tahukah kamu berapa porsi peserta CPNS 2019 yang berhak lolos tes SKB untuk setiap formasinya.

 

 Cara Menghitung Jumlah Peserta Tes CPNS 2019 yang Lolos Tahap SKD© Dream

 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono menerangkan, perhitungan jumlah kursi tes SKB adalah sebanyak tiga kali dari jumlah kuota yang tersedia pada satu formasi.

" Misal formasi CPNS analis kepegawaian di BKN, formasi 3, sedangkan pelamar yang mendaftar di formasi tersebut yang lolos passing grade ada 15. Maka akan diambil 3 x 3 = 9 orang yang memiliki nilai terbaik dari 15 org yang lolos passing grade," kata dia kepada Liputan6.com, Rabu 5 Februari 2020.

7 dari 8 halaman

Diolah Terlebih Dahulu

Menurut Paryono, nilai peserta SKD yang lulus passing grade akan diolah terlebih dahulu. Kebijakan ini dibuat karena satu formasi tidak dilamar oleh peserta dari satu titik lokasi saja, namun harus digabungkan dengan hasil SKD pelamar dari berbagai titik lokasi.

Dalam pemeringkatan nilai SKD juga harus menyertakan hasil SKD peserta seleksi CPNS 2018 yang memenuhi passing grade SKD dan masuk dalam 3 kali formasi jabatan yang dilamar untuk mengikuti SKB 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir (P1/TL).

Tahap pengolahan data kemudian akan dilanjutkan dengan tahap rekonsiliasi data hasil SKD yang melibatkan instansi penyelenggara SKD dan BKN.

" Hasil rekonsiliasi tersebut akan diajukan kepada Kepala BKN untuk mendapat approval dan digital signature yang dilakukan by system pada portal SSCASN," ujar Paryono.

8 dari 8 halaman

Disampaikan BKN

Paryono menyampaikan bahwa hasil SKD seluruh peserta seleksi akan disampaikan Kepala BKN kepada PPK masing-masing instansi melalui portal SSCASN dan admin instansi dapat mengunduh hasil SKD tersebut.

" Selanjutnya Ketua Panitia Seleksi Instansi akan menetapkan pengumuman hasil kelulusan SKD dan menyampaikannya kepada publik," pungkas dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id