Sosok & Fakta Menarik Budi Said 'Crazy Rich Surabaya' Gugat Antam 1,1 Ton Emas

Dinar | Senin, 18 Januari 2021 17:59
Sosok & Fakta Menarik Budi Said 'Crazy Rich Surabaya' Gugat Antam 1,1 Ton Emas

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Siapa sebenarnya Budi Said?

Dream – Seorang pengusaha menggugat PT Aneka Tambang (Tbk) karena penjualan emas tak sesuai dengan perjanjian. Alhasil, perusahaan pelat merah ini harus membayar kerugian senilai Rp817,4 miliar atau setara dengan 1,1 juta ton.

Dikutip dari laman Pengadilan Negeri Surabaya, Senin 18 Januari 2021, gugatan itu tercantum dalam nomor perkara 158/Pdt.G/2020/PN Sby dan diketuk palu pada Rabu 13 Januari 2021.

Sang pengusaha itu bernama Budi Said. Melalui kuasa hukumnya, Ening Swandari, Budi menggugat beberapa pihak, yaitu PT ANTAM, Kepala BELM Surabaya I Antam, Endang Kumoro, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I ANTAM, Misdianto, General Trading Manufacturing and Service Senior Officer, Ahmad Purwanto, dan Eksi Anggraeni. Dalam gugatan ini, ada juga tujuh pihak yang tergugat.

“ Menyatakan Tergugat I, Tergugat II, Tergugat III, Tergugat IV dan Tergugat V telah bersalah melakukan Perbuatan Melanggar Hukum yang merugikan Penggugat. Menyatakan Tergugat I bertanggung jawab terhadap segala tindakan dan seluruh akibat hukumnya yang dilakukan oleh Tergugat II, Tergugat III dan Tergugat IV,” tulis petitum.

Kemudian, ANTAM diwajibkan membayar kerugian kepada penggugat sebesar Rp817.456.600.000. Kerugian ini setara dengan nilai harga emas batangan ANTAM lokasi Butik Emas LM-Surabaya Pemuda. Seberat 1,14 kg.

“ Yang nantinya nilai ganti rugi tersebut disesuaikan lagi dengan fluktuasi nilai emas dari pengumuman website resmi Antam (incasu Tergugat I) melalui situs www.logammulia.com pada saat Tergugat I seketika dan sekaligus membayar seluruh kerugian yang diderita oleh Penggugat,” tulis petitum.

Kemudian, Tergugat V membayar kerugian kepada Penggugat sebesar Rp92,09 miliar. Tergugat I dan Tergugat V secara tanggung renteng membayar kerugian immaterial kepada sebesar Rp500 miliar secara seketika dan sekaligus sejak perkara a quo memiliki putusan berkekuatan hukum tetap.

2 dari 3 halaman

Begini Kronologinya

Dikutip dari berbagai sumber, kasus ini bermula dari Budi yang membeli saham dari tenaga marketing ANTAM, Eksi Anggraeni, pada Oktober 2019. Transaksi pembelian emas ini sebanyak 7 ton senilai Rp3,5 triliun. Dikabarkan pengusaha ini ditawarkan dengan harga diskon.

Setelah mentransfer uang itu, Budi hanya menerima 5.935 kg emas. Sisanya sebanyak 1,136 emas tak pernah diterima oleh pengusaha ini.

Karena tak ada pengiriman emas lagi, dia merasa ditipu dan selanjutnya berkirim surat kepada ANTAM Cabang Surabaya. Tapi, surat ini tak pernah dibalas.

Kemudian, Budi berkirim pesan kepada ANTAM pusat di Jakarta. Namun, balasannya, BUMN tambang ini tak pernah menjual emas dengan harga diskon.

3 dari 3 halaman

Siapa Budi Said?

Budi Said ini disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya. Pria ini merupakan direktur utama PT Tridjaya Kartika Grup. Perusahaan ini bergerak di bidang properti.

Perusahaan yang dipimpin Budi ini membawahi beberapa properti, seperti perumahan, apartemen, hingga plaza.

Salah satu pusat perbelanjaan yang dikelola oleh perusahaan ini adalah Plaza Marina. Sekadar informasi, Plaza Marina adalah pusat perbelanjaan yang terkenal dengan konter HP lengkap yang ada di Surabaya, Jawa Timur

Join Dream.co.id