Alhamdulillah, Ada `KTA` Syariah untuk Nikah & Umroh

Dinar | Rabu, 27 Maret 2019 19:20
Alhamdulillah, Ada `KTA` Syariah untuk Nikah & Umroh

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa bedanya dengan yang konvensional?

Dream – Unit Usaha Syariah (CIMB Niaga Syariah) berencana mengeluarkan personal financing syariah pada April 2019. Bank syariah itu menargetkan pembiayaan sebesar Rp200 miliar pada tahun pertama.

" April nanti akan diterbitkan personal financing CIMB Niaga Syariah," kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, di Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.

Vice President Syariah Consumer Financing Group Head, M. Syaeful Huda, mengatakan, pembiayaan personal ini merupakan kredit tanpa agunan (KTA). " Tanpa uang muka, tanpa jaminan, dan tanpa biaya," kata dia.

Pembiayaan ini, tambah Syaeful, memiliki limit hingga Rp200 juta dan bisa dicicil selama lima tahun. Pembiayaan ini bisa digunakan untuk keperluan umroh, pendidikan, pernikahan, dan kesehatan/kecantikan.

Akad yang digunakan adalah ijarah multijasa dan murabahah. “ Perizinannya tunggu OJK,” kata dia.

Syaeful mengatakan pembiayaan tanpa agunan syariah ini berbeda dengan konvensional. Pihak bank langsung menyalurkan pembiayaan kepada tujuan si nasabah.

Misalnya, untuk pendidikan, institusi pendidikan harus dijadikan partner dengan bank. Lalu, bank akan mentransfer dana langsung kepada lembaga pendidikan yang dimaksud.

“ Kalau syariah itu beda sama konvensional. Kalau syariah, enggak kasih uang cash, beda sama konvensional. Bukti kita bayar kepada mitra tadi sebagai underlying transaksi syariah memang digunakan untuk jasa,” kata Syaeful.

2 dari 3 halaman

Pembiayaan Melesat, CIMB Niaga Syariah Petik Untung Rp701 M

Dream - CIMB Niaga Syariah mencatat kenaikan laba sebelum pajak tahun 2018 sebesar 48 persen menjadi Rp701,6 miliar. Tahun lalu, Unit usaha syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk itu membukukan laba sebelum pajak Rp489,7 miliar.

Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada aset CIMB Niaga Syariah. Tumbuh 45,4 persen, perusahaan saat ini mengelola aset senilai Rp34,38 triliun. Aset itu menyumbang 12,98 persen terhadap total aset induk perusahaan.

" Jadi, 13 persen portofolio CIMB Niaga adalah syariah," kata Direktur Syariah CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, dalam " Diskusi Bersama CIMB Niaga Syariah" di Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.

Pandji menjelaskan pertumbuhan aset perusahaan ditopang oleh pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK). Per 31 Desember 2018, CIMB Niaga Syariah telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp26,51 triliun. Angkanya naik 58,8 persen dari 2017 sebesar Rp16,69 triliun.

 CIMB Niaga Syariah© Dream.co.id/Arie D Budiawati

Bisnis pembiayaan CIMB Niaga Syariah sebagian besar berasal dari sektor korporasi dan KPR syariah. Segmen korporasi tumbuh 85,5 persen menjadi Rp11 triliun dan KPR syariah 60,4 persen jadi Rp8,7 triliun.

Melesatnya kinerja pembiayaan sektor korporasi karena CIMB Niaga Syariah memutuskan menggenjot pembiayaan di sektor infrastruktur. " Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian yang berhasil ditorehkan pada 2018," kata Pandji yang melaporkan angka non performing financing (NPF) masih berada di posisi 0,98 persen.

Untuk pengumpulan dana murah, Dana Pihak Ketiga (DPK), CIMB Niaga Syariah akhir tahun lalu mengelola dana Rp23,71 triliun atau bertambah 19,1 persen dari 2017 yang mencapai Rp19,91 triliun.

Di tahun yang sama, bank syariah ini juga telah menghimpun dana haji sebesar Rp2,15 triliun dari 87.865 nasabah.

" Khusus pada 2018, pertumbuhan nasabah tabungan haji CIMB Niaga Syadiah meningkat sampai 40 persen menjadi 42.196 nasabah," kata dia.(Sah)

3 dari 3 halaman

CIMB Niaga Syariah Pasang Target Pertumbuhan 30 Persen di 2019

Dream - Unit Usaha Syariah PT CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menargetkan pertumbuhan sebesar 30 persen tahun ini. Tetapi, pertumbuhan difokuskan pada financing atau pembiayaan.

" Tahun ini 30 persen untuk financing," kata Direktur Syariah CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, di Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.

Menurut Pandji, salah satu pertimbangan dalam penetapan target tersebut yaitu situasi pada 2019. Mengingat ini adalah tahun politik, CIMB Niaga Syariah fokus pada lini pembiayaan dan ketersediaan dana.

" Saya mau tumbuh 30 persen, tapi fokus kepada financing daripada tumbuh besar-besar, tapi korbanin NPF (non performing financing)," kata Pandji.

Lebih lanjut, target pertumbuhan yang sama juga ditetapkan untuk laba dan aset. Menurut Pandji, dua lini ini diupayakan tumbuh 30 persen.

" Laba otomatis juga segitu. Aset juga," kata Pandji.

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id