CEO Ini Sarankan Pegawai Perempuan Tak Malu Menangis

Dinar | Minggu, 9 Februari 2020 09:36
CEO Ini Sarankan Pegawai Perempuan Tak Malu Menangis

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mengapa?

Dream – Sahabat Dream, apa pandanganmu terhadap sosok wanita perkasa di kantor? Biasanya mereka digambarkan sebagai sosok yang tangguh, tak pernah mengeluh, bahkan kualitas pekerjaannya setara dengan para pria.

Ada juga yang memandang wanita karier tangguh adalah mereka yang tak pernah menangis saat beban kerja begitu sangat besar.  

 

Setiap orang bebas memiliki persepsi sendiri tentang wanita karier tangguh. Begitu pula dengan seorang bos brand merek mewah yang tak sependapat jika perempuan tangguh adalah mereka yang tak punya sifat cengeng atau menangis di tempat kerja.

Dikutip dari CNBC, Senin 10 Februari 2020, Paltrow tidak setuju jika perempuan harus bersikap seperti lelaki di kantor atau tak boleh menangis di tempat kerja. Dia mengatakan gagasan bahwa perempuan harus bersikap “ gagah” di kantor itu tidaklah benar. Pemikiran ini justru membuang sebagian diri dari wanita.

“ Saya rasa itu semuanya omong kosong,” kata dia.

Seharusnya, kata Paltrow, para pemimpin wanita sebaiknya merangkul kerapuhan hatinya dengan kecerdasan dan intuisi.

“ Saya rasa perempuan boleh menangis semaunya untuk menunjukkan sisi wanita di tempat,” kata dia.

Paltrow menyarankan perempuan harus menggunakan kekuatan uniknya untuk bisa sukses. Dia juga tidak memungkiri CEO wanita acapkali merasa perlakuan yang berbeda saat konferensi.

“ Ada pertanyaan yang didapat CEO wanita, tetapi pria tidak. Misalnya, ‘bagaimana caranya mengatur waktu sebagai seorang ibu’,” kata dia.

2 dari 7 halaman

Studi: Wanita Lebih Stres di Kantor, Pria Cenderung Pemarah

Dream - Sahabat Dream, wanita memang lebih frustrasi dan tertekan di perusahaan ketimbang pria. Namun urusan emosi, pria disebut bisa lebih merasakan ketimbang wanita.

Dikutip dari Mirror, Rabu 29 Januari 2020, peneliti dari Anglia Ruskin University, Inggris, dan Totaljobs, melakukan survei perilaku karyawan pria dan wanita di kantor.

Penelitian ini dilakukan kepada 2 ribu pekerja di Inggris dan 250 manajernya. Mereka meneliti cara karyawan mengekspresikan emosinya. 

Hasilnya, lingkungan kerja bisa membawa kegembiraan, kejutan, kemarahan, kesedihan, rasa jijik, dan ketakutan. Penyebabnya bukan karena pekerjaan, melainkan rekan kerja.

Peneliti menemukan wanita lebih stres dan frustrasi di tempat kerja. Namun, pria bisa lebih emosional di tempat kerja daripada kaum hawa.

Kaum adam merasa lebih emosi ketika proyek-proyeknya melewati deadline atau anggarannya melampaui batas.

Dalam studi ini, pria berpotensi marah dua kali lipat daripada pria jika idenya diabaikan. Ada 43 responden yang memilih untuk berteriak untuk melampiaskan emosinya. 

Mereka juga lebih mungkin memilih tindakan ekstrem daripada wanita. Ada 20 persen responden yang memikirkan untuk keluar dari pekerjaannya ketika menghadapi masa-masa sulit.

“ Pria lebih cenderung merasa emosi yang berkaitan dengan kekuasaan, seperti kemarahan atau kesombongan. Faktanya, emosi dan kekuatan saling berkaitan,” kata peneliti dari Anglia Ruskia University, Terri Simpkin.

3 dari 7 halaman

Ilmuwan Buktikan Tanaman Pot Bisa Tekan Stres Pegawai di Kantor

Dream - Meski teknologi semakin berkembang, para pegawai kini malah semakin mudah dilanda stres. Tekanan kerja ini membuat banyak perusahaan mencoba berbagai kegiatan untuk menenangkan karyawannya mulai dari sarana meditasi sampai video game di ruang istirahat.

Mengutip studyfinds.org, Senin 13 Januari 2020, sebuah studi baru menunjukkan bahwa tanaman dengan pot kecil bisa menekan stres karyawan. Kajian yang diterbitkan di jurnal HortTechnlogy itu dilakukan para peneliti dari Universitas Hyogo di Jepang. 

Studi ini menyebut menghabiskan waktu di luar dan sekitar alam bisa membuat keajaiban pada mental seseorang. Sayangnya, pekerjaan kantor menyulitkan karyawan untuk mendapatkan pemandangan hijau.

 

 Ilmuwan Buktikan Tanaman Pot Bisa Tekan Stres Pegawai di Kantor© Dream

 

Tim peneliti mencoba menyelidiki betapa bermanfaatnya tanaman indoor bagi karyawan yang terkurung di dalam sepanjang hari. Peneliti juga ingin meneliti interaksi pasif antara karyawan dengan tanaman.

“ Saat ini, tak begitu banyak orang yang sepenuhnya paham dan memanfaatkan manfaat pemulihan stres di tempat kerja. Untuk memperbaiki situasi seperti ini, kami memutuskan untuk memverifikasi dan memberikan bukti ilmiah untuk pemulihan stres di kantor,” kata penulis studi, Masahiro Toyoda.

Tim peneliti mengamati tingkat stres psikologis dan fisiologis pekerja sebelum dan sesudah pot ditempatkan di masing-masing kerja mereka. Secara keseluruhan ada 63 karyawan kantor Jepang yang berpartisipasi dalam studi ini. Semuanya diperintahkan untuk mengambil istirahat pendek tiga menit sekali saat merasa lelah.

4 dari 7 halaman

Begini Hasilnya

Eksperimen terdiri dari dua bagian yaitu fase kontrol di mana karyawan bekerja secara normal tanpa tanaman kecil dan tidak. Mayoritas karyawan menunjukkan tingkat denyut nadi yang jauh lebih rendah setelah istirahat tiga menit dan berinteraksi dengan meja kerja.

Para peneliti memisahkan interaksi karyawan yang berpartisipasi secara aktif dan pasif.

Para peneliti menemukan karyawan yang melihat tanaman dalam pot kecil mendapatkan kekuatan lebih untuk menenangkan diri. Ada enam tanaman yang ditempatkan, mulai dari kaktus samai bonsai.

Secara keseluruhan, tingkat stres karyawan turun drastis setelah ada tanaman pot di kanto. Temuan ini berlaku di semua kelompok umur. Karyawan juga tak masalah ada tanaman di meja mereka.

5 dari 7 halaman

Tanda-Tanda Pegawai Alami Stres di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya

Dream – Mungkin hampir semua pegawai pernah mengalami masa-masa stres. Pemicunya bisa berbagai macam.

Stres berat di tempat kerja biasanya dipicu karena lingkungan kerja yang tidak mendukung, beban kerja terlalu banyak, tak mendapat apresiasi atasan, hingga gaji yang terlalu rendah, terlalu perfeksionis. 

Pegawai yang terus membiarkan stres berlarut biasanya akan berdampak pada kondisi mental dan kesehatan fisik.

 

 Tanda-Tanda Pegawai Alami Stres di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya© Dream

 

Tanda-tanda sederhana dari pegawai yang terkena stres bisa terlihat dari ogah pergi ke kantor, cepat lelah, dan lebih gampang sakit. Stres juga bisa membuatmu lekas marah, susah konsentrasi, dan sulit tidur.

Dalam jangka pendek, stres bisa membuat seseorang mengalami sakit kepala, sakit perut, nyeri dada, kelelahan, sakit kepala, mual, dan muntah.

 

6 dari 7 halaman

Dampak Stres di Tempat Kerja

Dalam jangka panjang, tekanan berat bisa membuat gangguan kesehatan yang lebih berat.

Berikut ini rinciannya.

1. Migrain

Stres dapat menyebabkan otot menjadi tegang. Dalam jangka panjang, ketegangan otot dapat menyebabkan migrain dan nyeri kronis lainnya.

2. Tekanan Darah Tinggi

Saat stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan mengalami peningkatan. Peningkatan kadar hormon kortisol tidak hanya dapat menyebabkan sakit kepala, tapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi.

3. Diabetes

Dalam jangka panjang, stres yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit diabetes. Hal ini berkaitan dengan kenaikan kadar gula darah saat stres, baik karena pengaruh hormon stres maupun karena perubahan pola hidup akibat stres.

4. Depresi

Jika dibiarkan, stres berat di tempat kerja dapat mengganggu kesehatan mental. Kondisi inilah yang membuat kamu jadi lebih berisiko mengalami depresi.

7 dari 7 halaman

Cara Mengatasi Stres Berat di Tempat Kerja

Mengingat stres berat di tempat kerja dapat membawa dampak buruk terhadap kesehatan, penting untuk mengelola stres kerja dengan baik. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi stres di tempat kerja:

Bicarakan masalah atau keluhan yang membuat Anda stres kepada atasan atau manajer HRD di kantor kamu.

1. Lakukan beberapa perubahan yang bisa mengurangi tingkat stres di tempat kerja.

2. Atur pekerjaan dengan baik.

Buatlah daftar pekerjaan sesuai prioritasnya.

3. Jangan memendam stres sendiri.

Ceritakan kepada pasangan atau orang terdekat mengenai tekanan kerja yang dirasakan. Kamu butuh dukungan dan saran dari mereka.

4. Nikmati waktu libur dengan baik dan lakukan kegiatan yang menyenangkan saat libur tiba.

Jika ada waktu, pergilah ke tempat wisata yang ingin dikunjungi agar pikiran kembali segar.

Jika telah melakukan perubahan dan stres tetap dialami, mungkin saatnya untuk mempertimbangkan pekerjaan di tempat lain. Jangan anggap sepele stres berat di tempat kerja, kalau tidak ingin terkena berbagai penyakit berbahaya.

Segera lakukan perubahan pada kondisi dan pola kerja. Tidak perlu malu untuk berkonsultasi kepada psikolog jika merasa tertekan dan tidak sanggup mengatasi sendiri stres akibat pekerjaan.

(Sumber: Alodokter)

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id