Cek Tabungan! Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan Cair Hari Ini

Dinar | Senin, 10 Agustus 2020 06:34
Cek Tabungan! Gaji ke-13 PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan Cair Hari Ini

Reporter : Syahid Latif

PP tentang gaji ke-13 tahun 2020 telah diatur dalam PP Nomor 44 Tahun 2020.

Dream - Jika tak perubahan, gaji ke-13 PNS, anggota TNI/Polri, dan para pensiunan akan diterima hari ini, Senin, 10 Agustus 2020. Seperti kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR), gaji atau penghasilan ke-13 ini hanya diberikan kepada pejabat eselon III ke bawah.

Ketentuan tentang gaji ke-13 tersebut diatur dalam Peraturan Peemerintah Nomor 44 Tahun 2020 yang ditandatangani presiden pada 7 Agustus 2020.

Mengutip PP tersebut disebutkan salah satu pertimbangan pemberian gaji ke-13 adalah penyebaran Covid-19 telah berimplikasi pada perekonomian nasional dan kehidupan sosial.

PP itu juga mengatakan status Covid-19 sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat memerlukan prioritas penganggaran untuk penanganan penyebarannya sehingga telah dilakukan pengutamaan penggunaan alokasi anggara untuk kegiatan tersebut.

Selain kepada PNS, anggota TNI/Polri, gaji ke-13 juta diberikan kepada aparatur sipil negara di semua badan peradilan, staf khusus di lingkungan kementerian, serta calon PNS.

2 dari 6 halaman

Mereka yang Tak Dapat Gaji Ke-13

Pasal 4 dari PP tersebut dengan jelas menyebutkan para pejabat negara yang tidak mendapatkan gaji ke-13 tahun ini. Selain presiden, Wapres, sejumlah ketua lembaga negara, gaji ke-13 juta tidak akan diberikan kepada wakil menteri, anggota DPRD, ASN yang menjalani cuti di luar tanggungan negara, serta mereka yang ditugaskan diluar instansi pemerintah.

Besaran gaji ke-13 yang akan diterima adalah setara penghasilan pada Juli 2020 lalu.

 

3 dari 6 halaman

Komponen Gaji ke-13 yang Diterima

Penghasilan ke-13 yang akan diterima para PNS, anggota TNI/Polri meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Sementara untuk calon PNS, penghasilan yang diterima berjumlah tiga sumber namun gaji pokok yang dihitung hanya sebesar 80 persen dari gaji pokok yang diterimanya.

Besaran gaji, pensiun, tunjangan atau penghasilan ke-13 tidak dikenakan potongan iuran dan atau potongan lainnya. Namun penghasilan yang diterima dikenakan pajak penghasilan.

 

4 dari 6 halaman

Gaji ASN di Instansi Daerah Berasal dari APBD

Pemerintah menargetkan pembayaran gaji atau tunjangan ke-13 ini akan dibayarkan pada bulan Agustus. Namun jika belum dapat dilaksanakan, pembayaran bisa dilakukan pada bulan-bulan berikutnya.

Anggaran pembayaran gaji ke-13 PNS ini bersumber dari dua pos yaitu APBN untuk 10 penerima yang umumnya bekerja di lingkungan pemerintah pusat. Sementara ASN yang bekerja di instansi pemerintah daerah akan menggunakan APBD.

5 dari 6 halaman

Pembayaran Gaji ke-13 Tahun Ini Lebih Cepat

Dream - Waktu pencairan gaji ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Anggota TNI/Polri, dan pensiunan akhirnya terjawab. Pemerintah akan membayarkan gaji atau tunjangan ke-13 PNS itu pada pekan depan, atau Senin, 10 Agustus 2020.

Kabar waktu pembayaran gaji ke-13 PNS tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Dwi Wahyu Atmaji.  membenarkan " Insya Allah (cair 10 Agustus 2020)," katanya kepada Liputan6.com, Jumat, 7 Agutsus 2020. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengumumkan pembayaran gaji ke-13 PNS akan dilakukan pada bulan ini. Pencairan gaji ke-13 tahun ini lebih cepat dibandingkan pernyataan sebelumnya, yakni cair September 2020.

Para PNS, anggota TNI/Polri yang mendapatkan gaji ke-13 tahun in iakan mengikuti ketentuan Tunjangan Hari Raya (THR). Pemerintah hanya alan memberikan tunjangan ke-13 ini hanya kepada pejabat eselon III ke bawah.

 

6 dari 6 halaman

Habiskan Anggaran Rp28,5 Triliun

Dengan kebijakan ini, para pejabat eselon II ke atas termasuk presiden, ketua DPR, dan para pejabat negara lainnya takkan mendapatkan gaji ke=13.

" Gaji dan pensiun ke-13 diberikan kepada seluruh ASN, TNI dan Polri yang tidak masuk dalam kategori pejabat negara eselon I, eselon II, dan pejabat setingkatnya," jelas Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Untuk alokasi pembayaran gaji ke-13 aparatur sipil negara, Kementerian Keuangan telah menganggarkan dana hingga mencapai Rp 28,5 triliun. Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 14,6 triliun.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk gaji dan tunjangan yang melekat pada gaji sebesar Rp 6,73 triliun, dan uang pensiun sebesar Rp 7,86 triliun.

" Sedangkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) sebesar Rp 13,88 triliun. Sehingga total untuk pembayaran gaji ke-13 PNS ini mencapai Rp 28,5 triliun," ujar Sri Mulyani.

Join Dream.co.id