Cara Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar, Dikerjakan Sesegera Mungkin Usai Tersadar

Dinar | Rabu, 20 Juli 2022 11:42

Reporter : Arini Saadah

Mengqodho sholat perlu dilakukan sesegera mungkin setelah terbangun dari tidur atau ketika sadar belum melaksanakan sholat.

Dream – Mengqodho sholat fardhu merupakan keringanan yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat muslim yang secara tidak sengaja meninggalkan sholat.

Ketika seorang muslim ketiduran dan belum mengerjakan sholat fardhu hingga waktunya terlewat, maka ia boleh mengqodho sholat yang ditinggalkannya sesegera mungkin usai terbangun.

Mayoritas ulama menyebutkan ketika seorang muslim lupa mengerjakan sholat pada waktunya maka sebaiknya ia menebus dengan cara mengqodho sholat fardhu tersebut sesegera mungkin.

Salah satu contohnya adalah mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar. Cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar harus dilakukan sesegera mungkin.

Lantas bagaimana cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Cara Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Ashar, Dikerjakan Sesegera Mungkin Usai Tersadar
Ilustrasi Cara Mengqodho Sholat Dzuhur Di Waktu Asar. (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 10 halaman

Hadis tentang Qodho Sholat

Cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar dilakukan berdasharkan hadis Rasulullah SAW berikut ini:

" Sesungguhnya ketiduran bukan termasuk menyia-nyiakan sholat. Yang disebut menyia-nyiakan sholat adalah mereka yang menunda sholat, hingga masuk waktu sholat berikutnya. Siapa yang ketiduran hingga telat sholat maka hendaknya dia mengerjakannya ketika bangun."   (HR. Muslim).

Namun perlu diingat ya, Sahabat Dream, makna dari hadis tersebut tidak berlaku bagi mereka yang sengaja tidur ketika datang waktu sholat, dan tidak bangun sampai waktu sholat habis.

3 dari 10 halaman

Bacaan Niat Qodho Sholat Dzuhur di Waktu Asar

Niat merupakan hal yang perlu dilakukan setiap hendak melaksanakan ibadah. Niat bisa dilafalkan atau hanya dibaca di dalam hati. Namun dengan melafalkan bacaan niat biasanya akan membuat semakin mantab dalam melaksanakan sholat.

Cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar didahului dengan membaca niat. Berikut bacaan niat cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar:

Ushollii fardhal dzuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lilaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu dzuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat, qodho karena Allah Ta’ala.

4 dari 10 halaman

Cara Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Asar

Cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar sama dengan cara mengqodho sholat fardhu lainnya, mulai dari gerakan, bacaan, dan syarat-syaratnya. Perbedaannya terletak pada niat serta waktunya.

Cara sholat dzuhur di waktu ashar dilakukan ketika orang lupa menjalankan sholat dzuhur dan baru teringat ketika sudah masuk waktu sholat ashar. Maka dia wajib mengqodho sholat dzuhur yang ditinggalkannya di waktu ashar.

Cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar booleh dilakukan dengan memilih untuk mendahulukan sholat qodho atau sholat ada’. Dalam tata cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar boleh dilakukan dengan menjalankan sholat magrib tiga rakaat terlebih dahulu, baru kemudian sholat ashar empat rakaat. Boleh juga dengan mendahulukan sholat qodho dzuhur dahulu, baru kemudian sholat ashar.

Apabila memilih untuk menjalankan sholat dzuhur terlebih dahulu pada saat masuk waktu sholat ashar, maka harus dipastikan bahwa nanti ketika menjalankan sholat ashar masih berada dalam waktu sholat yang sama yaitu waktu ashar.

Namun apabila Sahabat Dream khawatir karena sudah mepet waktu ashar ke waktu magrib, maka sebaiknya menjalankan sholat ashar terlebih dahulu.

Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum dalam Kitab Tuhfatu al-Thullab karangan Imam Zakariya Al-Anshari berikut ini:

" Seseorang wajib meng-qodho sholat (fardlu) yang telah terlewat waktunya ketika ia telah ingat dan memungkinkan untuk melaksanakannya, kecuali jika dikhawatirkan terlewatinya menjalankan sholat ada’ (pada waktunya), maka ia harus mendahulukan sholat ada’ terlebih dahulu."

5 dari 10 halaman

Urutan Cara Mengqodho Sholat Dzuhur di Waktu Asar

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar sama dengan gerakan sholat aslinya yaitu dilaksanakan sebanyak 4 rakaat. Agar lebih jelasnya, berikut cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar yang perlu kamu ketahui:

  1. Membaca niat qodho sholat dzuhur.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca Doa Iftitah.
  4. Membaca Surat Al-fatihah.
  5. Membaca Surat Pendek.
  6. Ruku’ dengan Tuma’ninah.
  7. I’tidal dengan Tuma’ninah.
  8. Sujud dengan Tuma’ninah.
  9. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah.
  10. Sujud kedua dengan Tuma’ninah.
  11. Lalu berdiri melanjutkan rakaat kedua dengan gerakan yang sama.
  12. Setelah sujud yang kedua melakukan gerakan duduk tasyahud awal dengan membaca doanya.
  13. Kemudian berdiri lagi melanjutkan rakaat ketiga hingga keempat.
  14. Duduk Tasyahud Akhir pada rakaat keempat atau terakhir.
  15. Mengucap salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.

Itulah cara mengqodho sholat dzuhur di waktu ashar yang perlu kamu ketahui beserta bacaan niat dan hadisnya.

Namun demikian usahakan kamu tidak meninggalkan sholat fardhu, termasuk tidak tidur jika sudah masuk waktu sholat. Sehingga tidak ada alasan meninggalkan waktu sholat karena alasan ketiduran.

6 dari 10 halaman

Cara Mengqodho Sholat Subuh

Selain itu, masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan lainnya dalam kasus mengqodho sholat fardhu. Semua sholat fardhu sebenarnya bisa diqodho apabila secara tidak sengaja meninggalkannya alias lupa Salah satunya adalah mengqodho sholat subuh.

Cara mengqodho sholat subuh sebenarnya tidak ada perbedaan dengan sholat subuh seperti biasanya. Hanya saja, niat yang dibaca saat mengerjakan qodho sholat subuh berbeda dari biasanya. Berikut bacaan niat dalam cara mengqodho sholat subuh:

Ushallii fardash-Shubhi rak'ataini mustaqbilal qiblati qodho'an lillaahi ta'aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta'ala."

7 dari 10 halaman

Cara Mengqodho Sholat Ashar di Waktu Maghrib

Cara mengqodho sholat asar di waktu magrib sebenarnya sama dengan cara mengqodho sholat fardhu lainnya, mulai dari gerakan, bacaan, dan syarat-syaratnya. Yang membedakan hanya terletak pada niatnya.

Ketika ada orang muslim yang lupa menjalankan sholat asar, dan ia baru teringat bahwa dia belum sholat asar saat sudah masuk waktu sholat magrib, maka dia wajib mengqodho sholat asar di waktu magrib.

Cara mengqodho sholat asar di waktu magrib, seseorang dibolehkan memilih untuk mendahulukan sholat qodho atau sholat ada’. Cara mengqodho sholat asar di waktu magrib boleh dilakukan dengan menjalankan sholat magrib tiga rakaat terlebih dahulu, baru kemudian sholat asar empat rakaat. Boleh juga dengan mendahulukan sholat qodho asar dahulu, baru kemudian sholat magrib.

Jika menjalankan sholat asar terlebih dahulu pada saat masuk waktu sholat magrib, maka harus dipastikan bahwa nanti saat menjalankan sholat magrib masih berada dalam waktu sholat yang sama yaitu waktu magrib. Namun jika khawatir sudah mepet waktu isya, maka sebaiknya menjalankan sholat magrib terlebih dahulu.

Dikutip dari NU Online, hal ini seperti tercantum dalam Kitab Tuhfatu al-Thullab karangan Imam Zakariya Al-Anshari:

" Seseorang wajib meng-qodho sholat (fardlu) yang telah terlewat waktunya ketika ia telah ingat dan memungkinkan untuk melaksanakannya, kecuali jika dikhawatirkan terlewatinya menjalankan sholat ada’ (pada waktunya), maka ia harus mendahulukan sholat ada’ terlebih dahulu."

Adapun bacaan niat dalam cara mengqodho sholat asar di waktu magrib adalah sebagai berikut:

Ushollii fardhal ‘ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lilaahi ta’aalaa.

Artinya:

" Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala."

 

8 dari 10 halaman

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya

Cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya sebenarnya sama dengan cara sholat pada waktunya, mulai dari gerakan, bacaan, dan syarat-syaratnya. Perbedaannya hanya terletak pada bacaan niatnya.

Sebelum melakukan cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya, ketahui dulu bacaan niatnya. Berikut bacaan niat dalam melakukan cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya:

Ushollii fardhal ‘ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lilaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Ketika ada orang muslim yang lupa menjalankan sholat maghrib, dan ia baru teringat bahwa dia belum sholat maghrib saat sudah masuk waktu sholat isya, maka dia wajib mengqodho sholat maghrib di waktu isya.

Kamu dibolehkan memilih untuk mendahulukan sholat qodho magrib atau sholat isya'. Artinya, cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya boleh dilakukan dengan menjalankan sholat isya empat rakaat terlebih dahulu, baru kemudian sholat maghrib tiga rakaat. Boleh juga dengan mendahulukan sholat qodho maghrib dahulu, baru kemudian sholat isya.

Jika menjalankan sholat maghrib terlebih dahulu pada saat waktu sholat isya, maka harus dipastikan bahwa nanti saat menjalankan sholat isya masih berada dalam waktu sholat yang sama yaitu waktu isya. Namun jika khawatir sudah mepet waktunya, maka sebaiknya menjalankan sholat isya terlebih dahulu.

9 dari 10 halaman

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dzuhur

Dzikir Setelah Sholat Dzuhur

Usai menjalankan sholat Dzuhur, umat Islam disunahkan membaca doa dzikir setelah sholat. Dalam kesempatan ini kita bisa memanfaatkannya untuk memohon ampunan kepada Allah dan juga berdoa tentang keinginan masing-masing yang belum tercapai.

Membaca Dzikir

Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Allahumma antassalam, wa minkassalam, wa ilaika ya'uudussalam, fahayyina robbana bissalam, wa adkhilnal jannata daarossalam, tabarokta robbana wa ta'aalayta, yaa dzal jalaali wal ikram.

Allohumma ajirnii minannar (dibaca 3 kali)

Allahumma laa mani'a lima a'thaita wala mu’thiya lima mana’ta wa la yanfa’u dzal jaddii minkal-jaddu, la ilaha illa anta.

A’udzu billahiminas syaitho nirrojiim. Bismillahir rohmanirro’hiim. Al’hamdulillahi robbil’aalamiin. Arro’hmanirro’him. Maliki Yawmiddiin. Iyyaka Na’budu Wa Iyyaka Nasta’iin. Ihdinash-Shiro Tholmustaqiim. Shirotholladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhuubi ‘alaihim wala dholiin. Aamiin.

Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Mandzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih. Ya'lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa Wahuwal 'aliyyul 'azhiim.

Terakhir membaca tasbih, tahmid, dan takbir 33 kali. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat dzuhur di bawah ini.

Doa Setelah Sholat Dzuhur

Bismillahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, hamdan yuwaafii ni’amahu wayukaafii maziidahu. Ya Rabbanaa lakal hamdu kamaa yam-baghhi lijalaali wajhikal karimi wa’azhiimi sulthaanika.

Allahumma shalli ’alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad.

Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa shiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal alamin.

Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wa-inlamtaghfirlana watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Rabbana wa la tahmil 'alaina israng kama hamaltahu 'alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa'fu 'anna, wagfir lana, war-hamna, anta maulana fansurna 'alal-qaumil-kafirin

Rabbanaghfir lanaa waliwaalidiinaa walijami’il muslimiin walmuslimaati wal mu’miniina walmu’minati. Al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai-in qadiir

Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar.

Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ammaa yashifuuna wasalaamun ‘alal mursalhna wal-hamdu lillaahi rabbil’aalamiina rabbil’aalamiina.

10 dari 10 halaman

Apakah Perempuan Haid Harus Mengqodho Sholat?

Mungkin ada beberapa umat Islam, terutama perempuan yang bingung apakah saat haid harus mengqodho atau mengganti sholat fardhu atau tidak. Jika dilihat dari hukum asalnya, maka perempuan yang haid tidak perlu untuk mengqodho sholat. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis dari Aisyah ra berikut:

Kami dulu mengalami haid. Kami diperintahkan untuk mengqodho puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqodho sholat.” (HR. Muslim).

Kemudian dijelaskan juga oleh Imam Nawawi berikut:

Kaum muslimin sepakat bahwa wanita haidh dan nifas tidak wajib shalat dan tidak wajib puasa pada saat haidh. Mereka sepakat bahwa qadha shalat tidaklah wajib. Mereka sepakat bahwa qadha puasa itu wajib. Para ulama berkata bahwa perbedaan antara shalat dan puasa adalah shalat yang mesti diqadha itu banyak, maka berat untuk diqadha, beda dengan puasa yang wajib hanya setahun sekali. Haidh itu bisa terjadi sehari atau dua hari.” (Syarh Shahih Muslim, 4:27)

Namun, ada juga kasus yang dialami perempuan, di mana saat sudah masuk waktu Dhuhur, misalnya saja pukul 12.00, namun hendak melaksanakan sholat pada pukul 13.00. Tapi ternyata di saat pukul 12.30 datanglah haid. Nah, kasus tersebut telah dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:

Barangsiapa yang mengerjakan satu rakaat shalat Shubuh sebelum matahari terbit, maka ia telah mendapatkan shalat Shubuh. Dan barangsiapa yang mengerjakan satu rakaat shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka ia telah mendapatkan shalat Ashar.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Melalui hadis di atas bisa diambil keputusan bahwa jika waktu sholat tiba dan hanya mendapatkan satu rakaat sholat sholat dhuhur, maka tetaplah harus dikerjakan sholat tersebut.

Join Dream.co.id