Buka IDC AMSI 2021, Menko Airlangga: Peluang Ekonomi Digital Terbuka Lebar

Dinar | Kamis, 25 November 2021 12:45

Reporter : Alfi Salima Puteri

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia pada 2020 menjadi yang terbesar di ASEAN.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi membuka gelaran Indonesia Digital Conference (IDC) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) 2021. IDC menjadi wadah bertemunya seluruh stakeholders dunia digital guna memotret perkembangan Indonesia melalui lensa digital

Dalam sambutannya, Airlangga menekankan teknologi digital memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Pada 2020, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia merupakan tertinggi di ASEAN dan diprediksi semakin naik di tahun ini sebesar 49 persen menjadi US$70 miliar.

" Peluang ekonomi digital Indonesia masih terbuka lebar," ujar Airlangga, saat membuka IDC AMSI 2021 yang tahun ini mengambil tema 'Lompatan Digital: Inovasi dan Akselerasi' pada Rabu, 24 November 2021.

Pertumbuhan ini tentunya didukung oleh jumlah usia produktif di Indonesia dan penetrasi internet yang mencapai 202,6 juta atau 76,8 persen. Pandemi Covid-19 juga telah mendorong akselerasi adaptasi teknologi digital pada berbagai lini.

Ketua Panitia Pelaksana IDC AMSI 2021, Machroni Kusuma, mengatakan gelaran IDC tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Di tahun ini, rangkaian acara dimulai dengan Road to IDC 2021, yang merupakan webinar digelar di sejumlah kota di Indonesia.

" Diawali dengan Road to IDC 2021 mulai 15 hingga 18 November lalu di delapan provinsi yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, dan puncaknya IDC 2021 dilaksanakan 24-25 November," Machroni.

Pada puncak IDC 2021, para pengambil keputusan, praktisi, serta profesional akan bertemu dan mengutarakan pandangan terkait potensi lompatan digital ke depan. Terlebih, Indonesia kini tengah menyongsong era komunikasi digital generasi kelima (5G).

 

Buka IDC AMSI 2021, Menko Airlangga: Peluang Ekonomi Digital Terbuka Lebar
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
2 dari 3 halaman

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, mengatakan pertumbuhan teknologi digital yang cepat di Indonesia perlu didorong kolaborasi dari semua pihak. Sehingga semua mulai di tingkat pusat hingga daerah dapat dimaksimalkan.

" IDC 2021 ini bertujuan merekam seberapa cepat kita berlari dan bagaimana peluang kita untuk berkolaborasi. Meringkas sesuatu menjadi begitu efektif, powerfull dan efisien," kata Wens.

Pada sesi I di hari pertama, IDC membahas Proyeksi dan Strategi Akselerasi Bank Digital 2022 dengan menghadirkan sejumlah pembicara. Seperti Deputi Komisioner OJK Institut dan Keuangan Digital Imansyah, Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan, Suminto.

Pembicara lain adalah Direktur Informasi & Teknologi Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur IT dan Operasi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Y.B. Hariantono, dan Direktur Utama Bank Raya Kaspar Situmorang.

 IDC AMSI© AMSI

3 dari 3 halaman

Sesi II IDC AMSI mengangkat tema Tantangan E-Commerce dan Logistik 2022 dengan keynote speaker Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Jerry menilai IDC AMSI 2021 bisa memberikan masukan positif kepada pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital.

Dalam pandangan Jerry, ada empat syarat ekonomi digital bisa berkembang.

" Pertama adalah SDM, lalu infrastruktur yang merata, dan iklim usaha yang mendukung startup. Selain itu perlu regulasi yang dinamis dan adaptif," kata Jerry.

Pembicara lain di Sesi II adalah CEO of Marketplace Tokopedia Anthony Wijaya, Ketua umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, dan Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi. Hadir pula VP Strategi dan Pengembangan MRP PT PLN (Persero), Susilo.

Puncak IDC AMSI 2021 dilanjutkan Kamis, 25 November 2021 dengan menghadirkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate. Hadir pula sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak seperti Google, PT BNI (Persero) Tbk, Astra, Bank Raya, PT PLN (Persero), Pertamina, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara dan MS Glow.

Join Dream.co.id