KPR Hits BTN Syariah Diminati Milenial, Ini Alasannya

Dinar | Kamis, 16 Mei 2019 14:45
KPR Hits BTN Syariah Diminati Milenial, Ini Alasannya

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Ini yang menjadi alasan generasi milenial menyukai produk pembiayaan rumah syariah UUS BTN.

Dream – Produk Kredit Pemilihan Rumah (KPR) syariah terbaru BTN Syariah, KPR Hits,  berhasil menarik perhatian generasi milenial. Produk pembiayaan dari Unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk ini memang sengaja dirancang sesuai gaya hidup anak kekinian. 

“ Animo masyarakat bagus sampai saat ini,” kata Kepala Cabang KC BTN Syariah Harmoni, Asvianti Handaru Wulan, kepada Dream, usai acara Dream Iftar Ramadan Office to Office, Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.

Asvianti menjelaskan persyaratan yang diharapkan memenuhi kebutuhan dan gaya hidup anak milenial diantaras kemudahan dalam angsuran. KPR Hits membebaskan nasabahnya untuk mengangsur uang muka sebanyak 5 kali sepanjang 30 tahun.

Menurut Asvianti, program KPR dengan masa angsuran tersebut belum pernah dibuat bank manapun di Tanah Air.  

Dia mengatakan ketertarikan generasi milenial ini didukung oleh gaya hidup mereka yang serba enak.

“ Mereka tertarik sekali karena lifestyle mereka seperti traveling bisa tetap jalan tapi mereka juga punya rumah,” kata Asvianti.

Sekadar informasi, BTN Syariah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyediakan hunian dalam program sejuta rumah. “ Itu sudah dipenuhi sejak Pak Jokowi mencanangkannya 2-3 tahun lalu,” kata dia.

Menurut data BTN Syariah, pertumbuhan KPR syariah tertinggi terdapat di Jawa Timur dengan 288 nasabah dan penyaluran lebih dari Rp143 miliar serta backlog yang mencapai 894.359 unit.

" Selain itu kita juga memiliki produk KPR lainnya untuk berbagai kebutuhan dan layer ekonomi masyarakat," kata dia.

2 dari 2 halaman

Dukung Masterplan Ekonomi Syariah

Selain itu, Asvianti juga angkat bicara tentang Masterplan Ekonomi Syariah yang belum lama ini diluncurkan. Dia optimistis panduan itu bisa membantu pihaknya untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Sekadar informasi, salah satu target besar MEKSI adalah meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah menjadi 20 persen selama lima tahun ke depan.

Target tersebut akan berdampak pada permintaan produk dan jasa halal yang mencakup berbagai sektor mulai dari makanan halal, pariwisata halal hingga KPR syariah.

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone
Join Dream.co.id