BTN Perkuat Cabang Syariah di Aceh

Dinar | Selasa, 21 Januari 2020 15:13
BTN Perkuat Cabang Syariah di Aceh

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bank ini mengkonversi unit konvensionalnya menjadi syariah.

Dream - PT Bank Tabungan Negara (Persero)/BTN memperkuat cabang syariah di Aceh. Perusahaan pelat merah ini mengkonversi cabang konvensionalnya menjadi Kantor Cabang Syariah (KCP).

Tujuannya untuk menyukseskan penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sekaligus meningkatkan bisnis syariah di Aceh.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 21 Januari 2020, BUMN ini siap mendukung pengembangan ekonomi syariah di Aceh. Dengan konversi empat kantor ini, BTN juga siap menggarap beragam potensi di sektor perumahan di Aceh.

“ Kami berharap konversi ini akan mempermudah masyarakat Aceh mengakses dan menggunakan produk serta layanan syariah, terutama dalam memiliki hunian,” kata Corporate Secretary BTN, Achmad Chaerul, di Jakarta.

Empat unit usaha syariah (UUS) yang dikonversi menjadi KCP adalah KCP Syariah Ulee Kareng, KCP Syariah Meulaboh, KCP Syariah Langsa, dan KCP Syariah Lhokseumawe.

Konversi jaringan ini mengikuti kebijakan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Kebijakan tersebut ditetapkan sesuai keistimewaan Aceh dalam pelaksanaan syariat Islam dan memerlukan layanan lembaga keuangan syariah.

Dengan adanya konversi ini, seluruh produk dan layanan perbankan konvensional milik Bank BTN di Aceh akan berganti ke sistem syariah.

" Kami pastikan tidak akan mengurangi hak nasabah konvensional Bank BTN di Aceh dalam proses konversi ini. Kami juga akan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah kami di Aceh," kata dia.

2 dari 7 halaman

Bisa Genjot Pembiayaan di Aceh

Dengan adanya konversi ini, BTN tercatat memiliki tujuh unit kantor di Aceh dengan rincian 1 Kantor Cabang Syariah, 4 KCP Syariah, 1 Kantor Kas, dan 1 Payment Point.

Dengan armada tersebut, Bank BTN mencatatkan posisi aset di Aceh sekitar Rp1,3 triliun per Desember 2019. Posisi tersebut naik 12,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp1,16 triliun pada Desember 2018.

Peningkatan jumlah jaringan kantor syariah Bank BTN di Aceh juga diyakini akan mengakselerasi penyaluran pembiayaan syariah dan penghimpunan dana. Chaerul menyebutkan hingga akhir tahun lalu, Bank BTN telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp1,26 triliun di Aceh.

Penyaluran tersebut naik sekitar 11,5 persen yoy dari Rp1,13 triliun pada periode yang sama di 2018.

" Kami melihat potensi bisnis di sektor real estate masih tinggi di Aceh. Kami yakin lini bisnis syariah Bank BTN yang berfokus pada pembiayaan di sektor perumahan akan mampu menggarap berbagai potensi tersebut," kata Chaerul.

3 dari 7 halaman

September 2019, BTN Syariah Salurkan Pembiayaan Rp29,46 Triliun

Dream - BTN Syariah mencatatkan kinerja positif hingga Kuartal III 2019. Pada September lalu, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini membukukan penyaluran pembiayaan mencapai Rp29,46 triliun.

Jumlah tersebut naik 19,56 persen year on year (yoy). Di waktu yang sama tahun lalu, pembiayaan yang tersalurkan sebanyak Rp24,64 triliun.

Dikutip dari Merdeka.com, Kamis 21 November 2019, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BTN Syariah juga mengalami kenaikan. Porsi kenaikannya mencapai 20,78 persen dari Rp19,54 triliun pada September 2018 menjadi Rp23,6 triliun pada September 2019.

 

September 2019, BTN Syariah Salurkan Pembiayaan Rp29,46 Triliun© MEN

 

Hingga bulan ke-11 2019, BTN Syariah menambah jaringan kantor baru. Unit paling baru dibuka yaitu di Kendari, Sulawesi Tenggara yang menjadi Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25 di seluruh Indonesia.

" Upaya kami menghadirkan KCS Kendari merupakan langkah menggairahkan sektor properti di Kendari," kata Direktur BTN, Dasuki Amsir.

BTN ingin menggarap pertumbuhan potensi bisnis properti di Kendari. Hal ini melihat peluang pertumbuhan bisnis properti di Kendari masih besar.

Apalagi, pertumbuhan ekonomi di Kendari masih mendominasi dibandingkan daerah lainnya. Selain itu, mulai naiknya permintaan masyarakat akan layanan perbankan syariah pun menjadi potensi bisnis bagi UUS BTN.

4 dari 7 halaman

KPR Hits BTN Syariah Diminati Milenial, Ini Alasannya

Dream – Produk Kredit Pemilihan Rumah (KPR) syariah terbaru BTN Syariah, KPR Hits,  berhasil menarik perhatian generasi milenial. Produk pembiayaan dari Unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk ini memang sengaja dirancang sesuai gaya hidup anak kekinian. 

“ Animo masyarakat bagus sampai saat ini,” kata Kepala Cabang KC BTN Syariah Harmoni, Asvianti Handaru Wulan, kepada Dream, usai acara Dream Iftar Ramadan Office to Office, Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.

Asvianti menjelaskan persyaratan yang diharapkan memenuhi kebutuhan dan gaya hidup anak milenial diantaras kemudahan dalam angsuran. KPR Hits membebaskan nasabahnya untuk mengangsur uang muka sebanyak 5 kali sepanjang 30 tahun.

Menurut Asvianti, program KPR dengan masa angsuran tersebut belum pernah dibuat bank manapun di Tanah Air.  

 

KPR Hits BTN Syariah Diminati Milenial, Ini Alasannya© MEN

 

Dia mengatakan ketertarikan generasi milenial ini didukung oleh gaya hidup mereka yang serba enak.

“ Mereka tertarik sekali karena lifestyle mereka seperti traveling bisa tetap jalan tapi mereka juga punya rumah,” kata Asvianti.

Sekadar informasi, BTN Syariah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyediakan hunian dalam program sejuta rumah. “ Itu sudah dipenuhi sejak Pak Jokowi mencanangkannya 2-3 tahun lalu,” kata dia.

Menurut data BTN Syariah, pertumbuhan KPR syariah tertinggi terdapat di Jawa Timur dengan 288 nasabah dan penyaluran lebih dari Rp143 miliar serta backlog yang mencapai 894.359 unit.

" Selain itu kita juga memiliki produk KPR lainnya untuk berbagai kebutuhan dan layer ekonomi masyarakat," kata dia.

5 dari 7 halaman

Dukung Masterplan Ekonomi Syariah

Selain itu, Asvianti juga angkat bicara tentang Masterplan Ekonomi Syariah yang belum lama ini diluncurkan. Dia optimistis panduan itu bisa membantu pihaknya untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Sekadar informasi, salah satu target besar MEKSI adalah meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah menjadi 20 persen selama lima tahun ke depan.

Target tersebut akan berdampak pada permintaan produk dan jasa halal yang mencakup berbagai sektor mulai dari makanan halal, pariwisata halal hingga KPR syariah.

6 dari 7 halaman

Selain Uang Baru, Ini Persiapan BTN Syariah Jelang Lebaran

Dream – Perbankan mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kalangan perbankan mulai sibuk mempersiapkan uang tunai sampai infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Fitri. 

Persiapan juga dilakukan unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero)/BTN, BTN Syariah.

Kepala Cabang BTN Syariah cabang Harmoni, Asvianti Handaru Wulan, menjelaskan kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Lebaran memang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya.

Perusahaan mengantisipasi peningkatan tersebut dengan menyediakan uang tunai yang lebih banyak dari kebutuhan normal.

 

Selain Uang Baru, Ini Persiapan BTN Syariah Jelang Lebaran© MEN

 

" Kita tidak bisa sebutkan nominalnya, tapi diberikan kelonggaran untuk mencetak 1,4 kali lebih banyak uang tunai dibandingkan biasanya," kata Asvianti.

" Proyeksi naik, kebutuhan kan lebih banyak. Yang biasanya pakai uang kusut gak apa-apa sekarang pada cari uang baru."

Asvianti mengatakan sebagian uang tunai akan disebar ke kantor BTN Syariah ke seluruh Indonesia. Pemenuhan uang tunai menitikberatkan di gerai ATM. Unit syariah bank pelat merah itu ingin mempermudah masyarakat mengakses dana tunai.

Sekadar informasi, operasional bank ini tutup selama libur Lebaran.

7 dari 7 halaman

Bagaimana dengan Kesiapan Infrastruktur?

Asvianti mengatakan pihaknya mempersiapkan jaringan IT yang optimal. Persiapan ini bertujuan untuk mendukung channel pembayaran elektronik, seperti mobile banking dan jaringan ATM.

UUS BTN Syariah juga menyiapkan tim monitoring dipersiapkan untuk siaga selama libur lebaran.

" Sudah di-handle oleh kantor pusat. KC harus siap. Ini bukan proses pertama, setiap hari besar dan libur lebaran kita sudah biasa tangani," kata dia.

Join Dream.co.id