Triks Menyiasati Melamar Kerja Tak Sesuai Kualifikasi yang Diminta

Dinar | Minggu, 22 September 2019 15:00
Triks Menyiasati Melamar Kerja Tak Sesuai Kualifikasi yang Diminta

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kadang ada saja pelamar yang melamar kerja tanpa memperhatikan kualifikasi.

Dream – Pencari kerja terkadang menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan pekerjaan. Salah satunya dengan melamar tanpa kualifikasi yang sesuai.

Dikutip dari Karir.com, perusahaan pada dasarnya menetapkan kualifikasi untuk lowongan tertentu untuk memastikan karyawan itu cakap dan mampu mengerjakan suatu tugas. Kalau tak memenuhi kualifikasi, akan ada gap antara hasil pekerjaan dengan target yang telah ditentukan.

Bagi pencari kerja, rasanya sah-sah saja jika ingin mencoba peruntungan dengan melamar ke posisi yang kira-kira cocok. Tapi, jangan terlalu berharap kamu bisa mendapatkan pekerjaan dengan cara ini.

Perusahaan pastinya akan menilai kemampuan yang kamu miliki untuk pekerjaan ini. Tapi, jangan terlalu berharap bisa mendapatkan pekerjaan dengan cara ini.

Perusahaan tetap menilai kemampuan yang dimiliki untuk pekerjaan ini. Jika cocok untuk menilai pekerjaan tersebut, ada kemungkinan kamu bisa mendapatkan pekerjaan dengan cara ini.

2 dari 9 halaman

Lowongan Apa yang Bisa Dicoba?

Jika memang tetap ingin mencoba melamar kerja walaupun tak punya kualifikasi yang cukup, pastikan pekerjaan yang kamu lamar itu bersifat umum. Misalnya, lowongan kerja di bagian administrasi atau sales.

Dua bagian ini tak disyaratkan harus punya keahlian atau pengalaman khusus.

Selain itu, lowongan untuk fresh graduate biasanya juga tidak memberikan diberikan keahlian khusus kecuali untuk pekerjaan di bagian teknik. Tetapi sekali lagi, tidak ada jaminan bahwa kamu bisa langsung bekerja karena tentunya akan banyak pelamar yang mengincar posisi ini.

Disarankan kamu menambah skill atau pengetahuan tertentu sebelum benar-benar melamar tanpa kualifikasi sama sekali. Minimal punya kemampuan dasar untuk pekerjaan yang akan kamu lamar.

Semakin banyak pengetahuan yang kamu miliki tentunya akan semakin besar peluang perusahaan untuk melirik lamaran yang kamu kirimkan. Untuk menambah pengetahuan ini bisa kamu lakukan dengan cara belajar secara otodidak atau mencoba magang di bidang tersebut. Memang terlihat sulit, tapi dengan melalui tahapan proses tersebut hasil akhirnya bisa lebih baik dibandingkan tanpa keahlian sama sekali.

3 dari 9 halaman

Melamar Kerja Zaman `Jadul` dan Milenial

Dream – Melamar pekerjaan merupakan sebuah aktivitas yang pasti dilakukan sebelum mulai bekerja di sebuah perusahaan. Aktivitas ini mengalami pergeseran yang cukup banyak dari masa ke masa seiring dengan perubahan jaman.

Teknologi ternyata mengubah kebiasaan para pekerja dalam melamar pekerjaan, baik internet maupun media sosial. Dua teknologi ini juga mengubah kebiasaan perusahaan dalam proses rekrutmen.

Bicara tentang proses rekrutmen dan teknologi, ternyata proses melamar kerja antara generasi “ dulu” dengan kekinian berbeda.

 

 Melamar Kerja Zaman Jadul dan Milenial

 

Dikutip dari Karir.com, Jumat 23 November 2018, pada era pekerja baby boomers dan juga generasi X proses melamar kerja cukup sulit dan juga memakan waktu yang tidak sebentar.

Proses melamar kerja hingga akhir tahun 1990 tidak mengalami banyak perubahan, karena media yang digunakan dalam menyebarkan informasi lowongan pekerjaan masih sangat terbatas.

Perusahaan-perusahaan di masa ini sangat mengandalkan media cetak untuk menyebarkan informasi mengenai lowongan pekerjaan yang mereka miliki. Proses rekrutmen cukup memakan waktu yang lama karena komunikasi masih menggunakan via pos dan memerlukan waktu yang tidak sebentar.

4 dari 9 halaman

Pakai Metode Ini

Cara lainnya yang banyak dilakukan oleh pencari kerja pada masa ini adalah dengan melakukan proses canvasing ke berbagai perusahaan dan juga pabrik yang ada. Mereka akan mengirimkan lamaran pekerjaan tanpa peduli apakah perusahaan tersebut memang sedang membuka lowongan kerja atau tidak sama sekali.

Jadi, bukan sebuah pemandangan yang aneh pada masa itu jika ada seorang pencari kerja membawa banyak cv bergerak dari satu kantor ke kantor lainnya.

Sistem referal antar pegawai untuk mencari kandidat juga sangat diandalkan dalam merekrut pegawai yang baru. Apabila ada lowongan atau posisi baru di perusahaan, mereka biasanya akan merekomendasikan kepada teman atau saudara yang mereka kenal sesuai dengan pekerjaan tersebut.

Oleh karena itu, tidak jarang kita melihat banyak pegawai di era ini memiliki kedekatan yang sangat tinggi antar pegawai. (ism)

5 dari 9 halaman

Resapi 4 Alasan Ini, Kamu Layak Melamar Kerja di Manapun!

Dream - Sahabat Dream, pernahkah kamu merasa sangat tertarik dengan sebuah lowongan kerja segera hati rasanya ingin langsung mengirimkan surat lamaran? Perasaan ini pasti pernah dirasakan seseorang yang mencari pekerjaan baru, terlebih lulusan baru.

Ada kalanya kamu pasti merasa ragu ketika hendak mengirimkan lamaran. Satu pertanyaan yang sering mengganjal. 'Apa yang saya punya untuk posisi ini?'

Dilansir dari The Muse, Rabu 15 Agustus 2018, pakar karier di EllenFondiler.com, Ellen Fondiler, mengatakan perasaan tak percaya diri seperti ini kerap terjadi. Lulusan baru merasa tak punya modal apa-apa untuk melamar pekerjaan, misalnya kurang pengalaman dan kurang bernilai.

 

 Resapi 4 Alasan Ini, Kamu Layak Melamar Kerja di Manapun!

 

“ Kadang-kadang kamu benar dan kadang-kadang kamu sangat salah,” kata Ellen.

Dia menyarankan pencari kerja mengusir pemikiran “ tak punya apa-apa” untuk perusahaan yang dilamar.

Berikut ini empat alasannya, menurut Ellen.

6 dari 9 halaman

Kamu Punya Gairah

Jika kamu benar-benar bergairah terhadap pekerjaan atau perusahaan yang dipilih, itu adalah karakteristik yang sangat berharga. Passion ini akan memperbaiki kamu dan menjadikanmu sebagai pekerja keras, lebih keras dari orang lain.

 Kalau punya passion, itu nilai lebihmu.

Energi yang akan membakar semangatmu untuk menyelesaikan pekerjaan dan bisa menginspirasi orang lain.

Kalau calon perusahaan bisa melihat gairdah dalam hidupmu? Itu jauh lebih berharga daripada emas. Tunjukkan gairah itu dalam surat lamaran dan tuliskan apa yang memikat perhatianmu ke perusahaan tersebut.

7 dari 9 halaman

Kamu Punya Ide Segar

Kamu akan terkejut dengan berapa banyak perusahaan sukses yang membuang uang, waktu, dan SDM untuk cara lama dalam melakukan sesuatu. Cara ini akan membuat segala hal tidak efisien.

 Kamu bisa memberikan ide-ide segar kepada perusahaan.

Bagi orang yang tidak memiliki pengalaman, kamu bisa menyumbangkan ide-ide brilian untuk merombak kebijakan lama. Kamu bisa menuliskan poin-poin itu di surat lamaran dan menyajikan rencana agar tujuanmu tercapai.

8 dari 9 halaman

Kamu Bisa Beradaptasi dengan Cepat

Kamu bisa bekerja keras tanpa mengeluarkan peluh sedikit pun. Kamu cukup mempelajari teknologi baru, menyesuikan diri dengan permintaaan. Di era serba canggih ini, keterampilan adaptasi tentu diperlukan.

 

 Adaptasi menjadi kunci bagimu.

 

Cara terbaik untuk mendemonstrasikamn keterampilan beradaptasi adalah kamu selalu update tentang perkembangan teknologi. Tak hanya itu, skill kerjamu juga harus terus update dan menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Cara ini akan membuat calon perusahaan memilihmu.

9 dari 9 halaman

Kamu Punya Keterampilan Nyata

Ini kerap terjadi. Apa yang kamu pikirkan bertentangan dengan apa yang kamu punya. Kamu punya keterampilan yang siap dijual.

 

 Terampil menulis juga menjadi nilai lebih di resume.

 

Contohnya, kamu punya blog ketika SMA. Ini akan memberikanmu keterampilan menulis dan komunikasi yang kuat. Ini juga bisa “ mengemas” dirimu menjadi lebih bernilai. 

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id