UMP 2022 DKI Jakarta Tertinggi & Jawa Tengah Terendah, Cek Gaji Barunya

Dinar | Selasa, 16 November 2021 11:35

Reporter : Alfi Salima Puteri

Sebanyak 26 dari 34 provinsi dikabarkan sudah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota.

Dream - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memproyeksikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 dengan rata-rata sebesar 1,09 persen. Para pekerja di DKI Jakarta bisa sedikti tersenyum karena menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi. 

Data resmi kenaikan UMP 2022 akan diumumkan paling lambat pada 21 November 2021.

Hingga Dari 34 Provinsi terdapat 26 Provinsi yang telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Dari seluruh Kabupaten/Kota di 26 Provinsi sebanyak 255 Kab/kota yang telah menetapkan UMK.

Hal ini sudah disesuaikan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan angka pertumbuhan ekonomi hingga konsumsi di daerah tersebut.

“ Data Statistik Upah Minimum, UMP tertinggi DKI Jakarta Rp 4.453.724, UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011. Rata-rata penyesuaian UMP 1,09 persen,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri dikutip dari Liputan 6, Senin, 15 November 2021.

UMP 2022 DKI Jakarta Tertinggi & Jawa Tengah Terendah, Cek Gaji Barunya
Foto: Ilustrasi/shutterstock
2 dari 6 halaman

Ada inflasi terendah & tertinggi

Untuk pertumbuhan ekonomi tertinggi diperoleh Maluku Utara dengan kenaikan 12,76 persen, dan pertumbuhan ekonomi terendah adalah Bali -5,83 persen.

Sementara, inflasi terendah yakni Papua -0.40 persen, dan inflasi tertinggi adalah Bangka Belitung sebesar 3,29 persen.

Lebih lanjut, Dirjen Indah menjelaskan, adanya penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan bertujuan untuk menjaga kedeimbangan dan meminimalisir kesenjangan antar wilayah.

Dia menegaskan, penetapan upah minimum dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan di daerah yang kisaran upahnya masih di bawah rata-rata nilai kebutuhan konsumsi.

3 dari 6 halaman

Sektor UMKM dikecualikan dari Aturan UMK

Sementara itu, anggota Dewan Pengupahan Nasional dari unsur pakar Joko Santosa mengatakan bahwa PP Nomor 36 Tahun 2021 bertujuan untuk mewujudkan keadilan antar wilayah di Indonesia.

" Upah minimum yang saat ini ditujukan untuk adil antar wilayah. Jadi semua wilayah itu akan dikerucutkan di dalam batas atas dan batas bawah melalui mekanisme penerapan upah minimum oleh pemerintah," kata Joko.

PP Nomor 36 Tahun 2021 tentunya mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, mencakup perubahan dalam pengaturan penetapan upah minimum.

Berdasarkan peraturan sebelumnya, selain ada upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) ada juga penetapan upah minimum berdasarkan sektor.

Menurut Joko, dalam peraturan pengupahan yang baru, penetapan upah minimum mencakup UMP dan UMK serta pengecualian upah minimum bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Aturan pengupahan yang baru juga mencakup dua formula penghitungan upah minimum, yaitu penyesuaian upah minimum bagi daerah yang sudah memiliki dan penyusunan formula penempatan untuk daerah yang baru akan memberlakukan.

Sementara, berdasarkan ketentuan yang baru, upah minimum ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan, yang variabelnya meliputi paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja, dan besaran upah.

4 dari 6 halaman

10 Negara yang Bayar Mahal Profesi Guru, Ada Indonesia?

Dream – Selain hari lahir TNI, tanggal 5 Oktober juga diperingati banyak negara sebagai Hari Guru Internasional. Hampir semua negara di dunia menempatkan guru sebagai profesi yang mulia dan berperan vital bagi perkembangan dunia pendidikan.

Di Indonesia, masalah klasik terkait guru adalah penghasilan yang tak sesuai dengan pengorban dan tugas penting yang mereka imbang. Terlebih untuk guru-guru honerer yang memperoleh gaji berdasarkan jumlah jam mengajar mereka.

BPJS Kesehatan Buka Lowongan, Hari Ini Terakhir Pendaftaran

Kondisi berbanding terbalik terjadi di negara yang umumnya sudah memiliki sistem pendidikan lebih baik. Para pendidik mendapatkan apresiasi berupa penghasilan cukup tinggi dibandingkan di Indonesia. Kesejahteraan para guru juga selalu menjadi perhatian.

Dikutip dari worldscholarshipforum, Selasa 5 Oktober 2021, tentu saja bayaran ini bergantung pada negara, lokasi, kualifikasi, lama pengalaman, dan ketersediaan dana. Ada 10 negara yang diketahui membayar mahal untuk gaji guru.

5 dari 6 halaman

Sebagian Besar Berasal dari Eropa

Dari data tersebut diketahui banyak negara, terutama yang ekonominya lebih mapan, telah memberikan penghasilan kepada seorang guru dengan total di atas miliaran rupiah per tahun.

Sebagian besar guru-guru yang berada di negara Eropa mendapat penghasilan besar bahkan mendominasi urutan 10 besar dunia. 

AHM Buka Lowongan untuk Lulusan Sarjana, Ini Rinciannya

Di peringkat tersebut, juga tercatat penghasilan guru di Amerika Serikat, Kanada termasuk dalam kategori terbaik.

Satu-satunya negara dekat Indonesia yang memperhatikan kesejahteraan terbaik bagi para gurunya adalah Australia. Indonesia sendiri tidak masuk dalam daftar urutan 10 besar negara pemberi ganji terbesar di dunia.   

Para guru di Swiss menjadi tenaga pendidik yang paling besar mendapat penghasilan dibandingkan rekan-rekannya di seluruh dunia. Rata-rata para guru di negara kaya Eropa ini mendapat penghasilan  US$110 ribu atau sekitar Rp1,56 miliar per tahun.

 

6 dari 6 halaman

Daftar 10 Negara dengan Gaji Guru Terbesar

Berikut ini adalah daftar 10 negara dengan gaji guru termahal di dunia.

1. Swiss: Rp1,56 miliar

Telkom Buka Lowongan Kerja Buat Fresh Graduate, 39 Posisi Dibutuhkan

2. Luksemburg: Rp1,42 miliar

3. Kanada: US$74 ribu

4. Jerman: US$70 ribu

5. Belanda: US$67 ribu

6. Australia: US$67 ribu

7. Amerika Serikat: US$60 ribu

8. Irlandia: US$53 ribu

9. Denmark: US$52 ribu

10. Austria: US$50 ribu

Join Dream.co.id