MUI Dapat Layanan Khusus dari BNI Syariah

Dinar | Jumat, 30 Oktober 2020 07:41

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa saja layanan perbankan yang diberikan bank syariah ini?

Dream – PT BNI Syariah memberikan layanan perbankan syariah kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan layanan berupa pembiayaan konsumtif dan payroll, bank syariah ini berharap pengurus dan anggota MUI dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

“ Semoga MUI dapat memanfaatkan produk dan layanan yang dimiliki BNI Syariah, yang dilengkapi dengan teknologi berbasis digital,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 28 Oktober 2020.

Firman mengatakan, layanan ini berupa pembiayaan kepemilikan rumah BNI Griya iB Hasanah, pembiayaan kepemilikan rumah subsidi KPR Sejahtera Syariah, Pembiayaan Multiguna BNI Multiguna iB Hasanah, Pembiayaan kepemilikan kendaraan BNI Oto iB Hasanah, Pembiayaan Konsumtif BNI Fleksi iB Hasanah, dan Pembiayaan Umroh, BNI Fleksi Umroh iB Hasanah; serta fasilitas auto kredit pembayaran gaji atau payroll.

Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) mempermudah semua pegawai MUI untuk mengakses layanan perbankan, termasuk transaksi.

Bank ini menyediakan online melalui channel ATM, ataupun melalui lebih dari 380 outlet BNI Syariah dan 1.747 SCO (sharia channeling office) BNI seluruh Indonesia. BNI Syariah juga mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16 ribu ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama.

Lebih jauh, manfaat layanan ini dapat mempermudah monitoring transaksi keuangan kapan pun.

“ Saat ini BNI Syariah juga memiliki fasilitas pembukaan rekening secara online melalui bro.bnisyariah.co.id. Di website ini calon nasabah dapat menentukan sendiri jenis tabungan yang akan dipilih dimanapun dan kapanpun melalui mobile phone sehingga waktu efisien,” kata dia.

Sekadar informasi, pada triwulan II tahun 2020 BNI Syariah mencatatkan total aset Rp50,76 triliun, naik sebesar 19,46 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2019 yaitu Rp42,49 triliun.

“ Pertumbuhan aset ini semakin mengokohkan posisi BNI Syariah sebagai bank syariah BUKU III dengan peringkat aset kedua terbesar di Indonesia,” kata Firman.

MUI Dapat Layanan Khusus dari BNI Syariah
BNI Syariah Memberikan Layanan Perbankan Syariah Kepada Majelis Ulama Indonesia (Foto: Ilustrasi/BNI Syariah)
2 dari 4 halaman

BNI Syariah Target Rp5 Miliar dari Sukuk Wakaf Tunai

Dream – PT BNI Syariah mendapatkan amanah dari Kementerian Keuangan untuk pertama kali menkadi penjual cash wakaf linked sukuk (CWLS) Sukuk SWR001 tahun 2020. Bank syariah ini membidik Rp5 miliar dari pemasaran produk sukuk wakaf SWR001.

“ BNI Syariah untuk pertama kalinya telah mendapatkan kepercayaan dari Kementeriann Keuangan Indonesia menjadi mitra distribusi CWLS SWR001 tahun 2020,” kata Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 23 Oktober 2020.

 

 BNI Syariah Target Rp5 Miliar dari Sukuk Wakaf Tunai© Dream

 

Iwan mengatakan permintaan sukuk ritel ini cukup menarik. Sebab, instumen sukuk ritel wakaf uang ini pertama kali dilakukan di Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

Untuk mencapai target ini, bank syariah itu melakukan beberapa strategi, seperti sosialisasi dengan mengundang nasabah wakif prioritas dan perwakilan nazir dari Yayasan Hasanah Titik dan Dompet Dhuafa.

“ Melalui tim layanan dan marketing, BNI Syariah juga melakukan cross selling kepada nasabah untuk dapat berpartisipasi di SWR001,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Perkuat Kapasitas Ekonomi Keuangan Syariah

Kepala Sub Direktorat Peraturan SBSN dan Pengelolaan Aset SBSN Kementerian Keuangan, Agus Prasetya Laksono mengatakan urgensi penerbitan CWLS adalah untuk memperkuat kapasitas ekonomi keuangan syariah, penguatan institusional pengelolaan wakaf nasional, dan pengembangan investasi sosial ditengah pandemi COVID-19.

“ CWLS Ritel dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (judi), serta telah mendapatkan pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional dan Majelis Ulama Indonesia,” kata Agus.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menawarkan Sukuk Wakaf Ritel (SWR) 001 atau Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS) Ritel pada 9 Oktober hingga 12 November 2020. Ini adalah instrumen investasi sosial yang relatif baru di Indonesia.

4 dari 4 halaman

Komitmen Dukung Gerakan Wakaf Nasional

Penerbitan CWLS Ritel seri SWR001 tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung Gerakan Wakaf Nasional, dan membantu pengembangan investasi sosial dan wakaf produktif di Indonesia.

Melalui CWLS Ritel seri SWR001, Pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.

CWLS ritel seri SWR001 memiliki tenor 2 tahun dan menawarkan tingkat imbalan atau kupon tetap sebesar 5,5 persen per tahun, yang imbalannya akan disalurkan untuk program atau kegiatan sosial yang memiliki dampak sosial dan ekonomi untuk masyarakat.

Penyaluran imbalan akan dilakukan oleh nazhir yang kredibel yang ditunjuk oleh Lembaga Keuangan Syariah-Penerima Wakaf Uang (LKS PWU) dan disetujui oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai regulator dan pengawas nazhir.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penyaluran dana imbalan CWLS, nazhir wajib membuat laporan kepada BWI, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan wakif (pembeli CWLS).

Join Dream.co.id