Penurunan BI Rate Tak Mampu Angkat Indeks Syariah

Dinar | Kamis, 19 September 2019 16:50
Penurunan BI Rate Tak Mampu Angkat Indeks Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati

IHSG juga ikut merunduk.

Dream - Kabar baik kpeutusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,25 persen direspons dingin pelaku pasar. Sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk indeks saham syariah, justru bergerak melemah.

Selain memantau hasil Rapat Dewan Gubernur BI, investor juga masih mengikuti kabar terbaru dari rilis pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserves. 

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Kamis, 19 September 2019 Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 0,981 poin (0,51%) ke level 191,081. ISSI hanya bergerak menguat di menit awal perdagangan

ISSI dibuka menguat ke level 192,170 di ses pra-pembukaan dan masih melaju naik ke level 192,279. Puncaknya ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 192,488 di satu menit usai bel tanpda perdagangan dimulai.

Namun penguatan itu berlangsung singkat. Investor gencar melakukan aksi jual saham dan menyeret ISSI jatuh ke zona merah. ISSI melemah ke level terendah di 190,909.

Koreksi juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang terpangkas 6,552 poin (0,94%) ke level 693,627.

Sementara indeks JII70 merosot 1,928 poin (0,81%) ke levl 235,406. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 32,136 poin (0,51%) ke level 6.244,470.

2 dari 6 halaman

Para penanam modal ramai-ramai melepas sahamnya di sektor pertanian, industri aneka, dan pertambangan. Ketiga indeks sektoral ini melorot masing-masing 1,44 persen, 1,19 persen, dan 1,19 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah POLL yang harga sahamnya menguat Rp325, GHON Rp250, SILO Rp175, TCPI Rp175, dan MAPA Rp150.

Sebaliknya, harga saham UNTR melemah Rp775, TCID Rp400, SMGR Rp375, AALI Rp300, dan FASW Rp300.

Penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) justru mengerek nilai tukar rupiah. Pada 16.10, nilai tukar dolar AS melemah 45 poin (0,32%) ke level Rp14.055.(Sah)

3 dari 6 halaman

Indeks Syariah dan Rupiah Kompak Menguat

Dream - Indeks syariah kompak menguat pada Rabu 18 September 2019. Mayoritas indeks sektoral menguat, kecuali sektor pertambangan.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,815 poin (0,43%) ke level 192,062. ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka memerah di 191,183.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,257 poin (0,32%) ke level 700,179.

 Indeks Syariah dan Rupiah Kompak Menguat

Indeks JII70 menguat 1,204 poin (0,51%) ke level 237,334.

‌Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 39,943 poin (0,64%) ke level 6.276,633.

4 dari 6 halaman

Investor Kembali Pede

Investor kembali percaya diri melantai di bursa. Para penanam modal gencar membeli saham industri aneka, keuangan, dan properti.

Ketiga indeks sektor ini menguat 2,70 persen, 1,06 persen, dan 0,78 persen.

Sektor pertambangan melemah 0,38 persen setelah Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulazis bin Salman, menyebut pasokan minyak aman setelah serangan drone ke kilang minyak Aramco. Selain pertambangan, indeks sektoral yang melemah lainnya adalah pertanian sebesar 0,98 persen dan perdagangan 0,21 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah ASII yang harga sahamnya terangkat Rp225, MDKA Rp225, TCPI Rp200, dan BTPS Rp180.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah BYAN yang harga sahamnya melemah Rp400, ITMG Rp375, UNTR Rp325, UNVR Rp275, dan MINA Rp160.

Pasar masih menanti keputusan suku bunga The Fed. Ini berimbas kepada nilai tukar dolar AS.

Pada 16.05, rupiah menguat tipis terhadap dolar AS. Dolar AS melemah 18 poin (0,13%) ke level Rp14.082 per dolar AS.

5 dari 6 halaman

Indeks Syariah Berbalik Menguat, Sektor Pertanian Dilirik

Dream - Indeks syariah berbalik menguat pada penutupan Selasa 17 September 2019. Saham pertanian dan infrastruktur menjadi motor perdagangan kali ini.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat pada 0,019 poin (0,01%) ke level 191,247. ISSI menanjak setelah dibuka di 191,432.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) malah terkoreksi 2,307 poin (0,33%) ke level 697,922.

 Indeks Syariah Berbalik Menguat, Sektor Pertanian Dilirik

Indeks JII70 turun 0,021 poin (0,01%) ke level 2367,130.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 17,255 poin (0,28%) ke level 6.236,690.

6 dari 6 halaman

Saham Pertanian dan Infrastruktur Meroket

Mayoritas indeks sektoral meroket. Indeks pertanian melesat 2,95 persen dan infrastruktur 1,49 persen.

Sebaliknya, industri aneka tergelincir 2,71 persen, industri dasar 0,20 persen, dan pertambangan 0,10 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah AALI yang harga sahamnya meningkat Rp650, TCPI Rp475, MINA Rp270, FASW Rp200, dan ICBP Rp125.

Sebaliknya, harga saham INTP terkoreksi Rp300, ASII Rp225, UNTR Rp225, FISH Rp200, dan INDR Rp180.

Pada 16.13, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Kurs dolar AS menguat 43 poin (0,30%) ke level Rp14.085.

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id