Berusia 58 Tahun, Ini Harta Termahal Milik Indonesia

Dinar | Minggu, 12 Juli 2020 13:00
Berusia 58 Tahun, Ini Harta Termahal Milik Indonesia

Reporter : Syahid Latif

Bernilai Rp347 triliun, aset ini menjadi yang termahal milik pemerintah Indonesia.

Dream - Tak banyak masyararakat yang mengetahui jika pemerintah Indonesia memiliki banyak aset yang tersebar dari Aceh sampai Papua. Dari aset-aset tersebut, salah satu harta kekayaan terbesar terletak di provinsi DKI Jakarta.

Direktur Barang Milik Negara, Ditjen kekayaan Negara, Encep Sudarwan mengatakan aset termahal yang dimiliki pemerintah Indonesia bernilai sampai Rp347 triliun.

Menurut Encep, aset termahal tersebut adalah komplek Gelora Bung Karno yang berada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Gedung bernilai hingga ratusan triliun rupiah itu berupa bangun dan tanah.

“ Tanahnya Rp 345 triliun, bangunannya Rp 3 triliun. Jadi totalnya Rp 347 triliun,” ujar Encep dalam Bincang Bareng DJKN dengan tema Dukungan Kekayaan Negara dalam Upaya Pemerintah Menanggulangi Covid-19, baru-baru ini.

 

2 dari 4 halaman

10 Kementerian/Lembaga Pemegang Pemegang Aset Indonesia

Encep menjelaskan tingginya nilai aset tersebut dikarenakan GBK berada di lokasi yang sangat strategis, pusat kota Jakarta.

Bahkan Encep mengatakan jika Komplek GBK merupakan aset dengan nilai tertinggi di Tanah Air.

Sebelumnya, Kemenkeu juga membeberkan 10 Kementerian dan Lembaga (K/L) yang memiliki aset tertinggi di Indonesia. Diantaranya secara urut dimulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian PUPR, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Ristek dan Dikti,

Lima kementerian dan lembaga negara lainnya adalah POLRI, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian.

“ Sepuluh K/L ini menguasai sekitar 90 persen BMN,” kata Encep.

(Sah, Liputan6.com)

3 dari 4 halaman

Terkuak, Indonesia Punya Kekayaan Rp4.779 Triliun

Dream – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melaporkan aset kekayaan yang dimiliki Indonesia saat ini ditaksir mencapai hampir Rp 477 triliun. Kekayaan itu berasal dari barang milik negara (BMN) berupa tanah, bangunan, sampai alutista, tahun 2017-2018. 

“ R p4.779 triliun adalah posisi dari aset di dalam akun neraca terakhir,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Selasa 29 Agustus 2017.

Sri Mulyani mengatakan penilaian tersebut dilakukan pada 2007. Saat itu, aset negara sebesar Rp229 triliun. Nilai aset negara bertambah karena banyak BMN yang belum teridentifikasi, registrasi, dan tertib hukum. Lalu, tahun 2010, pemerintah merevaluasi aset.

“ Maka tahun 2010 sesudah melakukan revaluasi aset, nilainya menjadi Rp1.244 triliun,” kata dia.

 

4 dari 4 halaman

Pada tahun 2016, nilai BMN sebesar Rp2.188 triliun. Aset negara ini tersebar di 87 kementerian/lembaga dengan sekitar 26 ribu satuan kerja.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta, mengatakan penilaian kembali aset negara melibatkan banyak pihak, seperti konsultasi ke Komite Standar Akuntansi Pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan.

Penilaian kembali BMN ini melibatkan 313 tim penilai dan dilakukan dua tahun 2017-2018.

“ Dalam kurun waktu tersebut, pemerintah akan menilai 934.409 item BMN berupa 108.524 tanah, 434.801 gedung dan bangunan, serta 391.084 item jalan, irigasi, dan jaringan sampai dengan 31 Desember 2015,” kata Isa.(Sah)

Join Dream.co.id