Berawal dari Hobi Makan Rujak, Wanita Ini Kini Sukses Jualan Rujak Omzet Rp2 Juta per Hari

Dinar | Selasa, 7 Juni 2022 11:15

Reporter : Alfi Salima Puteri

Wanita bernama Lilis ini mengaku paling banyak ia bisa menjual rujaknya hingga 100 porsi dalam seharinya.

Dream - Bicara soal makanan khas Nusantara, rujak jadi salah satu kuliner yang tidak boleh terlewat. Sensasi rasa unik yang memanjakan lidah dan perut membuat makanan ini selalu menimbulkan efek nagih.

Berbagai varian rujak pun bisa ditemukan di daerah berbeda, yang jadi ciri khas kuliner masing-masing daerah.

Seorang perempuan bernama Lilis yang awalnya mempunyai hobi makan rujak, kini dirinya justru sukses menjadi seorang penjual rujak.

Berawal dari Hobi Makan Rujak, Wanita Ini Kini Sukses Jualan Rujak Omzet Rp2 Juta per Hari
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Frankav12
2 dari 4 halaman

Dulunya perempuan yang akrab disapa teh Lilis ini memang hanya hobi makan rujak manis buah, namun takdir memihak padanya.

Sebelumnya teh Lilis sempat tidak diyakini oleh beberapa orang di sekelilingnya. Orang-orang sempat meremehkannya dan menganggap teh Lilis tidak bisa berjualan.

" Orang yang tahu mah katanya ih enggak nyangka bisa dagang katanya, dulu mah manja katanya," kata teh Lilis dalam unggahan video di kanla Youtube Frankav12.

3 dari 4 halaman

Takdir nyatanya berpihak pada Lilis, meski dirinya sempat dianggap remeh-temeh, kini dia tumbuh menjadi seorang pengusaha rujak yang sukses. Dalam seharinya pun teh Lilis bisa meraup untung hingga jutaan rupiah.

Dikatakan oleh Lilis omzetnya dalam satu hari bisa sampai Rp1 juta hingga Rp2 juta rupiah. Sementara ketika jualannya sepi paling tidak ia mendapatkan untung sekitar Rp500 ribu perhari.

" Paling ramai sejuta lebih sampai dua juta perhari, sepi-sepinya ada lima ratus (ribu) kali ya," imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Pengalamannya selama menekuni jualan rujak manisnya terus terukir. Teh Lilis mengaku paling banyak ia bisa menjual rujaknya hingga 100 porsi dalam seharinya.

" Paling banyak seratus, seratus porsi, sampai sore. Kadang dari jam sepuluh saja kalau memang ramai jam sepuluh itu sudah ada yang pesan, tujuh gitu," lanjutnya.

Selama berjualan rujak, Lilis pun langsung turun tangan dan mengolah dagangannya sendiri. Setiap porsi rujak yang dijual, diulek langsung dengan tangannya sendiri.

 

Join Dream.co.id