Bukan Rp8 Juta, Ini Rata-rata Gaji Fresh Graduate di Indonesia

Dinar | Jumat, 26 Juli 2019 16:24
Bukan Rp8 Juta, Ini Rata-rata Gaji Fresh Graduate di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Menurut data pemerintah, gaji seorang fresh graduate bukanlah Rp8 juta, melainkan....

Dream – Belakangan ini, viral kasus seorang alumni mengaku dari Universitas Indonesia menolak gaji Rp8 juta dari sebuah perusahaan lokal. Dalam unggahan ini, si pelamar merasa gaji yang ditawarkan tak sepadan dengan nama beken universitasnya.

Tapi, tahukah kamu berapa gaji rata-rata lulusan baru dari universitas di pasar tenaga kerja Indonesia?

Dikutip dari Merdeka.com, Jumat 26 Juli 2019, berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), per Agustus 2018, kisaran gaji rata-rata lulusan baru di Indonesia ialah Rp2.108.362. Angka ini berada dalam kelompok pekerja berusia 20 tahun—24 tahun yang menjadi kisaran usia lulusan baru dari universitas.

Kelompok kerja bidang tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan menempati urutan teratas gaji dengan upah sebesar Rp3.327.742. Sementara terendah berada pada kelompok kerja bidang tenaga profesional, teknisi dan yang sejenis dengan besaran upah Rp1.701.183.

Gaji terbesar pada data ini ditempati oleh bidang tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan dengan kelompok usia 55 sampai 59 tahun. Besaran gaji kelompok tersebut mencapai R7.830.255.

Data ini merupakan hasil survei pemerintah pada pekerja di perkotaan dan pedesaan. Data tersebut telah diperbarui pada 6 Maret 2019.

2 dari 7 halaman

Cuitan Kocak Akun @DitjenPajakRI Hitung Pajak #GajiRp8Juta, Ini Hasilnya

Dream - Viral unggahan netizen mengaku lulusan Universitas Indonesia yang menolak gaji Rp8 juta dari perusahaan lokal membuat pengelola akun Twitter Ditjen Pajak tak tahan berkomentar. Seperti biasa, sang mimin selalu memberi pencerahan dalam unggahannya. 

Lewat akun Twitter @DitjenPajakRI, mimin siap membantu menghitung pajak yang harus dibayar netizen yang disebutnya sebagai Fresh Graduate Inidia.

" Fresh Graduate Universitas Inidia, kerja di perusahaan dengan gaji #8juta, ini PPh-nya," tulis DJP mengawali cuitannya di akun Twitternya @DitjenPajakRI, Jumat 26 Juli 2019.

Sang Mimin lalu membuat simulasi penghitungan PPh dari seorang karyawan yang bergaji Rp8 juta. Dia menggunakan perhitungan dengan membayangkan si Freshgraduate Inidia berstatus single, tak dibayar lembur, dan tak ada program pensiun.

" Gaji 8 juta. Status JOMBLO. Sabtu Minggu lembur, tapi nggak dibayar. Nggak punya program pensiun. Begini Hitung Pajak Penghasilannya," cuit DJP.

DJP menyebut pajak PPh 21 dalam setahun yang harus dibayar sebesar Rp1,86 juta. Selama sebulan, gaji karyawan ini dipotong Rp155 ribu.

3 dari 7 halaman

Begini Rinciannya

Gaji bruto karyawan sebesar Rp8 juta. Dalam setahun, penghasilan bruto mencapai Rp96 juta.

Angka ini dipotong sebesar 5 persen dari gaji, yaitu Rp4,8 juta. Potongan ini berupa biaya jabatan.

Untuk penghasilan neto, karyawan yang bersangkutan mengantongi penghasilan sebesar Rp91,2 juta.

Hasilnya, gaji bersih sebesar Rp91,2 juta. Anga ini dikurang dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) TK 0 karena masih single, yaitu Rp54 juta.

Munculah angka Rp37,2 juta sebagai penghasilan kena pajak.

PPh 21 yang dibayar sebesar 5 persen dari penghasilan kena pajak, yaitu sebesar Rp1,86 juta.

" Kerja sebagai karyawan. Jadi, pajaknya dipotong perusahaan. Tinggal minta bukti potong 1721 untuk lapor SPT Tahunan," cuit DJP.

4 dari 7 halaman

Lebih Lengkapnya

 Rincian penghitungan PPh 21 untuk gaji Rp8 juta.

5 dari 7 halaman

Viral Lulusan Mengaku dari UI Tolak Gaji Rp8 Juta dari Perusahaan Lokal

Dream - Saat melamar pekerjaan pertama, sering kali kamu menerima penawaran dari perusahaan yang tak sesuai harapan. Alasannya bisa beragam.

Lazimnya para pelamar kerja akan menolak tawaran perusahaan karena pekerjaan yang tak sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki atau penawaran gaji di bawah ekspetasi.

Setelah meminta waktu untuk berpikir dengan tawaran itu, kamu yang merasa tak cocok tentu akan langsung menolak pekerjaan tersebut.

Meskipun menolak, tetap saja kamu harus menjaga tata krama. Hal itu wajib demi kebaikanmu sendiri dan tetap menjaga reputasi. Apalagi kini sudah banyak perusahaan memantau postingan calon pegawainya di akun Instagramnya.

Apalagi jika kamu masih seorang freshgraduate. Jangan sampai kamu memperlihatkan sifat sombong seperti terlihat di postingan seorang warganet di instagram stories ini.

6 dari 7 halaman

Aksi Sombong

Dalam postingan itu terlihat seorang netizen yang mengaku freshgraduate dari Universitas Indonesia (UI). Dia menolak tawaran sebuah perusahaan lokal yang siap menggajinya sebesar Rp 8 juta.

Netizen yang diduga wanita itu beranggapan status sebagai alumnus UI seharusnya menempatkannya di level yang lebih tinggi.

Inilah isi instastorynya :

 UI

Jadi tadi gue di undang interview kerja perusahaan lokal. Dan nawarin gaji 8juta doang," tulisnya. Hellooo meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI Pak!! Universitas Indonesia. Jangan disamain ama fresh graduate kampus lain dong ah.Level UI mah udah perusahaan LN, kalo lokal mah oke aja asal harga cucok."

7 dari 7 halaman

Artis Ikut Berkomentar

Isi instastory wanita ini pun sontak membuat gemas peselancar sosial media. Bahkan beberapa artis sampai memberikan reaksi terhadap aksi sombong lulusan UI tersebut.

Salah satunya Melanie Subono yang memposting unggahan tersebut di instagramnya. Melanie menyindir kesombongan freshgraduate lulusan UI tersebut.

Berikut postingannya:

      Lihat postingan ini di Instagram

Dik minum ANGGUR gih skali kali ato piknik......... - Makasih Tuhan emak bapak saya kagak maksain gw sekolah di UI kalo keluar keluar otaknya dan bahasanya kek gini Kan dah gw bilang ..... sekolah tinggi, Duit banyak dll KAGAK JAMINAN hati ama mulut orang bener ....... - Mending sekolah setengah kek gw tapi masih punya akal dikit , mending gw #nguberanggur #anggurinajaah colek @bukuakik - #katamel #diarymel #melaniesubono #generasipenerusbangsat #malaikatbrengsek #berbagibumi #gembeltapikece #peminumbertanggungjawab

Sebuah kiriman dibagikan oleh Melanie Subono (@melaniesubono) pada 

Komentar juga diberkan presenter Feno Rose yang merupakan salah satu alumni UI

Meski pernah berkuliah di UI, Fenu mengaku pernah bekerja kantoran. Namun dia menegaskan tak pernah memperlihatkan sifat seperti unggahan mahasiswi tersebut. 

"Gw sekolah UI... gw pernah kerja kantoran.. tp gw kok gak tengil kyk gitu..," tulisnya. 

Sebaliknya, Feni malah menyindir si pengunggah status tersebut.

"mungkin itu UI jalur susah payah kali ya? Susah masuk susah keluar....," sindirnya.

Terkait
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id