Viral Uang Palsu Dijual via Olshop, Ini Cara Bedakannya dengan yang Asli

Dinar | Jumat, 19 Februari 2021 16:12
Viral Uang Palsu Dijual via Olshop, Ini Cara Bedakannya dengan yang Asli

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Penjualan uang palsu marak dijual di media sosial.

Dream – Ulah pelaku kejahatan semakin berani dan nekat. Meski tahu menyebarkan uang palsu bakal diganjar hukuman penjara, masyarakat dihebohkan dengan penjualan uang rupiah palsu melalui online shop. 

Si penjual membuat uang palsu yang sangat mirip dengan aslinya. Penjualan secara terang-terangan ini dilakukan sejak Februari 2020.

Lantas, bagaimana membedakannya uang asli dengan yang palsu?

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 19 Februari 2021, Bank Indonesia (BI) menyatakan mata uang rupiah asli akan sulit diduplikasi, meski sang pengedar mengklaim uang palsu buatannya 100 persen hampir mirip dengan yang asli.

“ Ada banyak fitur pengaman yang sangat sulit dipalsukan,” ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono kepada Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Caranya Apa Saja?

Seperti dicontohkan BI pada uang rupiah tahun emisi (TE) 2016 yang terdiri dari 7 pecahan uang rupiah kertas dan 4 pecahan uang rupiah logam, terdapat beberapa ciri yang bisa membedakan uang rupiah asli dan palsu.

Misalnya, ada frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia, tanda tangan pemerintah dan Bank Indonesia, salinan teks bertuliskan 'Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah Dengan Nilai...', serta gambar pahlawan nasional atau presiden pada bagian depan uang.

Cara yang mudah dan efektif untuk mengenali keaslian mata uang rupiah asli yakni dengan menggunakan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang).

Pada uang kertas rupiah 2016, terdapat unsur pengaman berupa Multicolour Latent Image yang dapat dikenali dengan cara dilihat. Unsur pengaman tersebut dapat dilihat pada mata uang rupiah pecahan kertas Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, dan Rp10 ribu.

3 dari 4 halaman

Lihat Juga Benang Pengaman

Kemudian, adanya benang pengaman yang tertanam pada kertas uang. Benang pengaman tersebut akan berubah warna jika dilihat dari sudut pandang tertentu pada pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Lalu, ada unsur pengaman Tinta Berubah Warna (Colour Shifting) yang terdapat pada uang kertas rupiah. Itu berupa gambar perisai yang di dalamnya berisi logo Bank Indonesia yang akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda.

Uang kertas rupiah asli juga akan terasa kasar bila diraba pada gambar utama, gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka nominal, huruf terbilang, frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, dan tulisan BANK INDONESIA.

4 dari 4 halaman

Kode Tuna Netra

Kode tuna netra juga tersedia pada uang kertas rupiah TE 2016. Bentuknya berupa pasangan garis yang terdapat di sisi kanan dan kiri uang.

Lalu juga ada tanda air berupa gambar pahlawan, ornamen (electrotype) logo Bank Indonesia yang akan terlihat bila diterawang ke arah cahaya pada pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu, serta gambar saling isi (recroverso) logo Bank Indonesia bila diterawang ke arah cahaya.

Terdapat dua alat bantu sederhana untuk mengenali ciri keaslian uang kertas rupiah, yakni sinar ultraviolet dan kaca pembesar. Kedua alat ini dapat mendeteksi gambar burung elang bondol di uang pecahan Rp 100 ribu, hingga mikroteks BI50000 pada uang pecahan Rp 50 ribu.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Join Dream.co.id