Lindungi Tenaga Medis dari Corona, Bank Mandiri Beri Asuransi Rp1 Triliun

Dinar | Rabu, 1 April 2020 19:24
Lindungi Tenaga Medis dari Corona, Bank Mandiri Beri Asuransi Rp1 Triliun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bank pelat merah ingin memberikan ketenangan bagi para tenaga medis saat `perang` melawan Covid-19.

Dream – Kementerian BUMN dan jajaran perusahaan pelat merah bahu-membahu dalam penanggulangan penyebaran virus corona. Salah satunya pemberian perlindungan asuransi kepada para tenaga medis.

Asuransi ini diberikan oleh PT Bank Mandiri Tbk (Persero) melalui anak usahanya, AXA Mandiri Financial Services.

Direktur Utama Mandiri, Royke Tumilaar, mengatakan total pertanggungan yang diberikan mencapai Rp1 triliun. Nantinya dokter akan mendapatkan uang pertanggungan Rp50 juta, perawat Rp25 juta, dan tenaga medis lainnya Rp10 juta. Asuransi ini efektif per 1 April 2020.

“ Meskipun nilai ini tak sebanding dengan risiko, kami berharap asuransi ini memberikan ketenangan batin bagi pekerja medis dan keluarga,” kata Royke dalam live streaming konferensi pers di akun Instagram Kementerian BUMN, Rabu 1 April 2020.

Asuransi yang diberikan kepada tenaga medis pasien corona adalah Asuransi Mandiri Corporate Life Plan, dengan masa berlaku hingga 31 Maret 2021. Proses klaim bisa dilakukan nasabah dengan langsung menghubungi AXA Mandiri melalui Customer Care 150083. Penjelasan lebih detil mengenai produk asuransi ini dapat dilihat di www.axa-mandiri.co.id.

2 dari 6 halaman

Gotong Royong Ini Diperlukan

Menteri BUMN, Erick Thohir, menambahkan perlindungan asuransi ini merupakan salah satu bagian dari dukungan BUMN kepada seluruh tenaga kesehatan di Indonesia yang saat ini tengah berjuang untuk merawat dan menyembuhkan masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

“ Untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini diperlukan gotong royong seluruh pihak. Pemberian asuransi ini merupakan salah satu bentuk bantuan BUMN kepada tenaga kesehatan yang tengah bertugas,” kata Erick.

Sekadar informasi, pemberian asuransi secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar kepada Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M. Faqih

3 dari 6 halaman

Merasa Tak Sendirian

Pemberian asuransi kesehatan ini disambut oleh IDI dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Daeng mengatakan bantuan perlindungan kesehatan ini sangat berarti bagi para tenaga medis. Dikatakan bahwa dukungan seperti ini menjadi semangat bagi mereka untuk melawan corona.

“ Mereka (tenaga medis) akan merasa tidak sendirian (dalam melawan corona),” kata dia.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Harif Fadilah, mengatakan dukungan ini juga menjadi penambah semangat bagi para perawat. “ Semua elemen masyarakat memberikan apresiasi dan ini menambah semangat juang,” kata Harif. 

4 dari 6 halaman

Erick Thohir Cemas Jumlah Pasien Wisma Atlet Meningkat

Dream – Wisma Atlet Kemayoran belum lama ini menjadi rumah sakit rujukan virus corona. Namun, ada satu hal yang dicemaskan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dia cemas ada kenaikan jumlah pasien yang dirujuk di rumah sakit itu.

“ Sebagai umumnya, manusiawi, ada rasa risau,” kata dia dalam live streaming di Jakarta, Selasa 24 Maret 2020.

 

 

 Erick Thohir Cemas Jumlah Pasien Wisma Atlet Meningkat© Dream

Erick mengatakan ada kenaikan jumlah pasien dari 21 pasien pada Senin 23 Maret 2020 menjadi 103 pasien pada pagi tadi.

Untuk itulah, kata dia, pihaknya menggelar rapat terbatas dengan internal. Dia ingin memastikan stok logistik hingga keperluan medis tercukupi.

Bahkan, kebutuhan pangan pasien dan tenaga medis juga mencukupi. Erick juga berjanji akan memantau perkembangan informasi yang terjadi di RS Wisma Atlet Kemayoran.

5 dari 6 halaman

Kementerian BUMN Akan Bangun RS Darurat Covid-19 di Sejumlah Daerah

Dream - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menduplikasi inovasi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di daerah-daerah. Upaya ini untuk berjaga-jaga menghadapi lonjakan penambahan pasien positif Covid-19. 

" Kami juga kemarin mulai diperintahkan oleh (Menteri BUMN) Pak Erick Thohir supaya mencari di beberapa provinsi. Jadi ini diduplikasi apa yang dikerjakan di Jakarta akan kita duplikasi di beberapa daerah," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga, Selasa, 24 Maret 2020.

Beberapa lokasi yang menurut Arya dipersiapkan antara lain Semarang, Bandung dan Surabaya. Kementerian BUMN guna mencari tempat-tempat yang dapat menampung banyak orang.

 

 Kementerian BUMN Akan Bangun RS Darurat Covid-19 di Sejumlah Daerah© Dream



Kemungkinan besar, kata Arya, mereka juga akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk menggunakan Asrama Haji di daerah untuk dijadikan sebagai rumah sakit darurat khusus untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan medis.

" Kalau ini dimungkinkan maka kita akan mengejar supaya nanti lokasi-lokasi tersebut bisa menjadi rumah sakit darurat untuk corona di beberapa provinsi," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah menyiapkan Wisma Atlet menjadi rumah sakit darurat untuk menampung pasien dengan gejala Covid-19. Selain itu, Kementerian BUMN juga sedang mempersiapkan fase kedua penambahan kapasitas Wisma Atlet dan mempersiapkan sekitar 3.000 kamar untuk menampung para pasien Covid-19.

6 dari 6 halaman

Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Dream - Presiden Joko Widodo menyatakan sejumlah fasilitas tambahan sedang dipersiapkan untuk menangani pasien positif terjangkit virus corona baru. Salah satunya, Wisma Atlet Kemayoran yang sebentar lagi siap.

" Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 dan juga sebagai rumah isolasi pada Sabtu malam, 21 Maret 2020," ujar Jokowi, Jumat 20 Maret 2020.

Selain Wisma Atlet, Pemerintah juga menyiapkan Pulau Sebaku dan Pulau Galang sebagai rumah karantina dan observasi. Khusus untuk Pulau Galang, saat ini fasilitas hampir siap.

" Pulau Galang akan selesai dibangun pada Sabtu, 28 Maret 2020," kata Jokowi.

Jokowi juga akan meningkatkan kapasitas rumah sakit rujukan baik dari ruang, peralatan, obat dan SDM. Menurut dia, rumah sakit yang ditetapkan sebagai rujukan baik milik Pemerintah, TNI, Polri dan BUMN difungsikan sebagai Rumah Sakit Covid-19.

" Rumah sakit swasta juga akan diajak serta untuk berpartisipasi dan ditingkatkan kemampuannya," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menyatakan seluruh kekuatan pemerintah, bangsa dan negara digerakkan untuk mengatasi Covid-19. " Baik masalah kesehatan maupun masalah sosial ekonomi yang mengikutinya," ucap dia.

Join Dream.co.id