Negara Amerika Latin Ini Pakai Uang Kertas `Made in` Karawang

Dinar | Kamis, 4 Maret 2021 09:45
Negara Amerika Latin Ini Pakai Uang Kertas `Made in` Karawang

Reporter : Ahmad Baiquni

Sebanyak 30 juta dari 520 juta bilyet uang kertas Soles sudah selesai dikerjakan Peruri.

Dream - Perum Peruri merorehkan prestasi saat diberi kepercayaan untuk mencetak uang resmi dari negara lain di dunia. Yang terbaru, perusahaan pelat merah ini telah mengirimkan 30 juta bilyet uang kertas Soles yang merupakan pesanan Pemerintah Peru.

Pengiriman ini merupakan bagian pertama dari total 520 juta bilyet pesanan cetak uang yang dimenangkan Peruri pada tender akhir 2019 lalu.

" Alhamdulillah, pada hari ini kami bisa mewujudkan pengiriman perdana uang kertas Soles ke Peru. Pencapaian ini sangat menggembirakan bagi seluruh insan Peruri," ujar Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, dalam rilis pada laman resmi Kementerian BUMN.

Pengiriman diawali dengan seremonial pelepasan di Kawasan Produksi Peruri Karawang, Jawa Barat. Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi turut memberikan apresiasi melalui video.

Sejak 2012, Peruri intens menjalin komunikasi melalui Kemenlu dan Kedutaan Besar RI dengan otoritas di Peru dan Bolivia. Pada tender pencetakan uang kertas Soles 2019 lalu, Peruri berhasil mengalahkan perusahaan kelas dunia yaitu Gisecke & Devrient dari Jerman, Oberthur dari Perancis, De La Rue dari Inggris, Goznak dari Rusia dan PWPW dari Polandia.

" Tentu kami berharap ini bisa berjalan dengan baik dan membuktikan bahwa Peruri sebagai world class company yang memiliki kemampuan sejajar dengan perusahaan-perusahaan terbaik di dunia," kata Dwina.

2 dari 3 halaman

Proses Cetak Rumit

Uang kertas Soles Peru dicetak melalui tahapan yang sangat rumit menggunakan berbagai fitur keamanan dan teknologi terkini. Pada aspek desain, uang kertas Soles Peru memiliki nilai estetis yang tinggi serta gambar yang sangat detail.

Desain tersebut diterjemahkan melalui proses pembuatan artwork dan origination. Proses ini dikerjakan menggunakan teknik dan teknologi terbaik yang seluruhnya dilakukan oleh sumber daya Peruri.

Pencetakan uang kertas Soles menggunakan komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 70 persen. Di antaranya penggunaan tinta produksi PT Sicpa Peruri Securink (PT SPS) dan material supporting lainnya.

PT SPS sendiri merupakan perusahaan afiliasi antara Peruri dengan perusahaan asal Swiss, Sicpa, sebagai salah satu perusahaan tinta sekuriti terbesar di dunia.

" Keinginan Kementerian BUMN untuk terus menjalankan visi BUMN Go Global merupakan sebuah keharusan di tengah persaingan ekonomi internasional yang sangat ketat saat ini," kata Menteri BUMN Erick Thohir.

 

3 dari 3 halaman

Bikin Bangga

Dia memberikan apresiasi atas pencapaia Peruri. Menurut Erick, Peruri mampu menjalankan strategi agresif dan kompetitif.

" Mengungguli perusahaan-perusahaan berkelas dunia lainnya untuk memenangkan tender multiyears pencetakan mata uang negara Peru," lanjut Erick.

Keberhasilan Peruri di kancah internasional ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Peruri telah mengerjakan beberapa produk luar negeri di antaranya Uang Nepal, Prangko Nepal, Pita Cukai Nepal, Paspor Sri Lanka, Pita Cukai Pakistan, Uang Somalia, Uang Argentina dan Prangko Filipina.

" Kiprah Peruri hari ini sangat membanggakan. Peruri tidak hanya berhasil menembus pasar internasional tetapi juga menjangkau mitra non tradisional Indonesia. Dan ini adalah wujud dari upaya kita bersama di dalam mengusung BUMN Go Global untuk terus menangkap berbagai peluang ekspansi BUMN kita di pasar global," kata Menlu, Retno Marsudi.

Join Dream.co.id