Indeks Syariah Ikut `Berduka` di Hari Pemakaman BJ Habibie

Dinar | Kamis, 12 September 2019 17:30
Indeks Syariah Ikut `Berduka` di Hari Pemakaman BJ Habibie

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Saham industri aneka paling banyak dijual.

Dream - Indeks bursa saham Indonesia seperti turut bersedih dengan kepergian Presiden ketiga Indonesia, Bacharduddin Jusuf Habibie untuk selama-lamanya. Menguat di awal perdagangan, indeks saham di Bursa Efek Indonesia pelan-pelan jatuh ke zona negatif.

Laju pelemahan indeks saham ini bertolak belakang dari perkiraan akan adanya kenaikan dari sejumlah analis yang melihat sentimen positif dari pasar global. 

Pada penutupan perdagangan BEI, Kamis, 12 September 2019, tiga indeks syariah yang menguat di awal sesi kompak menutup perdagangan dengan bergerak melemah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat merosot 1,954 poin (1%) ke level 192,260. ISSI dibuka menguat di level 194,336 saat baru memasuki pra-pembukaan perdagangan. Hanya dalam hitungan menit, ISSI langsung terjun ke zona negatif hingga sesi perdagangan berakhir.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) sore ini juga ditutup tajam 10,475 poin (1,48%) ke level 695,758. Sementara Indeks JII70 merosot 3,236 poin (1,34%) ke level 237,334.

Dari pergerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), indeks acuan pasar modal Indonesia itu juga melemah 39,780 poin (0,62%) ke level 6.342,174.

2 dari 6 halaman

Semua Indeks Sektoral Melemah

Semua indeks sektoral melemah. Investor melepas saham-sahamnya paling banyak di sektor industri aneka, infrastruktur, dan pertambangan. Indeks sektor industri aneka terkoreksi 2,02 persen, infrastruktur 1,37 persen, dan pertambangan 1,09 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah FIRE yang harga sahamnya menguat Rp370, POLL Rp330, SMGR Rp300, SIPD Rp100, dan AKSI Rp94.

Sebaliknya, harga saham ITMG turun Rp550, UNVR Rp550, UNTR Rp450, DSSA Rp275, dan INDF Rp200.

Pada 16.23, rupiah juga ikut melemah. Nilai tukar dolar AS menguat 83 poin (0,59%) ke level Rp14.143.

3 dari 6 halaman

Tertatih-tatih di Awal Sesi, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Dream - Indeks syariah kembali melanjutkan aksi penguatannya meski sempat terseok-seok di awal perdagangan. Aksi beli 15 menit kelang penutupan mendorong tiga indeks saham syariah bertengger di zona hijau.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 11 September 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,821 poin (0,42%) ke level 194,214.

ISSI mengawali perdagangan dengan bergerak menguat ke level 193,555 di sesi pra-pembukaan perdagangan. Sayangnya penguatan ini hanya bisa bertahan sekitar satu jam usai bel tanda perdagangan dimulai.

 Tertatih-tatih di Awal Sesi, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Indeks acuan saham syariah pasar modal Indonesia ini terkena tekanan jual dan menutup sesi pertama di zona hijau. Di sesi siang, ISSI kembali dilanda aksi beli meski sempat terpeleset jelang sesi penutupan.

Penguatan juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang naik 2,136 poin (0,30%) ke level 706,233. Sementara indeks JII70 menguat 1,328 poin (0,55%) ke level 240,570.

Dengan dukungan 6 indeks sektoral yang bergerak naik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan menguat 45,281 poin (0,71%) ke level 6.381,954.

4 dari 6 halaman

Sektor Industri Aneka Laris-Manis

Kali ini, investor getol melantai di bursa. Investor lebih suka membeli saham di sektor industri aneka sehingga indeksnya meroket 3,09 persen. Penguatan indeks sektoral ini juga diikuti oleh sektor properti yang naik 1,57 persen dan pertambangan 1,22 persen.

Indeks sektor barang konsumsi terkoreksi 0,11 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp550, TCPI Rp350, CPIN Rp300, ASII Rp250, dan FIRE Rp220.

Sebaliknya, emiten syariah pencetak top loser kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya melorot Rp1.025, INTP Rp975, SMGR Rp675, EMTK Rp200, dan FISH Rp200.

Pada 16.24, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Kursnya terkoreksi 31 poin (0,22%) ke level Rp14.083.(Sah)

5 dari 6 halaman

Minim Angin Baik, Indeks Syariah Fluktuatif

Dream - Indeks syariah menguat tipis hari ini, Selasa 10 September 2019. Pasar modal syariah terimbas efek penguatan dolar AS.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,107 poin (0,05%) ke level 193,393. ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka di 193,702.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), naik 0,485 poin (0,07%) ke levle 704,097.

 Minim Angin Baik, Indeks Syariah Fluktuatif

Indeks JII70 naik perlahan 0,372 poin (0,16%) ke level 239,242.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 10,460 poin (0,16%) ke level 6.336,673.

6 dari 6 halaman

Rupiah Melemah Tipis

Minimnya sentimen positif membuat investor ogah membeli saham. Saham yang paling banyak dibeli adalah properti dan pertanian. Kedua indeks sektoral ini menguat masing-masing sebesar 1,05 persen dan 0,69 persen.

Sebaliknya, indeks sektor perdagangan melorot 0,94 persen, pertambangan 0,91 persen, dan industri dasar 0,28 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah TCPI yang harga sahamnya naik Rp875, BTPS Rp220, ERAA Rp195, PDES Rp180, dan AALI Rp150.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah EMTK yang harga sahamnya terkoreksi Rp1.150, SHID Rp800, SMGR Rp575, FIRE Rp550, dan UNTR Rp400.

Pada 16.01, rupiah melemah terhadap dolar AS. Kurs dolar AS menguat 27 poin (0,04%) ke level Rp14.061.

Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id