Ayam Bakar MasMono Jadikan Sholat Dhuha Sebagai Absen

Dinar | Rabu, 13 April 2016 15:16
Ayam Bakar MasMono Jadikan Sholat Dhuha Sebagai Absen

Reporter : Syahid Latif

"Saya pernah menjadi karyawan, pernah merasa gajinya kurang. Terus, salat Jumat kadang-kadang digilir,"

Dream - Kesibukan berbisnis tidak menjadi penghalang bagi pengusaha untuk tetap senantiasa beribadah. Ada berbagai cara yang dilakukan pengusaha untuk senantiasa mengingat Allah.

Tengok saja rutinitas yang diwajibkan pemilik usaha ayam bakar yang terkenal Mas Mono. Seluruh karyawan diwajibkan menunaikan sholat dhuha.

" Sejak tujuh tahun yang lalu dari sekarang (sekitar tahun 2009), saya melibatkan Allah dalam usaha lewat spiritual company," kata pemilik usaha " Ayam Bakar Mas Mono" , Agus Pramono, dalam acara " Corporate Gathering PPPA Daarul Quran" di Financial Club Graha CIMB Niaga, Rabu 13 April 2016.

Sekadar informasi, spiritual company ini merupakan perusahaan yang membawa nilai-nilai spiritual ke dalam perusahaan dan menjadikan nilai-nilai spiritual menjadi ruh perusahaan.

Pemilik bisnis ini menerapkan beberapa aturan yang membuat karyawan yang beragama Islam, tetap bisa beribadah. Misalnya, mewajibkan salat zuhur dan asar di outlet, larangan merokok, dan menutup outlet selama salat Jumat berlangsung. Bahkan, pria yang akrab dipanggil Mas Mono ini menerapkan aturan absensi karyawan dengan menunaikan salat dhuha.

" Kalau tidak salat dhuha, artinya tidak absen," kata dia.

Tak hanya itu, Mas Mono pun juga rutin menggelar pengajian setiap minggunya dan memberikan kurban bagi karyawan-karyawannya. Dia pun juga membuat program memberangkatkan umrah bagi karyawannya.

 Ayam Bakar MasMono Jadikan Sholat Dhuha Sebagai Absen© Dream.co.id

" Syarat karyawan bisa umrah itu harus menyetor hapalan (Quran). Ada ustaz kami (yang menerima setoran hapalan Quran)," kata dia.

Mas Mono menerapkan aturan itu bukannya tanpa alasan. Dia mengaku kerap mengalami kendala saat beribadah saat menjadi karyawan.

" Saya pernah menjadi karyawan, pernah merasa gajinya kurang. Terus, salat Jumat kadang-kadang digilir," kata dia.

Mas Mono sendiri merasakan manfaat adanya keselarasan beribadah dengan berbisnis. Dikatakan bahwa mental positif karyawan terbentuk dan menjadi lebih loyal terhadap perusahaan. Konsep ini pun juga berdampak baik kepada bisnis ayam bakarnya, yaitu meningkatkan omzet.

" Omzet lebih bagus karena pelayanan kami menjadi maksimal," kata dia enggan menyebutkan secara detail.

(Laporan: Arie Dian)

Join Dream.co.id