Asuransi Masih Tanggung Biaya Pasien Virus Corona Selama Belum Pandemik

Dinar | Selasa, 3 Maret 2020 18:24
Asuransi Masih Tanggung Biaya Pasien Virus Corona Selama Belum Pandemik

Reporter : Arie Dwi Budiawati

AAJI mendukung langkah pemerintah yang akan menanggung biaya pasien corona yang dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk pemerintah

Dream - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memastikan biaya pengobatan pasien terjangkit virus corona, Covid-19, masih bisa ditanggung perusahaan asuransi. Namun biaya tanggunga itu bisa dilakukan sepanjang penyakit tersebut belum ditetapkan sebagaii pandemik. 

 

Dikutip dari keterangan tertulis AAJI yang diterima Dream, Selasa 3 Maret 2020, polis asuransi secara umum tidak mengecualikan penderita virus corona sebagai penerima manfaat sepanjang tidak dikategorikan kedalam kondisi pandemik oleh pemerintah. 

Namun nasabah pemegang polis diimbau untuk memeriksa polis dan bertanya tentang perlindungan terhadap virus corona. Hal ini perlu dilakukan mengingat perusahaan asuransi menawarkan manfaat klaim yang beragam.

AAJI juga mengapresiasi terbitnya Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020, yang menyatakan segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Keputusan ini juga termasuk biaya perawatan bagi kasus suspek yang dilaporkan sebelum Keputusan Menteri mulai berlaku.

Keputusan Menteri Kesehatan menyebut pemerintah menanggung biaya atas pengobatan masyarakat yang suspek dan menderita Covid-19 berlaku pada pasien yang dirujuk kepada rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah di kota masing-masing. 

Terakhir, AAJI menghimbau masyarakat untuk selalu mempraktikan gaya hidup sehat dan higienis serta waspada, dengan melakukan tindakan preventif. Misalnya, sering mencuci tangan dengan sabun atau cairan berbasis alkohol, tidak menyentuh muka dan memeriksa suhu badan secara berkala.(Sah)

2 dari 6 halaman

Asuransi Beri Manfaat Khusus Bagi Nasabah Corona

Dream - Asuransi kesehatan menjamin perlindungan bagi nasabahnya dari wabah virus corona. Salah satunya adalah FWD Life.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 3 Maret 2020, perusahaan ini merilis manfaat khusus untuk nasabah yang positif terinfeksi virus Covid-19. Menariknya, manfaat khusus tak memberikan biaya premi tambahan.

“ FWD Life mengambil langkah responsif untuk mengatasi kekhawatiran nasabah terkait situasi darurat yang mendunia,” kata Direktur Utama FWD Life, Anantharaman Sridharan, di Jakarta.

 

 Asuransi Beri Manfaat Khusus Bagi Nasabah Corona© Dream


Direktur, Chief of Proposition and Syariah FWD Life, Ade Bungsu, mengatakan pihaknya ingin memberikan ketenangan kepada pemegang polis yang sudah dimiliki di produk asuransi tanpa biaya premi tambahan.

“ Melalui manfaat ini, kami ingin melengkapi manfaat yang ada dan kembali meyakinkan para nasabah bahwa kami akan melindungi mereka dan keluarga dari risiko keuangan,” kata Ade.

Berikut ini manfaat khusus yang didapatkan pada periode 1-31 Maret 2020.

3 dari 6 halaman

Rincian Manfaat

1.Manfaat tunai harian sebesar Rp1 juta per hari diberikan selama masa perawatan maksimal hingga 30 hari.

2.Manfaat tunai sekaligus sebesar Rp10 juta diberikan jika tertanggung dirawat di rumah sakit selama minimal 30 hari.

3.Manfaat karantina sebesar Rp5 juta untuk tertanggung dan Rp2,5 juta untuk masing?masing anggota keluarga.

4.Manfaat Meninggal Tambahan untuk tertanggung sebesar Rp50 juta.

4 dari 6 halaman

Klaim Online

Ade mengatakan pihaknya memberlakukan layanan klaim untuk virus corona hotline 24 jam. Waktu persetujuan klaim bisa dilakukan selama 3 jam secara online untuk pengajuan pada hari dan jam kerja.Dokumen yang dperlukan berupa foto dan softocopy surat keterangan dokter.

Atau, pemegang polis bisa mengirimkan resume medis dan bukti rawat inap.

“ Dikirimkan melalui WhatsApp Messenger, atau e-mail ke FWD Life,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Indonesia Positif Corona, Asuransi Bisa Cover?

Dream - Masyarakat dunia sedang digemparkan dengan kemunculan virus corona, tak terkecuali Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona.

Kamu bisa melindungi diri dengan `amunisi-amunisi`, termasuk asuransi kesehatan.

Asuransi siap melindungi kamu dari virus corona. Jika terjangkit corona, asuransi ini bisa mengcover biaya perawatan intensif virus corona.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan klaim untuk nasabahnya yang terjangkit virus corona.

“ Generali secara penuh akan menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona menyesuaikan ketentuan polis,” kata Edy di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Maret 2020.

Begitu pula yang dikatakan oleh Vice President Head of Corporate Branding, Marketing, and Communications Sequis, Felicia Gunawan, mengatakan, penting untuk mengantisipasi biaya kalau terjadi kondisi klinis akibat segala wabah penyakit.

Pihaknya siap memberikan perlindungan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dari kondisi klinis yang disebabkan oleh virus corona sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku.

 

 Indonesia Positif Corona, Asuransi Bisa Cover?© Dream



“ Ketika sakit apalagi telah masuk tahap kritis, biasanya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan di rumah sakit sudah pasti sangat besar. Jika tidak memiliki asuransi kesehatan tentunya mau tidak mau kita harus merelakan uang tabungan, dana darurat, bahkan aset kita terpakai untuk berobat,” kata Felicia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya.

Manulife juga melindungi nasabahnya dari wabah virus corona. “ Kami juga mendapat banyak telepon soal apakah polis mereka meng-cover untuk perlindungan terhadap virus corona. Kami memastikan Manulife memberikan jaminan perlindungan,” kata Direktur and chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumgangun, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

6 dari 6 halaman

Asuransi Bisa Cover Asalkan Kondisi Ini Terpenuhi

Jika ingin biaya pengobatan dicover oleh asuransi, Edy mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat. Pertama, memastikan jenis penyakitnya masuk ke dalam pertanggungan polis atau tidak.

“ Untuk mempercepat proses klaim, pemegang polis harus mempersiapkan dokumen yang diperlukan, klaim tidak berada dalam `Masa Tunggu Polis`, serta menggunakan jaringan rumah sakit kami untuk cashless claim,” kata Edy.

Meskipun ada sejumlah polis yang memberikan jaminan layanan kesehatan, nasabah diminta mengutamakan upaya pencegahan untuk menghindari infeksi virus.

Sampai saat ini, yang bisa dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan virus corona adalah membiasakan perilaku hidup sehat seperti selalu mencuci tangan dengan air dan sabun cair, menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk, menggunakan masker, dan pergi ke dokter jika kondisi kesehatan memburuk.

Join Dream.co.id