EMTEK Optimistis Terus Bertumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi Domestik dan Global

Dinar | Kamis, 29 September 2022 18:40

Reporter : Alfi Salima Puteri

Ke depannya, ia memiliki visi untuk menjual kontennya tidak hanya di Indonesia namun juga secara global.

Dream - Perekonomian Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan dari kondisi global yang sedang tak menentu. Kondisi ini terutama dipicu tren kenaikan suku bunga acuan dan krisis energi yang membuat pemerintah harus terus menjaga kondisi makro ekonomi dalam negeri.

Di tengah tantangan tersebut, PT Elang Mahkota Teknologi atau Grup Emtek, salah satu perusahaan media terbesar di Tanah Air, masih optimistis dapat terus bertumbuh di dalam negeri.

Berdiri sejak 1983, Eddy Sariaatmadja berhasil membangun Emtek menjadi perusahaan penyiaran ternama hingga saat ini. Tongkat estafet kini diserahkan kepada putra, Alvin Sariaatmadja sebagai CEO Emtek yang mengaku tetap optimistis untuk bertumbuh dan berkembang di masa depan, walau kenaikan harga dan biaya hidup di Indonesia terus melonjak.

" Sebenarnya kita sudah membaca banyak artikel dalam beberapa minggu terakhir tentang bagaimana Indonesia menjadi mercusuar stabilitas dunia di tengah gejolak ini, jadi kita jelas tidak terbiasa berada di posisi itu," ujar Alvin dikutip dari laman Liputan6.com, Kamis, 29 September 2022.

EMTEK Optimistis Terus Bertumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi Domestik dan Global
Alvin Sariaatmadja. Foto: Emtek.co.id
2 dari 3 halaman

Alvin berharap daya beli masyarakat akan tetap terjaga meskipun kondisi ekonomi dunia tengah diliputi kenaikan harga energi seperti batu bara, minyak bumi hingga nikel. " Konsumen harusnya menjadi lebih baik di tahun depan," imbuhnya.

Dengan begitu, Alvin sangat optimistis untuk pertumbuhan bisnisnya di Tanah Air, terutama pada tahun-tahun mendatang.

Lebih jauh, Alvin mengungkapkan empat pilar bisnis yang kini dijalani Emtek, yakni layanan kesehatan, media, teknologi, dan layanan keuangan yang masing-masingnya dikelola oleh para CEO, menunjukan perkembangan positif.

" Mereka berjalan secara independen. Tetapi dalam hal peningkatan modal, saya pikir kami sangat beruntung bahwa dalam 12 bulan terakhir kami telah mengumpulkan kurang dari 3 miliar dolar AS di berbagai bisnis," ungkapnya.

Ia juga mengatakan akan menempatkan banyak usaha, waktu dan investasi untuk terus mengembangkan bisnisnya.

" Itu salah satu yang kami pikir saya memiliki kesempatan untuk membangun sebuah platform," kata pria kelahiran Sydney, 14 Agustus 1983 ini.

3 dari 3 halaman

Ambisi Alvin Sariaatmadja sebagai CEO Emtek tidak hanya sampai di situ. Ke depannya, ia memiliki visi untuk menjual kontennya tidak hanya di Indonesia namun juga secara global.

" Saya memiliki kesempatan untuk memiliki platform di negara ini dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Jadi saya akan mengubah jendela itu. Jika semuanya gagal, dan ada kemungkinan hal-hal akan gagal ketika segala sesuatunya terlihat baik," katanya.

" Kami selalu bisa menjadi arms dealer dan terus menjual konten ke semua pemain global nanti. Tentu saja, dalam jangka waktu itu, jika kita mengejarnya, kita akan fokus," tambahnya.

Demi mencapai target tersebut, Alvin mengungkapkan bahwa timnya akan fokus dan bekerja keras.

" Kami sangat beruntung kami memiliki tim yang hebat yang dapat mengeksekusi dan menciptakan sinergi antara semua unit bisnis yang berbeda. Maka kita harus fokus dan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkannya," katanya lagi.

Menjabat sebagai sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 24 April 2015, Alvin bertanggung jawab menetapkan strategi dan arahan operasional Perseroan.

Join Dream.co.id