Hore! Batas Minimal Uang Muka Rumah dan Kendaraan Turun

Dinar | Kamis, 19 September 2019 18:36
Hore! Batas Minimal Uang Muka Rumah dan Kendaraan Turun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kini, kamu bisa DP rumah sebesar 15 persen.

Dream – Kabar baik buat kamu yang sedang mencari rumah atau kendaraan baru. Bank Indonesia menyatakan akan kembali melonggarkan ketentuan batas minimal uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Bank sentral di Tanah Air itu melonggarkan aturan down payment (DP) rumah sebesar 5 persen. Dengan aturan baru tersebut, uang muka rumah turun dari 20 persen menjadi 15 persen.

“ Pelonggaran LTV/FTV (financing to value) untuk kredit properti 5 persen,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 19 September 2019.

Penurunan lebih tajam diberikan BI untuk para pembeli kendaraan bermotor. BI memutuskan menurunkan LTV kendaraan bermotor sampai 10 persen.

“ (Pelonggaran) uang muka untuk kendaraan bermotor pada kisaran 5 persen—10 persen,” kata dia.

BI juga memberikan tambahan kelonggaran sebesar 5 persen bagi kredit rumah dan kendaraan yang ramah lingkungan.

Sayangnya, kamu harus bersabar beberapa bulan untuk bisa menikmati insentif ini. Sebab, pelonggaran LTV untuk kredit rumah dan kendaraan baru bisa dinikmati tiga bulan lagi.

“ Ketentuan tersebut berlaku efektif sejak 2 Desember 2019,” kata dia.(Sah)

2 dari 7 halaman

Cicil Rumah Pakai KPR, Lebih Enak Bayar DP atau Uang Muka 0%?

Dream – Di dunia properti, istilah kredit pemilikan rumah (KPR) dengan uang muka (down payment/DP) dan uang mula 0 persen kerap terdengar. Kalau mau beli rumah, lebih baik menggunakan KPR tanpa DP atau KPR dengan DP?

Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, mengatakan dia akan mengambil KPR yang menggunakan DP. Dengan membayar uang muka, ada motivasi untuk membayar angsuran.

 Cicil Rumah Pakai KPR, Lebih Enak Bayar DP atau Uang Muka 0%?© Dream

“ Itu menambah kewajibannya kita kalau sudah naruh duit berarti kayak kita sudah punya kewajiban. Kalau misalnya kita gak ada DP, saya merasa nanti ‘ah udah biarin aja (bayarnya)’," kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 16 November 2018.

Rudi mengatakan besar cicilan yang dibayar tentu berbeda untuk KPR yang menggunakan DP dan KPR tanpa DP. Dia mengatakan cicilan rumah akan terasa lebih ringan jika sudah menyetor sejumlah DP.

3 dari 7 halaman

Tak Khawatir dengan Pengembang yang Tawarkan DP Murah

Rudi juga tak perlu khawatir karena banyak pengembang yang menawarkan rumah dengan DP murah.

Selain itu, Rudi menyatakan besaran angsuran atau cicilan yang dibayar tentu akan berbeda jika dengan DP atau tanpa DP. Menurutnya, jika membeli rumah dengan DP, maka angka cicilannya akan lebih kecil.

“ Kalau beli rumah Rp 500 juta tidak ada DP, limit angsuran kreditnya Rp 500 juta. Kalau dengan DP Rp500 juta dikurangi jumlah DP, jadi kecil. Jadi kalau saya tidak apa-apa duitnya sekarang saya ceburin jadi DP. Kan, cicilannya jadi kecil," kata dia.

4 dari 7 halaman

3 Investasi Properti yang Bisa Bikin Cuan Selain Rumah

Dream – Properti menjadi salah satu instrumen investasi yang disukai banyak orang. Mereka memilih menanam uangnya dalam produk apartemen atau rumah karena nilainya terus naik setiap tahun. 

Investasi dalam bentuk properti memang butuh penguasaan. Kamu harus belajar melatih insting aset yang diramalkan bakal jadi incaran.

Hasilnya, kamu bisa mendapatkan cuan yang cukup besar jika berhasil menemukan properti yang tepat.

Selain rumah, kamu bisa membeli jenis properti lain sebagai produk investasi yang menguntungkan. Nah berikut tiga jenis investasi properti yang menguntungkan, dikutip dari Koin Works, Rabu 11 September 2019.

5 dari 7 halaman

Kos-kosan atau Kontrakan

Investasi properti yang paling menguntungkan adalah kos-kosan atau kontrakan. Saat membuka bisnis kos-kosan, kamu akan mendapatkan penghasilan pasif setiap bulannya.

Misalnya,kamu membeli rumah dua lantai. Satu lantai bisa dibuat menjadi empat kamar. Kamu punya total kamar sebanyak delapan unit.

Jika satu kamar disewa dengan harga Rp1,7 juta, artinya kamu bisa mendapatkan penghasilan pasif sebanyak Rp13,6 juta.

Sebelum membuka kos-kosan atau kontrakan, kamu harus mencari lokasi yang strategis, misalnya dekat dengan kantor atau kampus. Tawarkan juga fasilitas ekstra yang memudahkan penyewa kos, misalnya ada AC, dekat dengan rumah makan, ada laundry, dan sebagainya. Jangan lupa riset agar harganya tidak di atas harga pasar, tapi fasilitasnya minim.

6 dari 7 halaman

Apartemen

Banyak orang membeli apartemen karena harganya lebih murah dibandingkan membeli rumah. Namun nyatanya, tidak semua orang menjadikan apartemen tersebut sebagai tempat tinggal. Banyak juga lho, yang menyewakannya kepada orang lain.

Apartemen pun menjadi salah satu jenis investasi properti paling menguntungkan karena fasilitasnya lebih lengkap daripada kos-kosan. Ada dapur, kamar mandi, ruang tamu, dan kamar tidur sendiri.

 

 Apartemen© Dream

 

Plus, terkadang ada apartemen yang harga sewanya tidak jauh berbeda dengan kos-kosan atau kontrakan.

Jika ingin mendapatkan penghasilan lebih, cobalah untuk menyewakan apartemen kosong yang dimiliki atau yang tidak ditempati. Lumayan lho, bisa menambah pundi-pundi di kantong.

7 dari 7 halaman

Ruko Atau Kios

Jenis investasi properti yang paling menguntungkan selanjutnya adalah ruko atau kios. Propertiy yang satu ini bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif, misalnya berjualan.

Jika ingin membuka kios, pilihlah lokasi yang strategis. Ini akan menjadi nilai plus bagi calon penyewa. Tentu kamu ingin usaha yang dijalankan penyewa ramai pembeli, kan? 

5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin
Join Dream.co.id