Ditawari Jadi Direksi BUMN, Ahok Jadi Bos Pertamina?

Dinar | Rabu, 13 November 2019 19:36
Ditawari Jadi Direksi BUMN, Ahok Jadi Bos Pertamina?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pertamina? PLN?

Dream - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, membocorkan informasi tentang Basuki Tjahaja Purnama di BUMN nantinya. Dia memberikan sinyal bahwa Ahok akan menjabat di perusahaan pelat merah sektor energi.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 13 November 2019, semula Luhut menanggapi positif pertemuan mantan gubernur DKI Jakarta itu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir.

“ Kan bagus dia masuk BUMN,” kata dia di Jakarta.

Namun, dia enggan berkomentar lebih lanjut tentang posisi yang akan diisi oleh Ahok. Awak media sempat menyebut nama Pertamina dan PLN Ahok ditempatkan.

" Bukan," kata dia.

Saat ditanya tentang kemungkinan Ahok di BUMN energi, Luhut tak sepenuhnya membantah.

" Kira-kira begitu. Kalau saya tahu, masa saya beri tahu kamu," kata dia.

2 dari 8 halaman

Ahok Ngaku Ditawari Erick Thohir Jadi Bos BUMN

Dream - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku mendapat tawaran menjabat di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUHM). Tawaran itu disampaikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

" (Tadi) bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu aja," kata Ahok usai bertemu Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN, Rabu 13 November 2019.

Dia belum tahu akan ditempatkan di mana, begitu pula dengan penempatan BUMN-nya. Ahok meminta media langsung bertanya kepada Erick.

Ahok juga belum tahu kapan akan bergabung secara resmi dengan BUMN. Dia memperkirakan akan bergabung pada Desember 2019. Saat ditanya kesediaan, pria ini siap membantu demi negara.

" Saya kalau buat negara, ya, saya mau. Apa aja untuk bantu negara saya mau," kata dia.

Sekadar informasi, Ahok keluar dari gedung pukul 10.50 WIB. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut membahas tawaran posisi di perusahaan BUMN.

Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma

3 dari 8 halaman

Wapres Ma`ruf Amin Angkat Bicara Isu Ahok Jadi Dewan Pengawas KPK

Dream - Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin angkat bisa soal masuknya nama mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi calon dewan pengawas di lembaga antirasuah itu.

Dia menegaskan, sejumlah nama yang beredar tersebut nantinya menjadi kewenangan Presiden Jokowi.

" Ya bunyi-bunyinya ada begitu. Rumornya ada tapi kita belum tahu," kata Ma'ruf, Jumat, 8 November 2019.

 

 Wapres Maruf Amin Angkat Bicara Isu Ahok Jadi Dewan Pengawas KPK© Dream

 

Ma'ruf menyebut, mempersilakan berbagai pihak untuk memberikan rekomendasi sebagai calon dewan pengawas KPK.

" Saya kira presiden yang menentukan, kewenangan presiden. Sekarang sedang digodok. Kalau punya calon ya ajukan aja," kata dia.

 

4 dari 8 halaman

Sedang Dirampungkan

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, calon anggota Dewan Pengawas KPK harus bersih dari tindak pidana umum maupun korupsi. Aturan itu tertuang dalam pasal 37 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK.

Dia menjelaskan, tim internal seleksi dewan pengawas KPK yang diketuai Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, saat ini tengah menampung masukan dari sejumlah tokoh. Fadjroel memastikan Jokowi akan memilih dewan pengawas berdasarkan kriteria yang tercantum dalam UU KPK baru.

" Presiden mengatakan bahwa kita akan memilih yang betul-betul kredibel, terbaik, kompeten, dan profesional. Berdasarkan UU KPK Nomor 19 tahun 2019 maupun politik hukum dari pemerintah," ujar dia.

Adapun politik hukum pemerintah, kata dia, yaitu antikorupsi. Untuk itu, Fadjroel menjelaskan mantan napi yang pernah menjalani masa hukuman penjara paling singkat lima tahun, tidak bisa menjadi Dewan Pengawas KPK. Khususnya, terpidana kasus korupsi.

" (Kriteria dewan pengawas) Mereka tidak pernah jalani tindak pidana. Tentu yang pernah menjalani pidana korupsi secara khusus diperhatikan," kata dia.

(Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin)

5 dari 8 halaman

Gelar Mitoni, Ini Momen Prosesi Tujuh Bulan Kehamilan Istri Ahok

Dream - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengunggah foto saat bersama Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok, dan Puput Nastiti Devi, istrinya. Dalam foto yang dia unggah, Ahok dan istri diketahui telah menggelar acara tujuh bulanan.

tampak Ahok dan Puput mengenakan baju khas adat Jawa saat menjalani adat mitoni tersebut.

" Hari ini, saya bersama ibu @novie_prasetyo hadir pada mitoni syukuran tujuh bulanan kehamilan mba Puput Nastiti Devi, istri sahabat saya Bapak @basukibtp," tulis Edi, diakses Dream, Senin, 28 Oktober 2019.

 Unggahan Prasetyo Edi© Instagram

Dalam unggahan tersebut, Edi berdoa agar Ahok dan Puput, serta janin yang dikandungnya, dalam kondisi sehat.

" Semoga Mba Puput dan janin yang berada di dalam kandungan selalu diberikan kesehatan hingga lahir dan kelak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Aamiin," tulis dia.

Selain foto di atas pelaminan, Edi juga menunjukkan foto saat Ahok memayungi Puput dalam prosesi dodol dawet, jualan dawet. Salah satu prosesi yang dimaknai sebagai haraoa agar anak dapat mandiri finansial dan berguna bagi keluarga.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Ahok mengunggah foto pernikahannya dengan Puput. Foto pernikahan yang berlangsung tertutup itu diambil pada 25 Oktober 2019.

6 dari 8 halaman

Gaya Ahok-Puput Tampil Serasi ala Pengantin Jawa

Dream - Pasca bercerai dari Veronica Tan, hubungan Ahok dan Puput Nastiti Devi terkesan disembunyikan. Pernikahan mereka berlangsung tertutup tanpa sepengetahuan media.

Bulan demi bulan berlalu, istri mantan Gubernur DKI Jakarta itu dikabarkan tengah hamil besar. Foto-foto yang tersebar ke media sosial memang mengindikasikan Puput tengah berbadan dua.

Sekian lama bungkam, Ahok akhirnya memperlihatkan potret mereka secara resmi ke publik. Ia mengunggah ulang postingan fotografer yang menangani sesi pemotretan mereka di hari pernikahan.

Foto itu diambil pada 25 Januari 2019. Ahok dan Puput tampil kompak dengan konsep foto tradisional.

7 dari 8 halaman

Ala Pengantin Jawa

Ahok dan Puput disulap menjadi pengantin Jawa dengan busana etnik. Puput tampil cantik dalam balutan kebaya klasik rancangan Mayaratih Couture.

Rambutnya dirias ke dalam cepol rendah. Polesan makeup flawless memberi kesan glowing pada wajah Puput.

Sementara itu, Basuki Thajaja Purnama terlihat gagah dengan beskap klasik karya desainer yang sama. Bapak tiga anak itu dilengkapi denan aksesori blangkon dan ornamen pin rancangan Le Ciel Deisgn.

Keduanya makin serasi dengan rok lilit dari kain batik bercorak serupa. Mereka tersenyum bahagia di sesi pemotretan tersebut.

8 dari 8 halaman

Komentar Netizen

Banyak netizen tak menduga Ahok pada akhirnya mengunggah potret kebersamaan mereka. Keduanya dikabarkan tengah menanti calon buah hati.

Warganet melontarkan pujian serta ucapan doa agar anak mereka terlahir sehat. Ada juga yang terpesona dengan kecantikan Puput. Malah, tak sedikit yang menyebutnya mirip dengan Bunga Citra Lestari.

" Ibu puput koq jadi mirip BCL ya??" kata @betraliaxbensu

" Kirain mbak Bcl," timpal @anitakimreal

" Keliatan lebih muda ya pak ahok di sini," puji @henipurwt

" Ganteng ny pak," ucap @arus_imaji

" Langgeng geh pak dan bu Puput," ujar @pietarostari

Join Dream.co.id