Siapkan Insentif Rp298 M, Tiket Pesawat Didiskon Sampai 50%

Dinar | Rabu, 26 Februari 2020 13:13
Siapkan Insentif Rp298 M, Tiket Pesawat Didiskon Sampai 50%

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tujuannya agar target turis tercapai.

Dream - Wabah virus corona membuat sektor pariwisata Indonesia terdampak. Sejak wabah dari virus bernama Covid-19 ini merajarela ke sejumlah kota di China, jumlah kunjungan turis Tiongkok merosot. Tak hanya ke Indonesia, pelancong dari negeri tirai bambu ini juga tak bepergian ke negara lain. 

Mengantisipasi penurunan lebih tajam dari sektor pariwisata, pemerintah menyiapkan insentif senilai Rp298 miliar untuk mendongkrak target kunjungan wisatawan mancanegara yang dipatok sebanyak 736 ribu orang.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio dikutip dari setkab.go.id, Rabu 26 Februari 2020 mengatakan insentif ini diberikan ke sejumlah negara yang selama ini menyumbang Wisman cukup besar seperti Tiongkok, Australia, Amerika, dan Eropa.

Sektor pariwisata Indonesia selama ini memang menjadi tumpuan untuk pendapatan negara. Wishnutama mengungkapkan rata-rata pengeluaran para turis di Indonesia (Average Spending per Arrival/ASPA) mencapai puluhan juta rupiah..

“ Kurang lebih kami targetkan yang ASPA di atas US$1.700 (Rp23,53 juta) per kunjungan sehingga akan mempunyai dampak ekonomi yang besar buat Indonesia,” kata dia di Jakarta.

2 dari 7 halaman

Bisa Dapat Devisa Rp13 Triliun

Dari 736 ribu turis, Wishnutama memperkirakan devisa yang dihasilkan mencapai Rp13 triliun. Angka ini juga termasuk dengan destinasi-destinasi dari wisatawan Nusantara.

“ Tadi ada diskon 30 persen untuk 25 persen seat plus dengan diskon avtur. Secara total, sepuluh destinasi dapat (diskon) 50 persen untuk 25 persen kursi yang ada. Kalau bicara Boeing 737, kira-kira ada 45 seat yang mendapatkan diskon,” kata dia.

Soal Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp147 miliar di 25 daerah, menurut Wishnu, akan dialihkan 96 persen yang berkaitan dengan industri pariwisata agar dapat menggerakan ekonomi pariwisata.

“ Angka daripada DAK yang avaliable begitu juga kita harapkan yang Rp 50 M lebih itu juga mempunyai dampak terhadap pariwisata. Jadi secara umum demikian,” kata dia.

3 dari 7 halaman

Pariwisata Indonesia Rugi Rp6,9 Triliun Gara-Gara Virus Corona

Dream - Virus Corona yang bermula di Wuhan, China, tak hanya menyebabkan kematian manusia. Virus yang belum ada penangkalnya tersebut juga menjangkiti bisnis pariwisata, termasuk di Indonesia.

" Sektor pariwisata diprediksi kehilangan potensi pendapatan sebesar USD 500 juta per bulan karena terdampak wabah Coronavirus," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 25 Februari 2020.

Dengan kurs US$1 setara dengan Rp13.951, angka itu senilai Rp6,9 triliun. Menurut Luhut, potensi kerugian itu berdasarkan laporan Bank Indonesia.

 

 Pariwisata Indonesia Rugi Rp6,9 Triliun Gara-Gara Virus Corona© Dream

 

Selain sektor pariwisata, sejumlah proyek yang sedang digeber Indonesia menjadi terhambat, salah satunya pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung. Menurut Luhut, hambatan tersebut tergung seberapa lama virus Corona bisa dihentikan.

" Kemungkinan akan molor beberapa bulan dari jadwal," tambah Luhut.

Dia menambahkan, pemerintah sudah melakukan berbagai antisipasi yang sesuai dengan petunjuk Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Sumber: Liputan6.com [crosslink_1]

4 dari 7 halaman

Corona Mengganas di Iran, 15 Pasien Meninggal

Dream - Otoritas Iran mengkonfirmasi sebanyak tiga orang pasien suspek virus corona meninggal dunia pada Selasa, 25 Februari 2020. Sejauh ini, jumlah total kematian akibat virus tersebut mencapai 15 pasien.

Angka tersebut menjadikan Iran sebagai negara dengan kasus kematian virus corona tertinggi di luar China.

 

 Corona Mengganas di Iran, 15 Pasien Meninggal© Dream

 

Dua dari tiga orang pasien meninggal hari ini teridentifikasi sebagai wanita lansia. Satu berasal dari Provinsi Markazi sementara satunya dari daerah utara Provinsi Alborz, seperti dilaporkan kantor berita resmi IRNA.

" Satu adalah wanita 87 tahun dengan riwayat kardiovaskular, radang paru, gangguan liver, dan ginjal yang meninggal usai dua hari menjalani perawatan," ujar pimpinan Universitas Medis Kota Saveh, Abbas Nikravesh, dikutip dari Channel News Asia.

 

5 dari 7 halaman

Pernah ke Qom

Satu lainnya, kata Abbas, wanita 82 tahun dengan riwayat darah tinggi dan kardiovaskular. Wanita ini meninggal usai dirawat selama satu hari.

" Dia memiliki rekam jejak mengunjungi Qom tempat anak-anaknya tinggal," ucap Abbas.

IRNA tidak menyebutkan identitas pasien yang meninggal di Alborz. Juga tidak memberikan rincian mengenai riwayat kesehatannya.

" Pasien ini di bawah perawatan khusus dalam beberapa hari terakhir sampai dia meninggal," ucap wakil kepala Universitas Medis Alborz, Hassan Inanlou.

 

6 dari 7 halaman

Ada 61 Kasus Corona di Iran

Pada Senin kemarin, Kementerian Kesehatan Iran menyatakan ada 61 pasien positif terinfeksi virus corona. Sementara, 900 kasus masih sebatas dicurigai.

Pemerintah Iran hingga saat ini belum menyatakan jumlah orang yang dikarantina akibat corona.

Tetapi, kantor berita Mehr melaporkan ada 320 orang telah dirawat di Qom, di mana Teheran mengonfirmasi ada dua pasien tewas di sana pada pekan lalu.

Wabah corona membuat Iran terisolasi. Sejumlah negara melarang warganya untuk bepergian menuju Negeri Para Mullah tersebut.

 

7 dari 7 halaman

Iran Terisolir

Kanada, Libanon, Uni Emirat Arab, Afghanistan, dan Irak membatalkan semua penerbangan dari dan menuju Iran. Sementara negara-negara tetangga Iran memilih menutup perbatasan mereka.

Sempat muncul klaim yang menyebut jumlah korban tewas jauh lebih besar, mencapai 50 orang. Otoritas Iran segera membantah klaim tersebut dan menyatakan siap terbuka mengenai penyebaran virus tersebut.

Otoritas Kuwait menyatakan ada lebih dari tiga orang warganya terinfeksi virus corona usai bepergian dari Iran.

Kantor berita KUNA melaporkan terdapat tiga pasien baru yang saat ini dalam kondisi stabil dan sedang menjalani karantina, meningkatkan kasus corona di Kuwait menjadi delapan.

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id