Gempa 6,2 M Guncang Mamuju, 872 Gardu Listrik Padam

Dinar | Jumat, 15 Januari 2021 15:33
Gempa 6,2 M Guncang Mamuju, 872 Gardu Listrik Padam

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Gempa yang mengguncang daerah itu membuat sistem kelistrikan di sana padam.

Dream – PT PLN (Persero) berusaha memulihkan kelistrikan di Mauju dan Majene, Sulawesi Barat yang dilanda gempa bumi berkekuatan cukup besar. Pada Jumta, 15 Januari 2021, dini hari, gempa susulan dengan  kekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah tersebut.

Dikutip dari keterangan tertulis PLN, PLN menerjunkan 123 personel untuk memulihkan kelistrikan yang terdampak gempa. personel tambahan yang berasal dari Pinrang, Parepare, Palopo, dan Palu turut terjun memperbaiki sistem kelistrikan di sana.

Tim yang diterjunkan dilengkapkan dengan berbagai perlengkapan, genset kapasitas mobil, lampu emergensi, serta mobil layanan teknik juga dikerahkan ke daerah-daerah yang terdampak gempa.

“ Kami terus berupaya agar listrik dapat menyala. Saat ini, tim sedang berupaya di lapanngan untuk memulihkan, ditambah dari beberapa daerah juga akan bergabung membantu pemulihan. Mohon doanya agar semua lancar,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid.

Gempa menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah Sulawesi Barat terputus. Hal ini mengakibatkan 872 gardu distribusi di Maneje dan Mamuju padam. Kini, sudah ada 463 gardu yang berhasil dinormalkan.

Kini, fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih menjadi prioritas utama pemulihan kelistrikan.

“ Listrik untuk fasilitas umum yang digunakan untuk penanganan gempa bumi ini tentu akan menjadi prioritas utama, termasuk gedung pemerintahan,” kata Hafid.

Untuk membantu korban terdampak gempa, PLN juga membuka tiga posko dapur umum di Majene dan mamuju, yaitu di Rumah BUMN Majene, Kantor Pelayanan PLN Onang Majene, dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mamuju. 

2 dari 5 halaman

Bayi dan Perawat Terjebak Reruntuhan RS Akibat Gempa M 6,2 Mamuju

Dream - Rumah Sakit Mitra Manakkara di Mamuju, Sulawesi Barat, roboh akibat guncangan gempa magnitudo 6,2 dini hari tadi. Regu penyelamat melaporkan sedikitnya delapan orang terjebak reruntuhan bangunan.

Salah satu bidan di RS Mitra Manakkara, Muflih, mengatakan delapan orang tersebut yaitu dua perawat, satu pegawai apotek, empat pasien berpasangan, dan satu bayi dalam inkubator. Delapan orang ini tidak sempat menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

" Empat korban terdeteksi masih hidup, karena beberapa saat yang lalu, saat subuh mereka masih meminta pertolongan. Sedangkan empat lainnya belum diketahui kondisinya," ujar Muflih, dikutip dari Merdeka.com.

 

 Bayi dan Perawat Terjebak Reruntuhan RS Akibat Gempa M 6,2 Mamuju© Dream

 

 

Anggota tim penyelamatan, Ibnu Imat Totori, mengatakan proses evakuasi korban mengalami kendala ketiadaan alat berat. Akibatnya, tim kesulitan menyelamatkan para korban dari reruntuhan.

" Saat ini kita masih berusaha dengan alat seadanya, kita sangat membutuhkan alat berat untuk memindahkan beton-beton ini," kata Imat.

3 dari 5 halaman

Harapkan Bantuan Alat Berat

Imat menyatakan pihaknya tengah berusaha menjalin komunikasi dengan otoritas terkait untuk membantu proses evakuasi. Sembari menunggu bantuan, evakuasi terus dijalankan.

" Semoga para korban ini dapat selamat," kata dia.

Usai gempa hingga pagi ini, listrik di Mamuju masih padam. Sejumlah bangunan penting roboh, seperti Kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Dua hotel juga rusak parah. Keduanya yaitu Hotel Grand Maleo dan Hotel Matos.

4 dari 5 halaman

3 Orang Tewas Akibat Gempa Magnitudo 6,2 di Mamuju

Dream - Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, diguncang gempa magnitudo 6,2 pada Jumat, 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA. Titik gempa berpusat di 6 km timur laut Majene, Sulawesi Barat.

Guncangan gempa yang berlangsung sekitar 5 hingga 7 detik dirasakan hingga beberapa daerah. Seperti di Majene berkekuatan IV - V MMI, di Palu, Sulawesi Tengah III MMI, dan di Makasar, Sulawesi Selatan II MMI.

Dalam rilis BNPB, data dari BPBD Kabupaten Mamuju mencatat sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dalam bencana tersebut dan 24 orang lainnya luka-luka. 2.000 dilaporkan mengungsi ke tempat lebih aman dan tingkat kerusakan terjadi tergolong parah.

 

5 dari 5 halaman

Banyak Bangunan Rusak Berat

Kerusakan berat terjadi pada bangunan Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar. Jaringan listrik padam pasca-gempa.

BPBD Majene melaporkan terjadi longsor di tiga titik sepanjang jalan Majene-Mamuju, membuat akses jalan terputus. Selain itu, data sementara mencatat 62 unit rumah rusak, juga puskesmas dan kantor Danramil Malunda mengalami rusak berat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan parameter gempa terjadi pada pukul 01.28 WIB yang berpusat 6 km timur laut Majene. Pusat gempa memiliki kedalaman 10 km namun tidak memicu tsunami berdasarkan pemodelan BMKG.

Join Dream.co.id