5 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki Anak Milenial

Dinar | Senin, 10 Februari 2020 07:12
5 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki Anak Milenial

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Daripada pusing saat kejadian tak menyenangkan datang, lebih baik mempersiapkan diri kan.

Dream – Dunia kerja saat ini dipenuhi generasi milenial yang lahir pada 1990-an. Mereka umumnya sudah memasuki usia produktif dan berumah tangga.

Sayangnya para milenial ini masih banyak yang belum melek asuransi. Dilaporkan baru 1,7 persen penduduk Indonesia yang sudah membeli premi untuk perlindungan saat sesuatu yang tak diinginkan menimpa.   

Mengutip laman dari Cek Aja, Senin 10 Februari 2020, rendahnya keinginan memiliki asuransi dari generasi ini disebabkan tiga faktir yaitu edukasi yang kurang, merasa asuransi terlalu mahal, dan merasa tak butuh.

Para pakar keuangan menilai pembelian asuransi jiwa maupun kesehatan idealnya sudah dilakukan sejak berusia 15-39 tahun. Rentang usia ini dianggap paling pas karena masuk golongan milenial produktif. Beban uang premi yang dibayar juga masih terasa ringan namun pertanggungan yang diperoleh cukup lebih besar.

Daripada terlambat memulai, yuk kenali lima jenis asuransi yang tepat untuk generasi milenial. 

2 dari 6 halaman

1. Asuransi Kesehatan

Produk ini menjadi yang paling penting untuk dimiliki generasi milenial. Fungsinya adalah mengantisipasi pengeluaran besar ketika mengalami gangguan kesehatan, baik karena pekerjaan maupun sakit bawaan.

Asuransi kesehatan setidaknya dapat mengurangi beban dan menjadi ganti pemasukan ketika seseorang tidak dapat bekerja. Biasanya produk perlindungan kesehatan memberikan manfaat berupa perawatan rawat inap, rawat jalan, pembedahan dan santunan jika meninggal.

Beberapa perusahaan bahkan mempunyai fasilitas manfaat ini di luar negeri.

3 dari 6 halaman

2. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa juga wajib dimiliki oleh generasi milenial untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, yaitu meninggal dunia. Asuransi jiwa memberikan uang pertanggungan yang akan diberikan kepada ahli waris.

Jumlahnya cukup besar dengan rata-rata Rp300 juta-Rp500 juta. Uang tersebut bisa digunakan untuk melunasi utang pemegang polis maupun penopang biaya sehari-hari ahli waris.

Tempo pembayaran premi asuransi jiwa ini bervariasi, mulai dari 5, 10 ,15 hingga 20 tahun dengan pertanggungan yang berlaku seumur hidup atau maksimal mencapai usia 110 tahun. Beberapa ahli waris yang tidak ditinggalkan hutang dan telah memiliki pendapatan sendiri biasanya menggunakan uang pertanggungan untuk pendidikan.

Asuransi Jiwa ini banyak macamnya namun di Indonesia ada 4 jenis yang biasanya dibeli masyarakat yakni Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance), Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance), Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance) dan Asuransi Jiwa Unit Link

4 dari 6 halaman

3. Asuransi Kendaraan

Generasi milenial yang tinggal di perkotaan dan punya kendaraan sendiri, baik motor dan mobil, wajib memilliki asuransi. Proteksi pada kendaraan akan mengganti biaya kerusakan yang terjadi akibat kecelakaan, bahkan kehilangan karena dirampok.

Ada dua jenis asuransi kendaraan, yaitu tipe all risk dan total loss only.

Asuransi all risk mengganti kehilangan maupun kerusakan baik sebagian maupun keseluruhan pada kendaraan akibat kejatuhan benda, kebakaran, perbuatan jahat, pencurian, perampasan, tabrakan, benturan atau kecelakaan lalu lintas lainnya. Sementara loss only (TLO) yang baru mendapat ganti rugi jika kerusakan mencapai 75 persen. Sesuaikan perlindungan dengan kebutuhan dan jenis mobil yang ada. Karena premi yang dibayar tidak akan dikembalikan jika tidak ada klaim.

Perhitungan biaya premi untuk masing-masing perusahaan biasanya berbeda, namun umumnya adalah 2 persen dari total harga mobil, dengan premi yang dibayar secara tahunan.

5 dari 6 halaman

4. Asuransi Perjalanan

Kaum milenial yang dikenal senang berpetualang alias traveling ke berbagai negara dan daerah didunia, sebaiknya mulai melindungi diri dengan memiliki asuransi perjalanan.

Asuransi perjalanan akan memberikan ganti rugi kecelakaan bahkan saat terjadi delay atau pembatalan pesawat sampai pertanggungan karena meninggal akibat kecelakaan.

Di beberapa negara, travel insurance sudah menjadi syarat wajib bagi pengunjung ketika mengajukan visa, contohnya 25 negara yang tergabung dalam Visa Schengen. Beberapa manfaat yang akan didapat dari proteks ini ini adalah perlindungan medis, bantuan darurat, manfaat kecelakaan, manfaat kunjungan dan perawatan, ketidaknyamanan perjalanan.

6 dari 6 halaman

5. Asuransi Properti

Generasi milenial yang sudah berpikir untuk beli rumah, sebaiknya menyiapkan dana tambahan untuk membeli asuransi properti. Mengapa?

Jenis asuransi ini akan melindungi properti dari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, risiko kebakaran, petir, dan ledakan.

Join Dream.co.id